• Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
Jumat, 30 Oktober 2026
Leader Nusantara
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
Leader Nusantara
No Result
View All Result

Di Indonesia, Kepri yang Pertama Serahkan DIPA

Leadernusantara.com by Leadernusantara.com
13/12/2017 5:20 AM
in News, Tanjungpinang
0
Di Indonesia, Kepri yang Pertama Serahkan DIPA
0
SHARES
42
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Rp248,3 Juta untuk Rehabilitasi SMAN 1 Kayu Tanam, Progres dan Mutu Pekerjaan Jadi Sorotan

Dani Marlindo Tekankan Pemuda Jangan Jadi Alat Politik, Harus Berani Mengawal Kekuasaan

Tanjungpinang, Leadernusantara.com – Gubernur H Nurdin Basirun berharap belanja Pemerintah yang tertuang dalam DIPA 2018 dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi, peningkatan layanan dasar publik dan peningkatan Kesejahteraan masyarakat secara berkeadilan di Provinsi Kepri.

 

Seluruh aparatur pengelolaan keuangan pada Satker Pemerintah menjaga komitmennya untuk mengelola dan menggunakan uang negara dengan amanah.

“Fokus pada kegiatan yang memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” kata Nurdin saat penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2018 di lingkup Provinsi Kepri, di Gedung Daerah Tanjungpinang, Senin (11/12) petang.

Di Kepri merupakan provinsi pertama menyerahkan DIPA di Indonesia. Setelah penyerahan DIPA 2018 di Istana Bogor, pekan lalu, di semua provinsi memang dilangsungkan penyerahan ke Satker Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah.

“Sebagai yang pertama, semua pekerjaan harus cepat dilaksanakan yang tentunya bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” kata Nurdin.

Tahun 2018, total alokasi APBN yang sampai ke Kepri sebesar Rp13,917 triliun. Jumlah itu terbagi sebesar Rp6,919 triliun alokasi untuk 333 satuan kerja yang tersebar pada 45 kementerian lembaga dan Rp6,997 transfer ke daerah dan dana desa.

Dengan dana sebesar itu, Nurdin mengingatkan agar semuanya terus melakukan upaya penyederhanaan Administrasi dan prosedur sehingga orientasi pelaksanaan tugas adalah hasil, bukan prosedur yang menghabiskan waktu dan tenaga.

Koordinasi antara APBN dan APBD agar ditingkatkan supaya belanja Pemerintah menjadi lebih efektif. Perangkat aturan Pendukung seperti Perda agar diselesaikan tepat pada waktu.

“Efisiensi belanja dengan fokus pada Pencapaian output kegiatan inti, sehingga pembiayaan kegiatan inti harusnya lebih diusahakan Daripada kegiatan Administrasi Pendukung,” kata Nurdin.

Soal Dana Desa, Nurdin mengingatkan agar memprioritaskan kegiatan yang bersifat padat karya dengan semakin cash for work menggunakan sumber daya lokal. Karena kebutuhan pembiayaan untuk pembangunan infrastruktur yang besar, Nurdin mengingatkan agar ada peningkatan keterlibatan pihak swasta dalam peningkatan pembangunan. Apalagi pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kemudahan berusaha untuk menarik lebih banyak inventasi ke Kepri.

Hadir FKPD Provinsi Kepri, Sekda Provinsi Kepri, Bupati /Walikota Se Provinsi Kepulauan Riau, KA. Kanwil Hukum dan HAM Kepri, KA. Kanwil Kementerian Agama, Ka.Kanwil Bea Dan Cukai Khusus Kepri, Pimpinan Bank Indonesia, OPD Provinsi Kepri.

Heru Pudyo Nugroho Kepala Kanwil Dirjen Perbendaharaan Provinsi Kepulauan Riau menginformasikan bahwa Penyerahan dokumen DIPA tahun 2018 untuk Provinsi Kepri dilaksanakan lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dan paling awal diserahkan di daerah dari seluruh Provinsi di Indonesia.

Setelah Penyerahan DIPA Indikator K/L yang telah diserahkan oleh Presiden di Istana Bogor pada tanggal 6 Desember lalu. Heru sangat mengapresiasi arahan Gubernur yang telah mendorong untuk menggelar prosesi Penyerahan DIPA Tahun 2018 di Provinsi Kepulauan Riau sehingga proses pelaksanaan anggaran dapat segera dijalankan lebih awal.

Heru melanjutkan pola -pola penyerapan anggaran yang masih menumpuk di akhir tahun agar tidak dilakukan lagi pada tahun mendatang karena dapat memicu inflasi diakhir tahun sehingga APBN menjadi kurang efektif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Heru mengharapkan bahwa pola penyerapan dan perencanaan kegiatan dapat dilakukan secermat mungkin sehingga harapan pembangunan kepri yang makin berkualitas dapat diwujudkan.

Pagu DIPA 2018 (tidak termasuk DAK dan Dana Desa) naik 12,35% atau sekitar Rp 760 Milyar. Sedangkan alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa TA. 2018 Se-Provinsi Kepulauan Riau sebesar Rp 6,99 T. aplikasi DAU sebesar Rp 4,28 T mengalami kenaikan 4,1% dibandingkan tahun 2017 (Rp 4,11 T).

Kenaikan alokasi DAU ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Pusat untuk memberikan afirmasi kepada daerah Kepulauan yakni dengan meningkatkan nilai bobot Luas Wilayah Laut dalam Formula perhitungan DAU khususnya Formula Celah Fiskal (CF) dinaikan menjadi 100% yang semula 45% untuk Provinsi dan 50% untuk kabupaten /Kota.(Hamzah/Huma

Tags: headline

Discussion about this post

Berita Terkini

Rp248,3 Juta untuk Rehabilitasi SMAN 1 Kayu Tanam, Progres dan Mutu Pekerjaan Jadi Sorotan

Rp248,3 Juta untuk Rehabilitasi SMAN 1 Kayu Tanam, Progres dan Mutu Pekerjaan Jadi Sorotan

29 Oktober 2026
Dani Marlindo Tekankan Pemuda Jangan Jadi Alat Politik, Harus Berani Mengawal Kekuasaan

Dani Marlindo Tekankan Pemuda Jangan Jadi Alat Politik, Harus Berani Mengawal Kekuasaan

28 Oktober 2026
PWI Kepri, Polda Kepri, dan BP Batam Perkuat Kolaborasi Menjaga Keberlanjutan Air Bersih di Batam

PWI Kepri, Polda Kepri, dan BP Batam Perkuat Kolaborasi Menjaga Keberlanjutan Air Bersih di Batam

27 Oktober 2026
Jelang HUT Kabupaten Lingga, Pemkab dan PLN Siapkan Antisipasi Gangguan Listrik

Jelang HUT Kabupaten Lingga, Pemkab dan PLN Siapkan Antisipasi Gangguan Listrik

27 Oktober 2026
114 Siswa Kelas XII SMAN 2 Lubuk Alung Ikuti TKA, Satu Laboratorium Komputer Jadi Kendala

114 Siswa Kelas XII SMAN 2 Lubuk Alung Ikuti TKA, Satu Laboratorium Komputer Jadi Kendala

27 Oktober 2026
Proyek Irigasi Rp162,94 Juta di Sungai Asam Disorot, Pelaksana dan Mutu Pekerjaan Dipertanyakan

Proyek Irigasi Rp162,94 Juta di Sungai Asam Disorot, Pelaksana dan Mutu Pekerjaan Dipertanyakan

26 Oktober 2026
Nurhayati Imbau Warga Padang Pariaman Memeriksa Data Perlindungan Sosial Sebelum Akhir 2026

Nurhayati Imbau Warga Padang Pariaman Memeriksa Data Perlindungan Sosial Sebelum Akhir 2026

25 Oktober 2026
Diguyur Hujan, Seni Gendang Kepri Binaan Boby Jayanto Tampil Memukau di Simponi Alam Berkicau

Diguyur Hujan, Seni Gendang Kepri Binaan Boby Jayanto Tampil Memukau di Simponi Alam Berkicau

25 Oktober 2026
Pengurus PKSS Tanjungpinang-Bintan Periode 2026–2031 Resmi Dilantik Perkuat Keberagaman

Pengurus PKSS Tanjungpinang-Bintan Periode 2026–2031 Resmi Dilantik Perkuat Keberagaman

25 Oktober 2026
Retreat Wali Nagari Padang Pariaman Rp5,5 Juta per Orang, Peran Universitas Dipertanyakan, DPMD Belum Merespons

Retreat Wali Nagari Padang Pariaman Rp5,5 Juta per Orang, Peran Universitas Dipertanyakan, DPMD Belum Merespons

24 Oktober 2026
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto

Pengunjung

3077611
Hari ini : 3550
Total Kunjungan : 3077611
Who's Online : 127

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Riau
  • Sumbar
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Advertorial
  • Redaksi
  • Pedoman

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.