PADANG PARIAMAN, LeaderNusantara.com — Pemerintahan Nagari Ambuang Kapua Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman, terus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui peningkatan keterampilan berbasis potensi usaha rumah tangga. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan pembuatan roti dan kue yang bekerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang.
Kegiatan yang berlangsung selama delapan hari, terhitung sejak 2 November 2026, ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan teknis yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha produktif. Materi pelatihan mencakup pengenalan bahan baku, teknik pengolahan, proses produksi hingga penyajian aneka roti dan kue.
Wali Nagari Ambuang Kapua Sungai Sariak, Ardi Armansyah, menekankan pentingnya kesungguhan peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Ia berharap kesempatan tersebut tidak sekadar dimanfaatkan untuk memperoleh pengetahuan, tetapi benar-benar menjadi bekal dalam membangun usaha mandiri.
Menurut Ardi, keterampilan membuat roti dan kue memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi usaha rumahan yang dapat menambah sumber pendapatan keluarga. Bahkan, apabila dikelola secara serius dan berkelanjutan, usaha tersebut berpotensi berkembang serta membuka kesempatan kerja bagi masyarakat lainnya.
“Harapan kita, peserta benar-benar memanfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan keterampilan dan kreativitas. Ke depan, ilmu yang diperoleh bisa menjadi modal untuk membangun usaha mandiri serta meningkatkan perekonomian keluarga,” pesannya.
Sebagai bagian dari penguatan kualitas hasil pelatihan, para peserta juga dijadwalkan mengikuti ujian kompetensi setelah seluruh materi selesai diberikan. Peserta yang dinyatakan memenuhi standar kompetensi akan memperoleh sertifikat sebagai pengakuan atas keterampilan yang dikuasai.
Pemerintahan Nagari Ambuang Kapua Sungai Sariak turut mengapresiasi dukungan BPVP Padang dalam menghadirkan program peningkatan keterampilan tersebut. Kolaborasi ini dinilai penting untuk memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan vokasi yang memiliki orientasi pada produktivitas dan peluang kerja.
Lebih dari sekadar pelatihan keterampilan, program ini diharapkan menjadi salah satu pijakan bagi tumbuhnya pelaku usaha baru di tingkat nagari. Dengan bekal kemampuan teknis dan sertifikasi kompetensi, peserta diharapkan mampu mengubah keterampilan menjadi kegiatan ekonomi yang bernilai tambah.
Pemerintahan Nagari Ambuang Kapua Sungai Sariak menargetkan kegiatan semacam ini dapat memberikan dampak nyata bagi penguatan ekonomi keluarga sekaligus mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi masyarakat.



















Hari ini : 2968
Total Kunjungan : 3084975
Who's Online : 129
Discussion about this post