• Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
Sabtu, 27 Juni 2026
Leader Nusantara
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
Leader Nusantara
No Result
View All Result

Lingga Siap Terapkan Pengelolaan Hibah dan Bansos Berbasis Online

Leadernusantara.com by Leadernusantara.com
02/05/2019 4:23 PM
in Lingga
0
Lingga Siap Terapkan Pengelolaan Hibah dan Bansos Berbasis Online
0
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Lingga (Media Center) – Sebagai bentuk tindak lanjut dari MoU Pemkab Lingga dengan Pemerintah Kota Bandung beberapa waktu lalu, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lingga menggelar sosialisasi pengelolaan hibah dan bantuan sosial berbasis online. (02/05/2019)

Bertempat di One Hotel Dabo Singkep, kegiatan sosialisasi yang dihadiri langsung oleh Bupati Lingga tersebut, diharapkan mampu melahirkan output terwujudnya transparansi dan akuntabilitas menuju pemerintahan yang bersih dan bebas dari KKN.

Hadir dalam acara tersebut utusan dari BPKA Kota Bandung, Bapak Rizal; serta Bapak Seno dan Bapak Mulya perwakilan dari Diskominfo Kota Bandung.

Pada kesempatan itu, Bupati Lingga, Alias Wello menyampaikan bahwa beliau  sangat bersyukur  atas penandatanganan kerjasama yang dilaksanakan oleh Pemkab Lingga dan Pemko Bandung beberapa waktu lalu.

Baca Juga

Ormas Gagak Hitam Galang Dana Bantu Korban Puting Beliung di Desa Tanjung Kelit

Pemkab Lingga Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan dan Kebangsaan

“Setidaknya dengan adanya kerjasama ini, kami dapat menyegerakan diri untuk menata segala program-program kegiatan yang berbasis aplikasi online,” ungkapnya.

Beliau mengakui bahwa saat ini Kabupaten Lingga masih jauh tertinggal dalam pengelolaan program berbasis aplikasi seperti ini. Padahal, seperti yang diketahui bersama bahwa, program-program hibah dan bantuan sosial ini hampir setiap tahun ada muatannya di dalam APBD di kabupaten Lingga.

Ia mengungkapkan, dengan kehadiran bapak ibu, saudara-saudari calon penerima hibah bansos yang setiap tahun digulirkan tersebut, sedikit banyak memberikan pemahaman bahwa segala bentuk pengeluaran keuangan yang bersumber dari APBD memang memiliki mekanisme tersendiri.

“Jadi tidak bisa seperti yang dulu-dulu lagi, yang cukup dengan mengantarkan proposal, ketika itu juga bisa langsung sesuai dengan kebijaksanaan pengelola anggaran tersebut, bisa langsung disalurkan. Sekarang tidak bisa seperti itu lagi, sudah mengarah kepada akuntabilitas dan transparansi pengelolan anggaran.”

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa, ada keunggulan penerapan pengelolaan bansos melalui aplikasi online tersebut nantinya. Yakni setelah proposal dimasukkan, pihak pemohon dapat mengetahui apakah proposal itu ditindak lanjuti atau tidak dilanjuti setelah melalui proses klarifikasi dan verifikasi.

“Selain itu juga, kita juga bisa mengetahui siapa saja penerima bansos tersebut, lengkap dengan jumlah hibah atau bansos tersebut, serta  apa programnya dan bagaimana pertanggungjawabannya.

Jadi itulah 4 hal yang penting dalam proses hibah bansos,” kata beliau menambahkan.

Program ini diakuinya memang mengandung resiko yang sangat besar. Ia menyebutkan bahwa, banyak pejabat atau pihak-pihak yang sudah terseret dengan masalah hibah bansos ini, baik itu yang kedapatan melakukan tindak korupsi, hingga ada juga yang mengalami kesalahan prosedur dan kesalahan administrasi sehingga akhirnya memberikan implikasi hukum.

Tentunya dengan harapan tidak terjadi hal-hal yang demikian, maka beliau mengharapkan kegiatan sosialisasi ini bisa diikuti dengan seksama oleh para pesertanya, agar kedepannya bisa membuat masyakat Lingga umumnya, dan pemerintah Kabupaten Lingga khususnya bisa lebih tertib administrasi, terutama dalam pemberian bansos kepada masyarakat atau badan yang berhak menerima.

Sebelum mengakhiri sambutannya, beliau menyempatkan diri menyampaikan rasa terimakasihnya kepada ketiga nara sumber yang telah berkenan hadir langsung dari kota Bandung.

Beliau optimis, ditengah segala keterbatasan yang dialami oleh Kabupaten Lingga, terutama menyangkut penerapan aplikasi yang berbasis online yang sedang digadang-gadang oleh pemerintah pusat ini, maka suka atau tidak suka untuk mewujudkan hal tersebut Kabupaten Lingga harus segera berbenah, terutama untuk konektifitas dan aksesbilitas internet, sebagai penunjuang penerapan aplikasi online ini kedepannya.

“Dengan mengucapkan bismillah hirrohman nirrohim, sosialisasi pengelolaan hibah dan bansos secara online pada hari ini, resmi kami nyatakan dibuka,” kata beliau menutup sambutannya.

Masih ditempat yang sama, Kepala BPKAD Kabupaten Lingga, Azet berharap, dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, maka mekanisme pemberian dan pengelolaan hibah dan bansos semakin jelas, sehingga tidak lagi muncul kecemburuan sosial bagi pihak yang mengajukan permohonan bansos tersebut nantinya.

Turut hadir pada kegiatan sosialisasi tersebut sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Lingga, LSM serta berbagai Ormas yang ada di Kabupaten Lingga. (MC)

Lingga, Leader  – Sebagai bentuk tindak lanjut dari MoU Pemkab Lingga dengan Pemerintah Kota Bandung beberapa waktu lalu, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lingga menggelar sosialisasi pengelolaan hibah dan bantuan sosial berbasis online. (02/05/2019)

Hal itu dilaksanakan di One Hotel Dabo Singkep, dihadiri oleh Bupati Lingga, juga utusan dari BPKA Kota Bandung, Bapak Rizal, Seno,Mulya perwakilan dari Diskominfo Kota Bandung. Kegiatanan ini bertujuan untuk mampu melahirkan output terwujudnya transparansi dan akuntabilitas menuju pemerintahan yang bersih dan bebas dari KKN.

Pada kesempatan itu, Bupati Lingga, Alias Wello menyampaikan,  sangat bersyukur  atas penandatanganan kerjasama yang dilaksanakan oleh Pemkab Lingga dan Pemko Bandung beberapa waktu lalu.

“Setidaknya dengan adanya kerjasama ini, kami dapat menyegerakan diri untuk menata segala program kegiatan yang berbasis aplikasi online,” ungkapnya.

Diakui Bupati bahwa saat ini Kabupaten Lingga masih jauh tertinggal dalam pengelolaan program berbasis aplikasi seperti ini. Padahal, seperti yang diketahui bersama bahwa, program hibah dan bantuan sosial ini hampir setiap tahun ada muatannya di dalam APBD di kabupaten Lingga.

Diungkapkannya juga, kehadiran bapak ibu para calon penerima hibah bansos yang setiap tahun digulirkan tersebut, sedikit banyak memberikan pemahaman bahwa segala bentuk pengeluaran keuangan yang bersumber dari APBD memang memiliki mekanisme tersendiri.

“ Tidak bisa seperti yang dulu-dulu lagi, cukup dengan mengantarkan proposal, ketika itu juga bisa langsung sesuai dengan kebijaksanaan pengelola anggaran tersebut, bisa langsung disalurkan. Sekarang tidak bisa seperti itu lagi, sudah mengarah kepada akuntabilitas dan transparansi pengelolan anggaran.”

Lebih lanjut dijelaskannya, ada keunggulan penerapan pengelolaan bansos melalui aplikasi online tersebut nantinya, Yakni setelah proposal dimasukkan, pihak pemohon dapat mengetahui apakah proposal itu ditindak lanjuti atau tidak, setelah melalui proses klarifikasi dan verifikasi.

“Selain itu juga, kita juga bisa mengetahui siapa saja penerima bansos tersebut, lengkap dengan jumlah hibah atau bansos tersebut, serta  apa programnya dan bagaimana pertanggungjawabannya, Jadi itulah 4 hal yang penting dalam proses hibah bansos,” kata AW.

Program ini diakuinya memang mengandung resiko yang sangat besar, sudah banyak pejabat atau pihak-pihak yang sudah terseret dengan masalah hibah bansos, baik itu yang kedapatan melakukan tindak korupsi, hingga ada juga yang mengalami kesalahan prosedur dan kesalahan administrasi sehingga akhirnya memberikan implikasi hukum, jelasnya.

Tentunya dengan harapan tidak terjadi hal-hal yang demikian, maka diharapkannya kegiatan sosialisasi ini, bisa diikuti dengan seksama oleh para pesertanya, agar kedepannya bisa membuat masyarakat Lingga umumnya, dan pemerintah Kabupaten Lingga khususnya bisa lebih tertib administrasi, terutama dalam pemberian bansos kepada masyarakat atau badan yang berhak menerima.

Sebelum mengakhiri sambutannya, beliau menyempatkan diri menyampaikan rasa terimakasihnya kepada ketiga nara sumber yang telah berkenan hadir langsung dari kota Bandung.

AW, optimis ditengah segala keterbatasan yang dialami oleh Kabupaten Lingga, terutama menyangkut penerapan aplikasi yang berbasis online yang sedang digadang-gadang oleh pemerintah pusat ini, maka suka atau tidak suka untuk mewujudkan hal tersebut Kabupaten Lingga harus segera berbenah, terutama untuk konektifitas dan aksesbilitas internet, sebagai penunjuang penerapan aplikasi online kedepannya.

“Dengan mengucapkan bismillah hirrohman nirrohim, sosialisasi pengelolaan hibah dan bansos secara online pada hari ini, resmi kami nyatakan dibuka,” kata AW menutup sambutannya.

Masih ditempat yang sama, Kepala BPKAD Kabupaten Lingga, Azet berharap, dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, maka mekanisme pemberian dan pengelolaan hibah dan bansos semakin jelas, sehingga tidak lagi muncul kecemburuan sosial bagi pihak yang mengajukan permohonan bansos tersebut nantinya.

Turut hadir pada kegiatan sosialisasi tersebut sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Lingga, LSM serta berbagai Ormas yang ada di Kabupaten Lingga. Sumber humas, editor (sdr)

Tags: berita Lingga.headline

Discussion about this post

Berita Terkini

Πώς να επωφεληθείτε από τις ειδικές προσφορές του dragonslots καζίνο

26 Juni 2026

Understanding scottish sites not on gamstop safer choices

25 Juni 2026

De Voordelen van Spelen bij Kyngs Casino voor Zowel Beginners als Experts

25 Juni 2026
HUT Bhayangkara ke-80 Makin, Kapolres Bengkayang Gelar Batminton Cup 2026  Upaya Lahirkan Atlet Berprestasi

HUT Bhayangkara ke-80 Makin, Kapolres Bengkayang Gelar Batminton Cup 2026  Upaya Lahirkan Atlet Berprestasi

22 Juni 2026
Ormas Gagak Hitam Galang Dana Bantu Korban Puting Beliung di Desa Tanjung Kelit

Ormas Gagak Hitam Galang Dana Bantu Korban Puting Beliung di Desa Tanjung Kelit

21 Juni 2026
Andi Cori Minta Agar Petugas  Menindak Dump Truck Pengangkut Pasir Lewat Jalan Umum & Jembatan

Andi Cori Minta Agar Petugas  Menindak Dump Truck Pengangkut Pasir Lewat Jalan Umum & Jembatan

19 Juni 2026
Dihadapan puluhan Media Andi Cori Peringatkan Aktivitas Tambang Pasir Diduga Ilegal di Bintan 

Dihadapan puluhan Media Andi Cori Peringatkan Aktivitas Tambang Pasir Diduga Ilegal di Bintan 

19 Juni 2026
Polresta Tanjungpinang Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Bentuk Komitmennya Perangi Peredaran Narkoba

Polresta Tanjungpinang Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Bentuk Komitmennya Perangi Peredaran Narkoba

17 Juni 2026
Polresta Tanjungpinang Komitmen Perangi Peredaran Narkoba

Polresta Tanjungpinang Komitmen Perangi Peredaran Narkoba

17 Juni 2026
Pemkab Lingga Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan dan Kebangsaan

Pemkab Lingga Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan dan Kebangsaan

2 Juni 2026
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto

Pengunjung

2957260
Hari ini : 2739
Total Kunjungan : 2957260
Who's Online : 129

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Riau
  • Sumbar
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Advertorial
  • Redaksi
  • Pedoman

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.