• Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
Jumat, 23 Oktober 2026
Leader Nusantara
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
Leader Nusantara
No Result
View All Result

Petani Kampung Lome Mengecam Akses Jalan Masuk Kebunya Ditutup, Oleh Orang Suruhan PT BMW

Leadernusantara.com by Leadernusantara.com
24/04/2021 11:04 AM
in Bintan
0
Petani Kampung Lome Mengecam Akses Jalan Masuk Kebunya Ditutup, Oleh Orang Suruhan PT BMW
0
SHARES
136
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bintan (Leadernusantara.com) –  Jalan raya Lome, Gunung Kijang, daerah Bintan mendadak ramai dalam dua hari sepekan ini, tepatnya 24 April 2021, karena ada segerombolan yang mengaku suruhan PT BMW untuk menutup Akses pintu masuk Jalan Warga petani.

Akibat penutupan itu, ratusan petani tidak dapat masuk ke lahan tempat mereka bercocok tanam untuk kehidupan warga petani tersebut, karena dihadang oleh puluhan preman bertato yang mengaku suruhan dari pihak Perusahaan PT BMW

Menurut salah seorang petani yang dikenal pak Tua mengatakan dihadapan puluhan insan Pers, “Sudah tiga hari terakhir ini, kami tidak diperbolehkan masuk melintasi jalan yang biasa setiap hari kami tempuh kelahan tempat kami bercocok tanam, karena dihadang oleh puluhan preman bertato yang mengaku suruhan dari pihak BMW,” ucapnya.

Dari Informasi yang diperoleh media, sempat terjadi keributan antara petani dengan puluhan preman sewaan (suruhan) PT BMW. Puncaknya terjadi pada Sabtu (24/04/21) sore.

Baca Juga

Santer Nama Elvis & Helen Dimedia “Aktifitas Tambang Pasir Diduga Ilegal Tak Tersentuh Hukum”.

Tambang Pasir Diduga Ilegal di Bintan Terus Beroperasi, “Sopir Sebut Nama Helen dan Elvis”

Dalam peristiwa ini terlihat Ratusan petani berkumpul untuk menghancurkan portal dan pos yang dibagun oleh pihak PT BMW. Pos itu berdiri di pintu masuk menuju lahan (Kebun red) petani.

Aksi warga tersebut, cepat diketahui pihak kepolisian karena ada juga warga yang melapor, sehingga puluhan polisi berseragam dari Polres Bintan dan dari Polsek Gunung Kijang, langsung melakukan pengamanan guna antisiagar tidak terjadi keributan yang dapat menimbulkan korban jiwa.

Ariun (37 tahun), salah satu petani mengaku sudah bertahun-tahun bercocok tanam memanfaatkan lahan negara yang terlantar itu, sebelumnya tidak ada pihak-pihak yang melarang ia masuk ke kebun yang di kelolanya.

“Tiga hari lalu pagi-pagi sekali saat saya mau menanam pisang, tiba- tiba portal jalan ditutup. Kami dihadang puluhan preman bertato sewaan PT BMW, lalu melarang kami tidak boleh masuk

“Sekarang kami (petani) ingin agar portal dan pos yang dibagun PT BMW dimusnahkan,” kata hariun didepan petugas Kepolisisan yang didukung tepuk tangan ratusan petani.

Selain itu, para petani juga mengaku heran, kok PT BMW bisa mengklaim itu lahan mereka, sementara batas lahannya saja tidak ada aktipitas sejak tahun 1993 silam, alias terlantar, sebutnya.

Menurut UU Agraria, alokasi lahan untuk perusahaan hanya berlaku 20 tahun. Ini sudah hampir 30 tahun ditelantarkan, hingga merugikan negara dan masyarakat.

Pada perinsipnya Kami mendukung penuh pihak PT yang menjalankan amanah sesuai dengan peruntukannya, tidak merugikan negara dan rakyat, jelasnya lagi.

“Jika dikatakan pihak PT BMW memiliki ijin HGB, selama 30 tahun mana bangunannya,” tegas  Ketua Lembaga KPK Kepri, Kennedi Sihombing saat bicara mewakili ratusan petani

Akhirnya perwakilan pihak petani dan perwakilan pihak PT dipertemukan di pos keamanan oleh pihak kepolisian. Hanya saja, dalam pembahasan sekitar 30 menit tidak ada kesimpulan yang di sepakati bersama.

Menangapi hal itu pihak Polres Bintan meminta agar perwakilan petani dan pihak PT BMW datang ke Polres Pada Senin (26/4/21) untuk menanyakan legalitas kedua belah pihak.

“Untuk sementara petani jangan masuk dulu ke portal yang sudah ada sampai ada kejelasan pertemuan yang akan kita gelar di Polres Bintan,” Kata Kabag Ops Polres Bintan AKBP Sembiring dalam mediasi itu.

Permintaan pihak polres ini sempat ditolak petani karena jika kebun mereka tidak dilihat, menurut petani tentu tanaman dan ternak-ternak mereka akan terancam.

Kita tidak akan masuk keportal sampai hari senin, menjelang  pertemuan kedua belah pihak di Polres Bintan.

“Kami juga meminta pihak kepolisian agar berlaku adil, seharusnya pihak PT BMW juga tidak boleh berada di loaksi itu dan bukan hanya kami saja,” celoteh seorang petani.

Untuk diketahui, dalam peristiwa ini ada dugaan PT BMW telah melangar UU Pokok Agreria no 5 Th 1960 pasal, 27, 34 dan 40, karena lahan ditelantarkan.

Ditambah pula PP nomor 11 tahun 2010 tentang pemanfaatan tanah telantar demi kemakmuran rakyat Indonesia di NKRI. (Leader)

Tags: headline

Discussion about this post

Berita Terkini

3 Tahun 7 Bulan Mengabdi, Heri Sugianto Tinggalkan Kenangan di IKP Diskominfo Padang Pariaman

3 Tahun 7 Bulan Mengabdi, Heri Sugianto Tinggalkan Kenangan di IKP Diskominfo Padang Pariaman

22 Oktober 2026
Santer Nama Elvis & Helen Dimedia “Aktifitas Tambang Pasir Diduga Ilegal Tak Tersentuh Hukum”.

Santer Nama Elvis & Helen Dimedia “Aktifitas Tambang Pasir Diduga Ilegal Tak Tersentuh Hukum”.

22 Oktober 2026
Tambang Pasir Diduga Ilegal di Bintan Terus Beroperasi, “Sopir Sebut Nama Helen dan Elvis”

Tambang Pasir Diduga Ilegal di Bintan Terus Beroperasi, “Sopir Sebut Nama Helen dan Elvis”

22 Oktober 2026
Jack: Bupati JKA Milik Seluruh Masyarakat Padang Pariaman, Bukan Golongan Tertentu

Jack: Bupati JKA Milik Seluruh Masyarakat Padang Pariaman, Bukan Golongan Tertentu

21 Oktober 2026
Wagub Kepri Nyanyang Salurkan 750 Paket Sembako dan Perlengkapan Sekolah Siswa di Lingga

Wagub Kepri Nyanyang Salurkan 750 Paket Sembako dan Perlengkapan Sekolah Siswa di Lingga

21 Oktober 2026
Kunjungi Graha PWI Kepri, Dr Aqua Dwipayana Tekankan Pentingnya Komunikasi dalam Organisasi

Kunjungi Graha PWI Kepri, Dr Aqua Dwipayana Tekankan Pentingnya Komunikasi dalam Organisasi

21 Oktober 2026
HUT ke-75 Humas Polri, Polres Bengkayang Gelar Donor Darah untuk Bantu Sesama

HUT ke-75 Humas Polri, Polres Bengkayang Gelar Donor Darah untuk Bantu Sesama

20 Oktober 2026
Lantik 53 Pejabat, JKA Tekankan Amanah Jabatan dan Kualitas Pelayanan Publik

Lantik 53 Pejabat, JKA Tekankan Amanah Jabatan dan Kualitas Pelayanan Publik

19 Oktober 2026
Liga Wali Nagari Cup VIII Resmi Dibuka, Camat Apresiasi Kekompakan Nagari Ambuang Kapua

Liga Wali Nagari Cup VIII Resmi Dibuka, Camat Apresiasi Kekompakan Nagari Ambuang Kapua

19 Oktober 2026
Menelusuri Jejak Sejarah dan Mendokumentasikan Warisan Melayu

Menelusuri Jejak Sejarah dan Mendokumentasikan Warisan Melayu

17 Oktober 2026
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto

Pengunjung

3068410
Hari ini : 2110
Total Kunjungan : 3068410
Who's Online : 127

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Riau
  • Sumbar
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Advertorial
  • Redaksi
  • Pedoman

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.