BATAM, LeaderNusantara.com — Pakar komunikasi dan motivator nasional Dr Aqua Dwipayana menekankan pentingnya komunikasi yang efektif dalam membangun organisasi yang kuat dan profesional. Hal itu disampaikannya saat bersilaturahmi dengan jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di Graha PWI Kepri, Rabu (21/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Aqua berbagi pengalaman dan pandangan mengenai peran komunikasi dalam menyatukan visi, memperkuat kepercayaan, serta mendukung pelaksanaan program kerja organisasi.
Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh perencanaan yang baik, tetapi juga oleh kemampuan pengurus membangun koordinasi dan bekerja sama. Karena itu, setiap pengurus perlu menjaga hubungan profesional, saling mendukung, dan menjalankan tanggung jawab sesuai peran masing-masing.
Komunikasi yang terbuka dan berkesinambungan juga penting untuk mencegah kesalahpahaman serta membantu menyelesaikan berbagai tantangan. Dengan demikian, seluruh pengurus dapat bergerak searah dalam mewujudkan tujuan organisasi.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi ajang berbagi pengalaman antara Aqua dan jajaran PWI Kepri, khususnya mengenai pentingnya menjaga kepercayaan, membangun hubungan yang baik, dan meningkatkan profesionalisme dalam organisasi kewartawanan.
Kedatangan Aqua disambut Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani, Ketua Dewan Penasihat Marganas Nainggolan, Sekretaris PWI Kepri Alfian Lumban Gaol, Sekretaris Dewan Kehormatan Anwar Saleh, serta sejumlah pengurus lainnya.
Berawal dari Wartawan Sebelum dikenal sebagai pakar komunikasi dan motivator nasional, Dr Aqua Dwipayana memiliki pengalaman panjang di dunia jurnalistik. Ia pernah bekerja sebagai wartawan di sejumlah media, antara lain Harian Suara Indonesia, Jawa Pos, Surabaya Minggu, dan Bisnis Indonesia.
Aqua mulai menekuni profesi wartawan saat masih kuliah di Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Malang. Pengalaman tersebut membentuk pemahamannya tentang pentingnya komunikasi, hubungan dengan narasumber, serta kepercayaan dalam menjalankan profesi.
Ia mengakhiri kiprahnya sebagai wartawan pada 1994 ketika bekerja di Bisnis Indonesia pada Biro Surabaya, dengan wilayah penugasan Malang dan sekitarnya.
Setelah meninggalkan dunia jurnalistik, Aqua beralih ke bidang hubungan masyarakat di PT Semen Cibinong. Perusahaan tersebut kemudian dikenal sebagai Holcim Indonesia dan kini menjadi bagian dari Solusi Bangun Indonesia.
Pengalaman sebagai wartawan dan praktisi hubungan masyarakat menjadi bekal penting dalam perjalanan profesionalnya hingga menekuni bidang komunikasi dan motivasi.
Dalam berbagai kesempatan berbagi pengalaman dengan insan pers, Aqua menekankan pentingnya menjaga kredibilitas, integritas, serta hubungan baik dengan narasumber. Menurutnya, kepercayaan merupakan modal utama yang harus dipelihara melalui komunikasi yang baik dan perilaku profesional.
Nilai-nilai tersebut relevan bagi PWI sebagai organisasi profesi wartawan yang memiliki peran penting dalam menjaga kualitas dan martabat jurnalistik. Selain menjalankan program kerja, organisasi juga perlu memastikan setiap pengurus dan anggotanya berkontribusi secara aktif sesuai dengan tanggung jawab masing-masing.
Melalui kunjungan silaturahmi ini, pengalaman Aqua diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi jajaran PWI Kepri untuk meningkatkan kualitas komunikasi internal dan menjalankan program organisasi secara efektif serta profesional.
Pada akhir kunjungan, Aqua menyerahkan buku-buku hasil karyanya kepada Wakil Bendahara PWI Kepri Faisal, wartawati RRI Sarah Meilina, Candra Pusponegori, dan Renty sebagai bentuk berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada insan pers. (Sdr)

















Hari ini : 2309
Total Kunjungan : 3067690
Who's Online : 128
Discussion about this post