• Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
Rabu, 2 September 2026
Leader Nusantara
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
Leader Nusantara
No Result
View All Result

Walikota Tandatangani MoU Destinasi Wisata

Leadernusantara.com by Leadernusantara.com
28/12/2018 10:22 PM
in Tanjungpinang
0
Walikota Tandatangani MoU Destinasi Wisata
3
SHARES
48
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tanjungpinang (leadernusantara.com) – Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd menyampaikan pidato kebudayaan di penghujung tahun 2018. disejalankan dengan penandatangananan MoU destinasi pariwisata antara Pemko Tanjungpinang dengan Kementerian Pariwisata.

Dalam kesempata itu juga disertai penyerahan buku pokok-pokok pikiran kebudayaan daerah Kota Tanjungpinang, buku sejarah dan cagar budaya Kota Tanjungpinang serta pemberian piagam penghargaan kepada penyumbang koleksi museum Kota Tanjungpinang di Gedung Kesenian Aisyah Sulaiman, Rabu (26/12)

Dalam pidatonya, Syahrul mengatakan posisi Kota Tanjungpinang sebagai bekas tapak kerajaan Melayu Riau telah memberi andil cukup besar keberadaan objek kebudayaan. “Kita memiliki tradisi lisan yang sangat banyak, pada masa dahulu orang tua kita selalu bercerita tentang hikayat, fabel, Tambo, dan beraneka dendang, syair, dan pantun, semuanya itu harus dikembangkan jangan sampai punah,” ungkapnya.

Syahrul juga berharap kepada dinas terkait harus mampu melihat keberadaan tradisi tersebut. Buku bacaan yang berisikan kisah-kisah lokal harus segera diangkat. Penulisan dan penerbitan buku cerita rakyat juga harus digalakkan, tegasnya.

Baca Juga

BPK  RI Ungkap Tata Kelola Keuangan dan Aset Pemprov Kepri Capai Rp1,5 Triliun Jadi  Sorotan

Jadi Temuan BPK Kelebihan Bayar Gaji dan Tunjangan ASN Pemko Tanjungpinang Rp14 Juta.

“Saat ini orang sibuk dengan literasi, padahal nenek moyang kita dahulunya telah menunjukkan kecintaan mereka pada dunia tulis menulis, jangan sampai manuskrip itu hilang tak berbekas, manuskrip adalah bukti otentik akan kejayaan masa lalu, melalui manuskrip itulah Kota Tanjungpinang akan mampu menjadi pusat kajian kebudayaan Melayu,” jelasnya.

Banyak sekali aspek-aspek yang boleh dijadikan objek andalan bagi Kota Tanjungpinang dalam segala aspek dan bidang Tanjungpinang cukup mumpuni untuk diperhitungkan, seperti bidang bahasa, Tanjungpinang telah lama dikenal bahkan disebutkan Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu Kepulauan Riau, kata Syahrul.

“Semestinya dalam perkembangan bahasa Indonesia modern sekarang ini, kita orang Tanjungpinang harus dapat meningkatkan penggunaan kosa kata bahasa Melayu ke dalam bahasa Indonesia,” lanjutnya.

Tanjungpinang juga terdapat berbagai adat istiadat, situs, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, permainan tradisional serta seni yang sangat kaya, hal ini semestinya dapat dirangkum dalam muatan lokal bagi siswa di sekolah.

Menurut Syahrul, kelestarian dari objek kebudayaan tersebut tidak terlepas dari kepedulian semua pihak, keberlangsungan objek pemajuan kebudayaan itu tidak hanya ada ditangan seniman atau budayawan semata, tentunya semua yang tinggal dan berusaha di Tanjungpinang harus mengambil berat akan hal ini.

Diakhir pidatonya, Syahrul mengucapkan terima kasih atas sumbangsih dari para penyusun buku Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) Kota Tanjungpinang, atas tersusunnya PPKD ini merupakan langkah kecil yang memiliki arti strategis, pengembangan kebudayaan tidaklah mungkin dapat dilakukan dengan serta merta tanpa adanya data dasar tentang kebudayaan.

“Saya juga telah dipahamkan juga bahwa untuk memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) kebudayaan di Kementerian Pariwisata, setiap daerah harus terlebih dahulu memiliki PPKD, Alhamdulillah kita telah menyusunnya melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata,” tutupnya.

Acara tersebut dihadiri oleh Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Regional 1, Drs. Lokot Ahmad Enda, MM. Tim Percepatan Pengembangan Destinasi, Tendi Nur Alam, Ph.D, Perwakilan Dinas Pariwisata Kepri, Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Hj. Mimi Betty Willingsih, S.IP, Ketua LAM Kota Tanjungpinang, H. Wan Raffiwar, Kepala OPD, Camat, Lurah, Kepala Sekolah, Pokdarwis dan Genpi Kota Tanjungpinang. Sumber Humas. (Fakhri/LN)

Tags: headline

Discussion about this post

Berita Terkini

Mejores Casinos Online Chile: promociones que no te puedes perder este año

2 September 2026

Come gestire il bankroll nel gioco d’azzardo virtuale

2 September 2026

Why PayID Pokies Australia stands out: a comprehensive look at real money gaming

2 September 2026

Discover the benefits of 24/7 support at Fair Go Casino Australia: always here for

2 September 2026

Beginner’s roadmap to Online Pokies NZ: Step-by-step tips for real money gaming

2 September 2026

Kazino mədəniyyəti: Tarix və inkişafı

2 September 2026

The ultimate guide to understanding casino odds

2 September 2026

Dive into PayID Pokies Australia: the top online pokies for 2026 and beyond

2 September 2026

Secure your funds at Best Online Pokies Australia: fast withdrawals and trusted payments

2 September 2026

Comparing real money slots at Online Pokies NZ: which games offer the best rewards?

2 September 2026
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto

Pengunjung

3024199
Hari ini : 3875
Total Kunjungan : 3024199
Who's Online : 126

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Riau
  • Sumbar
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Advertorial
  • Redaksi
  • Pedoman

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.