• Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
Minggu, 6 September 2026
Leader Nusantara
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
Leader Nusantara
No Result
View All Result

Petani Kampung Lome Mengecam Akses Jalan Masuk Kebunya Ditutup, Oleh Orang Suruhan PT BMW

Leadernusantara.com by Leadernusantara.com
24/04/2021 11:04 AM
in Bintan
0
Petani Kampung Lome Mengecam Akses Jalan Masuk Kebunya Ditutup, Oleh Orang Suruhan PT BMW
0
SHARES
133
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bintan (Leadernusantara.com) –  Jalan raya Lome, Gunung Kijang, daerah Bintan mendadak ramai dalam dua hari sepekan ini, tepatnya 24 April 2021, karena ada segerombolan yang mengaku suruhan PT BMW untuk menutup Akses pintu masuk Jalan Warga petani.

Akibat penutupan itu, ratusan petani tidak dapat masuk ke lahan tempat mereka bercocok tanam untuk kehidupan warga petani tersebut, karena dihadang oleh puluhan preman bertato yang mengaku suruhan dari pihak Perusahaan PT BMW

Menurut salah seorang petani yang dikenal pak Tua mengatakan dihadapan puluhan insan Pers, “Sudah tiga hari terakhir ini, kami tidak diperbolehkan masuk melintasi jalan yang biasa setiap hari kami tempuh kelahan tempat kami bercocok tanam, karena dihadang oleh puluhan preman bertato yang mengaku suruhan dari pihak BMW,” ucapnya.

Dari Informasi yang diperoleh media, sempat terjadi keributan antara petani dengan puluhan preman sewaan (suruhan) PT BMW. Puncaknya terjadi pada Sabtu (24/04/21) sore.

Baca Juga

Michyko Anesthasya Harumkan Indonesia, Juara Elite ITT Tour de Bintan 2026

Meski BC Tegah Rokok Ilegal Merk H&D, OFO, Tapi Masih Menjamur Dipasaran

Dalam peristiwa ini terlihat Ratusan petani berkumpul untuk menghancurkan portal dan pos yang dibagun oleh pihak PT BMW. Pos itu berdiri di pintu masuk menuju lahan (Kebun red) petani.

Aksi warga tersebut, cepat diketahui pihak kepolisian karena ada juga warga yang melapor, sehingga puluhan polisi berseragam dari Polres Bintan dan dari Polsek Gunung Kijang, langsung melakukan pengamanan guna antisiagar tidak terjadi keributan yang dapat menimbulkan korban jiwa.

Ariun (37 tahun), salah satu petani mengaku sudah bertahun-tahun bercocok tanam memanfaatkan lahan negara yang terlantar itu, sebelumnya tidak ada pihak-pihak yang melarang ia masuk ke kebun yang di kelolanya.

“Tiga hari lalu pagi-pagi sekali saat saya mau menanam pisang, tiba- tiba portal jalan ditutup. Kami dihadang puluhan preman bertato sewaan PT BMW, lalu melarang kami tidak boleh masuk

“Sekarang kami (petani) ingin agar portal dan pos yang dibagun PT BMW dimusnahkan,” kata hariun didepan petugas Kepolisisan yang didukung tepuk tangan ratusan petani.

Selain itu, para petani juga mengaku heran, kok PT BMW bisa mengklaim itu lahan mereka, sementara batas lahannya saja tidak ada aktipitas sejak tahun 1993 silam, alias terlantar, sebutnya.

Menurut UU Agraria, alokasi lahan untuk perusahaan hanya berlaku 20 tahun. Ini sudah hampir 30 tahun ditelantarkan, hingga merugikan negara dan masyarakat.

Pada perinsipnya Kami mendukung penuh pihak PT yang menjalankan amanah sesuai dengan peruntukannya, tidak merugikan negara dan rakyat, jelasnya lagi.

“Jika dikatakan pihak PT BMW memiliki ijin HGB, selama 30 tahun mana bangunannya,” tegas  Ketua Lembaga KPK Kepri, Kennedi Sihombing saat bicara mewakili ratusan petani

Akhirnya perwakilan pihak petani dan perwakilan pihak PT dipertemukan di pos keamanan oleh pihak kepolisian. Hanya saja, dalam pembahasan sekitar 30 menit tidak ada kesimpulan yang di sepakati bersama.

Menangapi hal itu pihak Polres Bintan meminta agar perwakilan petani dan pihak PT BMW datang ke Polres Pada Senin (26/4/21) untuk menanyakan legalitas kedua belah pihak.

“Untuk sementara petani jangan masuk dulu ke portal yang sudah ada sampai ada kejelasan pertemuan yang akan kita gelar di Polres Bintan,” Kata Kabag Ops Polres Bintan AKBP Sembiring dalam mediasi itu.

Permintaan pihak polres ini sempat ditolak petani karena jika kebun mereka tidak dilihat, menurut petani tentu tanaman dan ternak-ternak mereka akan terancam.

Kita tidak akan masuk keportal sampai hari senin, menjelang  pertemuan kedua belah pihak di Polres Bintan.

“Kami juga meminta pihak kepolisian agar berlaku adil, seharusnya pihak PT BMW juga tidak boleh berada di loaksi itu dan bukan hanya kami saja,” celoteh seorang petani.

Untuk diketahui, dalam peristiwa ini ada dugaan PT BMW telah melangar UU Pokok Agreria no 5 Th 1960 pasal, 27, 34 dan 40, karena lahan ditelantarkan.

Ditambah pula PP nomor 11 tahun 2010 tentang pemanfaatan tanah telantar demi kemakmuran rakyat Indonesia di NKRI. (Leader)

Tags: headline

Discussion about this post

Berita Terkini

Casinos sin verificación en 2026: descubre los bonos especiales que te esperan

6 September 2026

Unlock fast withdrawals and safe transactions at Best Online Pokies Australia

6 September 2026

Cómo realizar retiros sin complicaciones en Mejor Casino Criptomonedas España 2026

6 September 2026

Casas de Apuestas Extranjeras Fuera de España: todo sobre los bonos y su impacto

6 September 2026

A comprehensive guide to Non UK Casinos: finding the best bonuses and games

6 September 2026
288 Siswa Terima Seragam Gratis, Bupati Tekankan Jangan Ada Anak Padang Pariaman Putus Sekolah karena Ekonomi

288 Siswa Terima Seragam Gratis, Bupati Tekankan Jangan Ada Anak Padang Pariaman Putus Sekolah karena Ekonomi

4 September 2026
Enam Bulan Memimpin, Ratna Wilis Bangun Fondasi di SMAN 2 VII Koto

Enam Bulan Memimpin, Ratna Wilis Bangun Fondasi di SMAN 2 VII Koto

1 September 2026
Tim Futsal SMAN 1 2×11 Enam Lingkung Raih Juara I Laga Cup IV Se-Sumatera Barat

Tim Futsal SMAN 1 2×11 Enam Lingkung Raih Juara I Laga Cup IV Se-Sumatera Barat

1 September 2026
Audit Tata Kelola Anggaran dan Jaminan Kesehatan Dinkes Kepri Menjadi Sorotan

Audit Tata Kelola Anggaran dan Jaminan Kesehatan Dinkes Kepri Menjadi Sorotan

1 September 2026
Bupati Tekankan Bukan Sekadar Raih Sertifikat, Tetapi Pelayanan Harus Ditingkatkan

Bupati Tekankan Bukan Sekadar Raih Sertifikat, Tetapi Pelayanan Harus Ditingkatkan

31 Agustus 2026
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto

Pengunjung

3026799
Hari ini : 3792
Total Kunjungan : 3026799
Who's Online : 126

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Riau
  • Sumbar
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Advertorial
  • Redaksi
  • Pedoman

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.