• Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
Senin, 22 Juni 2026
Leader Nusantara
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
Leader Nusantara
No Result
View All Result

Pemrov Kepri Dapat Tugas Berat

Leadernusantara.com by Leadernusantara.com
24/01/2018 3:22 PM
in Nasional, News
0
Pemrov Kepri Dapat Tugas Berat
0
SHARES
29
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Ormas Gagak Hitam Galang Dana Bantu Korban Puting Beliung di Desa Tanjung Kelit

Andi Cori Minta Agar Petugas  Menindak Dump Truck Pengangkut Pasir Lewat Jalan Umum & Jembatan

Jakarta, Leader Nusantara.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kembali mendapat tugas berat dalam rangka untu mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional yang akhir-akhir ini cenderung melambat.
Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun mengakui hal ini usai menghadiri rapat percepatan pelaksanaan berusaha di daerah yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Selasa (23/01/2018).
Menurut Gubernur rapat yang dipimpin Presiden Jokowi ini adalah agar bagaimana seluruh Provinsi di Indonesia bisa memaksimalkan setiap potensi yang ada di daerah masing-masing, guna meningkatkan perekonomian nasional.
Khusus di Kepri, sebagai daerah yang sangat strategis karena berbatasan dengan beberapa negara tetangga dan memiliki jalur perdagangan laut yang strategis, yakni Selat Malaka. Maka Presiden meminta agar jalur perdagangan dunia tersebut bisa dimaksimalkan perannya.
Kita dan Malaysia sama-sama memiliki jalur Selat Malaka. Itu adalah jalur perdagangan dunia yang sangat strategis dan menguntungkan. Hanya saja kita belum memanfaatkannya dengan maksimal, sebagaimana Malaysia memanfaatkan jalut itu.
Dengan memanfaatkan jalur Selat Malaka, “Malaysia bisa mendongkrak perekonomiannya terutama di Johor dan Malaka hingga tumbuh sebesar 51 persen.” Sementara kita, Indonesia, hanya tumbuh 10 persen. Potensi keberadaan jalur Selat malaka itu lah yang perlu kita maksimalkan perannya, kata Nurdin.
Gubernur juga berharap agar beberapa kendala yang menghambat pembentukan kawasan Ekonomi Khusus bisa segera diselesaikan. Selanjutnya agar ada regulasi-regulasi yang mempermudah investasi di Kepri.
Sekarang ini beberapa investasi tetap jalan, dan kita berharap agar segala kendala pembentukkan kawasan ekonomi khusus bisa diselesaikan. Karena, seperti proyek di Galang Batang itu, atau PT.Bintan Alumina sampai sekarang sudah menyerap sekitar sekitar US$ 91 juta atau hampir mencpai Rp 36 triliun rupiah. Itu adalah potensi yang sangat besar.kata Nurdin.
Ada juga jalur Selat Durian yang dijadikan pusat investasi oleh pengusaha Timur Tengah yang bergerak di bidang suplay minyak mentah. Disamping itu juga ada Pulau Asam yang siap menampung investor,” kata Nurdin lagi.
Oleh sebab itu, kata Nurdin, agar segala potensi tersebut tidak lepas dia meminta kepada Kementerian Kehutanan agar proses kepengurusan masalah lahan bisa segera diselesaikan.
“Ini adalah moment untuk ekonomi kita bangkit. Tapi kalau masalah lahan ini tidak segera diselesaikan, takutnya nanti malah lepas lagi kesempatan potensi yang ada kita miliki ini,” kata Nurdin.
Nurdin juga menegaskan, sebagaimana yang ditegaskan juga oleh Presiden di dalam rapat, bahwa untuk perbaikan ekonomi Kepri, Pemprov Kepri tidak mau lambat-lambat. Gubernur berharap 2018 ini juga sudah mulai memulih.
“Kita tidak mau lambat. Presiden juga maunya cepat, dan 2018 ini harus sudah mulai pulih. Intinya ada komitment dan kemudahan regulasi dalam berinvestasi,” katanya.
Dalam rapat ini Presiden Joko Widodo terus berupaya mempermudah izin berusaha dan investasi di dalam negeri. Pada kesempatan rapat ini, Jokowi tidak hanya memanggil seluruh Gubernur, namun juga ketua DPRD se-Indonesia.
Sementara itu ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak mengatakan bahwa kepada para Gubernur dan Ketua DPRD, Jokowi meminta daerah mendukung upaya percepatan investasi dimulai dari memangkas birokrasi.
“Presiden minta kita di daerah jangan membuat Perda yang justru mempersulit investasi. Kalau ada, segera dicabut atau direvisi,” kata Jumaga. Bila perlu, sambung Jumaga, Pemerintah akan mencabut Undang-Undang, Keppres atau Permen yang berbelit-belit.
Di Kepri, Pemprov dan DPRD sepakat menghapus perda-perda penghambat investasi. Tujuannya agar pengembangan ekonomi lokal lewat investasi dapat mendukung kinerja pertumbuhan ekonomi nasional.
“Oleh sebab itu, kita akan berupaya mendorong Gubernur menggerakkan sektor produktif dengan membangun infrastruktur dan mendorong investasi, terutama di Kepri ini, ” kata Jumaga.
ditambahkannya, ekonomi lokal yang bergerak dan terus tumbuh juga akan menciptakan nilai tambah dan pendapatan terutama bagi masyarakat miskin. Sehingga kesenjangan pendapatan dapat dipersempit.
Sebelumnya, Presiden Jokowi dihadapan para Gubernur dan Ketua DPRD mengatakan bahwa Indonesia sudah tertinggal jauh dari segi kemudahan berinvestasi. Malaysia, Thailand, Vietnam bahkan melompat meninggalkan negara-negara Asean lain. Sekarang, tinggal Kamboja saja yang masih berada di belakang Indonesia.
Kondisi ini harus segera diatasi. Indonesia harus segera berbenah dan mengejar ketinggalan dari negara-negara tetangga tersebut. (H/red)
Tags: headline

Discussion about this post

Berita Terkini

Ormas Gagak Hitam Galang Dana Bantu Korban Puting Beliung di Desa Tanjung Kelit

Ormas Gagak Hitam Galang Dana Bantu Korban Puting Beliung di Desa Tanjung Kelit

21 Juni 2026
Andi Cori Minta Agar Petugas  Menindak Dump Truck Pengangkut Pasir Lewat Jalan Umum & Jembatan

Andi Cori Minta Agar Petugas  Menindak Dump Truck Pengangkut Pasir Lewat Jalan Umum & Jembatan

19 Juni 2026
Dihadapan puluhan Media Andi Cori Peringatkan Aktivitas Tambang Pasir Diduga Ilegal di Bintan 

Dihadapan puluhan Media Andi Cori Peringatkan Aktivitas Tambang Pasir Diduga Ilegal di Bintan 

19 Juni 2026
Polresta Tanjungpinang Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Bentuk Komitmennya Perangi Peredaran Narkoba

Polresta Tanjungpinang Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Bentuk Komitmennya Perangi Peredaran Narkoba

17 Juni 2026
Polresta Tanjungpinang Komitmen Perangi Peredaran Narkoba

Polresta Tanjungpinang Komitmen Perangi Peredaran Narkoba

17 Juni 2026
Pemkab Lingga Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan dan Kebangsaan

Pemkab Lingga Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan dan Kebangsaan

2 Juni 2026
Pemkap Lingga Ucapan Selamat Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Pemkap Lingga Ucapan Selamat Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

1 Juni 2026
Ribuan Pengunjung Padati Ramin Bantang pada Malam Keempat Barape’ Sawa 2026

Ribuan Pengunjung Padati Ramin Bantang pada Malam Keempat Barape’ Sawa 2026

30 Mei 2026
Pria 28 Tahun, Cabuli Anak di Bawah Umur di Bengkayang, Tak Berkutik Diringkus Polisi.

Pria 28 Tahun, Cabuli Anak di Bawah Umur di Bengkayang, Tak Berkutik Diringkus Polisi.

1 Mei 2026
Program Padat Karya Diduga Penyimpangan Anggaran Tahun 2025 di Kalbar:  “Modus PPK, Mulai Terkuak”

Penyimpangan Padat Karya Bodong 2025 di Kalbar: Alur Anggaran, Peran PPK, dan Pola Modus Mulai Terbuka

26 April 2026
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto

Pengunjung

2954639
Hari ini : 3276
Total Kunjungan : 2954639
Who's Online : 124

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Riau
  • Sumbar
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Advertorial
  • Redaksi
  • Pedoman

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.