• Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
Sabtu, 31 Oktober 2026
Leader Nusantara
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
Leader Nusantara
No Result
View All Result

Wabup Ngesti Tegaskan Program Yang ini Harus Dilanjutkan

Leadernusantara.com by Leadernusantara.com
07/07/2020 4:37 PM
in Natuna
0
Wabup Ngesti Tegaskan Program Yang ini Harus Dilanjutkan
0
SHARES
70
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Natuna, leadernusantara.com- Didampingi Kadis Kesehatan dan Kepala Puskesmas Ranai, Wakil Bupati Natuna Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti, MA., memaparkan inovasi pelayanan kesehatan dengan nama SI BERES ( Siab Bersih, Terima Bersih, Praktis dan Ringkas).

Hal tersebut dipaparkan Wabup melalui Video Conference di Ruang Rapat Lantai II, Kantor Bupati Natuna, Bukit Arai Senin 6 Juli 2020 siang.

Ngesti juga menyampaikan ucapkan terima kasih atas keberhasilan Kabupaten Natuna saat ini berada dalam peringkat Top 99 dari 2.250 proposal kompetisi pelayanan public puskesmas se-Indonesia.

Hasil akhir Uji Pemaparan Materi dari Program Inovasi Pelayanan yang dilakukan saat ini, diharapkan Kabupaten Natuna dapat meraih peringkat Top 45 besar, dengan kontribusi mendapatkan Dana Intensif Daerah dari Pemerintah Pusat.

Baca Juga

Muhammad Rapi : PWI Natuna Tetap Tegak Lurus, Tunduk Pada Pusat Hukum

Dinas Kominfo Natuna Terima Kunjungan Guru dan Siswa SLB

Dikatakan Ngesti, “Berada diwilayah kepulauan dan perbatasan Negara, Natuna, selalu menjadikan pelayanan dan peningkatan mutu kesehatan masyarakat sebagai salah satu prioritas utama pembangunan.”Ujarnya.

Lanjut Ngesti, adapun latar belakang dirancangnya inovasi program Siberes ini adalah kurangnya kesadaran dari masyarakat, terutama dalam menjaga kesehatan pribadi, keluarga maupun lingkungan.

Selain itu pemenuhan kebutuhan fasilitas pelayanan kesehatan juga masih rendah dan masih tingginya angka kematian ibu dan bayi, meskipun Pemerintah Kabupaten Natuna telah menerapkan jaminan kesehatan Tahun 2008 dan 2018 yang terintegrasi dalam BPJS kesehatan.

Faktor-faktor yang mempengaruhi hal tersebut diantaranya, stigma masyarakat tentang proses bersalin di Puskesmas/klinik/rumah sakit, yaitu “rasa takut” dengan pelayanan menggunakan alat kesehatan.

Ini sudah merupakan tradisi turun temurun, lebih memilih bidan kampung dari Rumah sakit/Puskesmas.

Dan Rumah Sakit/Puskesmas dianggap kurang familiar dan kurang ramah, gender, dalam pengambilan keputusan tidak berpihak kepada ibu hamil.
Dari pemikiran diatas, kebijakan pemerintah dirasa harus diubah sesuai dengan tujuan menghilangkan semua factor kendala diatas. “Diharapkan kondisi cakupan persalinan di fasiltas kesehatan akan meningkat dan tingkat kematian ibu dan bayi akan menurun.”Terang Ngesti.

Upaya yang dilakukan oleh Kabupaten Natuna untuk mencapai target Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan indikator kesehatan kerja dibidang pelayanan kesehatan dirasa perlu ada terobosan baru, dengan berinovasi memberikan pelayanan yang bernama SIBERES.

Adapun regulasi yang mendasari kebijakan inovasi diatas, telah diatur melalui Peraturan Bupati No 11 Tahun 2017 Tentang Pelayanan Kesehatan Ibu dan Bayi dan disosialisasikan pada Bulan Maret 2018, ditandai dengan dibukanya Ruang bersalin 24 jam di Puskesmas Ranai, yang didukung Polindes/Puskesmas Pembantu Se-Kecamatan Bunguran Timur.

Setelah berjalannya inovasi Si Beres ini, terjadi perubahan positif yang signifikan, diantaranya dalam hal cakupan persalinan di fasilitas kesehatan meningkat sebesar 69,91% (2017), 95,19% (2018), dan 98,44% (2019).

Dampak lain dapat dilihat dari Angka Kematian Ibu (AKI) menurun 1 orang (2017), 2018 dan 2019 tidak ada kasus, sedangkan Angka Kematian Bayi 6 orang (2017), 5 orang (2018) dan 4 orang (2019).

Harapan Ngesti, melalui Pers Rilis Humas Pemkab Natuna, Senin,(06/07), program ini harus terus dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, diupayakan agar operasionalnya lebih praktis dan gratis untuk seluruh masyarakat.

Kadiskes Pemkab Natuna pada kesempatan itu juga menyampaikan bahwa,
program SIBERES ini sudah diterapkan di seluruh Puskesmas di Kabupaten Natuna, yang bekerjasama dengan OPD dan Instansi Vertikal terkait.
Di Kabupaten Natuna, terdapat 14 Puskesmas. Apabila terdapat kasus yang tidak bisa ditangani di Puskesmas, maka akan segera dirujuk ke Rumah Sakit.”Ujar Rizal Rinaldy. (Hum/her)

Tags: HL

Discussion about this post

Berita Terkini

Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani Segera Terbitkan Buku Ilmu Jurnalistik dalam Al-Qur’an

Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani Segera Terbitkan Buku Ilmu Jurnalistik dalam Al-Qur’an

30 Oktober 2026
Musrenbang Ambuang Kapua Sungai Sariak Himpun Aspirasi, Wali Nagari Prioritaskan Perjuangan Pembangunan

Musrenbang Ambuang Kapua Sungai Sariak Himpun Aspirasi, Wali Nagari Prioritaskan Perjuangan Pembangunan

30 Oktober 2026
Rp248,3 Juta untuk Rehabilitasi SMAN 1 Kayu Tanam, Progres dan Mutu Pekerjaan Jadi Sorotan

Rp248,3 Juta untuk Rehabilitasi SMAN 1 Kayu Tanam, Progres dan Mutu Pekerjaan Jadi Sorotan

29 Oktober 2026
Dani Marlindo Tekankan Pemuda Jangan Jadi Alat Politik, Harus Berani Mengawal Kekuasaan

Dani Marlindo Tekankan Pemuda Jangan Jadi Alat Politik, Harus Berani Mengawal Kekuasaan

28 Oktober 2026
PWI Kepri, Polda Kepri, dan BP Batam Perkuat Kolaborasi Menjaga Keberlanjutan Air Bersih di Batam

PWI Kepri, Polda Kepri, dan BP Batam Perkuat Kolaborasi Menjaga Keberlanjutan Air Bersih di Batam

27 Oktober 2026
Jelang HUT Kabupaten Lingga, Pemkab dan PLN Siapkan Antisipasi Gangguan Listrik

Jelang HUT Kabupaten Lingga, Pemkab dan PLN Siapkan Antisipasi Gangguan Listrik

27 Oktober 2026
114 Siswa Kelas XII SMAN 2 Lubuk Alung Ikuti TKA, Satu Laboratorium Komputer Jadi Kendala

114 Siswa Kelas XII SMAN 2 Lubuk Alung Ikuti TKA, Satu Laboratorium Komputer Jadi Kendala

27 Oktober 2026
Proyek Irigasi Rp162,94 Juta di Sungai Asam Disorot, Pelaksana dan Mutu Pekerjaan Dipertanyakan

Proyek Irigasi Rp162,94 Juta di Sungai Asam Disorot, Pelaksana dan Mutu Pekerjaan Dipertanyakan

26 Oktober 2026
Nurhayati Imbau Warga Padang Pariaman Memeriksa Data Perlindungan Sosial Sebelum Akhir 2026

Nurhayati Imbau Warga Padang Pariaman Memeriksa Data Perlindungan Sosial Sebelum Akhir 2026

25 Oktober 2026
Diguyur Hujan, Seni Gendang Kepri Binaan Boby Jayanto Tampil Memukau di Simponi Alam Berkicau

Diguyur Hujan, Seni Gendang Kepri Binaan Boby Jayanto Tampil Memukau di Simponi Alam Berkicau

25 Oktober 2026
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto

Pengunjung

3077552
Hari ini : 1789
Total Kunjungan : 3077552
Who's Online : 134

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Riau
  • Sumbar
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Advertorial
  • Redaksi
  • Pedoman

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.