PADANG PARIAMAN, Leadernusantara.com — Peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026 menjadi momentum untuk menegaskan kembali peran generasi muda dalam demokrasi. Anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Dani Putra Marlindo, mengingatkan agar pemuda tidak sekadar dijadikan alat untuk meraih kekuasaan, tetapi berani bersikap kritis dan mengawasi jalannya pemerintahan.
Menurut Dani, pemuda harus memiliki kapasitas intelektual, kemandirian berpikir, dan keberanian menyampaikan aspirasi. Pendidikan, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta penguatan karakter menjadi modal penting bagi generasi muda untuk terlibat aktif dalam pembangunan.
Ia menilai, keterlibatan pemuda dalam politik tidak seharusnya terbatas pada aktivitas kampanye, penggalangan suara, atau mendukung popularitas tokoh tertentu. Lebih dari itu, generasi muda perlu mengambil bagian dalam mengawal proses demokrasi dan memastikan kebijakan publik tetap memperhatikan kepentingan masyarakat.
“Pemuda harus menjadi penggerak perubahan, bukan sekadar pengikut arus politik. Mereka harus berani mengawasi kekuasaan, mengawal demokrasi, dan ikut menentukan kebijakan yang berpihak kepada rakyat,” demikian pesan Dani.
Ia juga menekankan bahwa partisipasi politik anak muda tidak boleh berhenti setelah pemilihan umum selesai. Ketika pemerintahan telah terbentuk, pemuda tetap memiliki peran untuk memantau pelaksanaan kebijakan, menyampaikan kritik secara bertanggung jawab, serta mempertanyakan keputusan yang dinilai tidak sejalan dengan kepentingan publik.
Bagi Dani, semangat Sumpah Pemuda tidak cukup diwujudkan melalui seremoni dan slogan persatuan. Nilai-nilai tersebut harus diterjemahkan menjadi tindakan nyata, mulai dari membangun kesadaran politik, memperkuat budaya berpikir kritis, hingga berpartisipasi dalam mengawasi kebijakan pemerintah.
Pemuda, menurutnya, harus ditempatkan sebagai bagian penting dalam kehidupan demokrasi, bukan hanya sebagai pendukung saat kontestasi politik berlangsung. Keberanian menyampaikan kritik, mengawal kebijakan, dan menjaga kepentingan masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab generasi muda dalam menentukan masa depan daerah dan bangsa.
Pesan tersebut menjadi pengingat pada Hari Sumpah Pemuda 2026 bahwa keterlibatan generasi muda dalam politik semestinya tidak berhenti pada upaya memenangkan tokoh atau kelompok tertentu. Pemuda juga harus memiliki ruang dan keberanian untuk mengawasi kekuasaan serta memastikan demokrasi berjalan sesuai kepentingan rakyat.
















Hari ini : 3493
Total Kunjungan : 3076636
Who's Online : 129
Discussion about this post