BINTAN (Leadernusantara.com) — Pembalap muda Indonesia, Michyko Anesthasya, mengharumkan nama Indonesia setelah meraih juara pertama kategori Elite Individual Time Trial (ITT) 17 kilometer pada ajang Tour de Bintan 2026, Jumat (21/8/2026).
Atlet binaan Nurhayati Cycling Academy (NCA) Yogyakarta tersebut tampil impresif di lintasan ITT dengan total elevasi sekitar 172 meter. Michyko berhasil mencatatkan waktu tercepat dan mengungguli para pembalap elite dari berbagai negara.
Sejak start, Michyko tampil konsisten dengan menjaga ritme kayuhan dan strategi balap hingga garis finis. Penampilan tersebut mengantarkannya ke posisi teratas dalam salah satu nomor bergengsi di Tour de Bintan 2026.
Prestasi ini menjadi pencapaian penting bagi Michyko sekaligus menunjukkan potensi atlet muda Indonesia untuk bersaing di level internasional.
“Time trial menurutku harus fokus penuh karena pada akhirnya kita benar-benar melawan waktu dan diri sendiri. Aku berusaha memberikan yang terbaik hingga garis finish,” ujar Michyko, yang akrab disapa Ciko.
Hasil Pembinaan NCA Yogyakarta
Keberhasilan Michyko tidak lepas dari proses pembinaan yang dijalaninya bersama NCA Yogyakarta di bawah bimbingan Nurhayati, salah satu legenda balap sepeda Indonesia yang dikenal dengan julukan Queen of the SEA Games berkat berbagai prestasinya di nomor Road Race dan Individual Time Trial.
Nurhayati menilai kemenangan tersebut bukan sekadar hasil perlombaan, tetapi juga buah dari proses panjang yang dijalani Michyko melalui latihan, kedisiplinan, dan kemauan untuk terus berkembang.
“Yang membanggakan bukan hanya kemenangan hari ini, tetapi proses yang dijalani untuk mencapainya. Michyko menunjukkan perkembangan yang luar biasa melalui latihan, disiplin, dan kemauan untuk terus belajar,” kata Nurhayati.
Menurutnya, hasil di Tour de Bintan menjadi bukti bahwa atlet muda Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di level internasional apabila mendapatkan pembinaan yang tepat dan berkelanjutan.
Perkembangan Pesat dalam Setahun
Perkembangan Michyko juga mendapat perhatian dari sesama atlet Polygon, Liontin Evangelina.
Ia mengaku bangga melihat perubahan performa Ciko dalam beberapa tahun terakhir. Liontin mengatakan dirinya pernah bertemu Michyko pada Kejuaraan Nasional 2023.
“Dulu saya sempat bertemu Ciko saat Kejuaraan Nasional 2023 dan saat itu Ciko masih terhitung paling belakang. Tapi sekarang, setelah dia bergabung dan konsisten latihan bersama di NCA selama setahun, perkembangannya pesat,” ungkap Liontin.
Polygon Dorong Pembinaan Atlet Muda
Dalam perlombaan tersebut, Michyko menggunakan sepeda Polygon yang diluncurkan pada 2013. Hal itu sekaligus menunjukkan bahwa performa kompetitif seorang atlet tidak hanya bergantung pada teknologi terbaru, tetapi juga kualitas sepeda, perawatan, serta program latihan yang tepat.
Bagi Polygon, keberhasilan Michyko menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga yang tidak hanya berorientasi pada produk, tetapi juga mendukung pengembangan atlet sejak usia muda.
“Kami bangga melihat Michyko menang posisi pertama di Tour de Bintan. Sebelumnya, atlet-atlet muda binaan Polygon seperti Sayu Bella, Nilna Murni, dan Michyko juga berhasil mendapatkan medali emas di Kejuaraan Nasional,” ujar Piter Tanjaya dari Roda Malaka Tanjung Pinang, Authorized Dealer Polygon Bikes, yang turut mendampingi Michyko selama Tour de Bintan bersama Liontin.
Ia berharap semakin banyak talenta muda Indonesia mendapatkan kesempatan untuk berkembang dan berprestasi di berbagai ajang balap sepeda, baik nasional maupun internasional.
Kemenangan Michyko di Tour de Bintan 2026 sekaligus menjadi gambaran bahwa pembinaan atlet secara konsisten dan berkelanjutan dapat menjadi fondasi penting bagi kemajuan prestasi balap sepeda Indonesia di masa mendatang. (Leader)

















Hari ini : 3114
Total Kunjungan : 3011078
Who's Online : 132
Discussion about this post