PADANG PARIAMAN — Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap dunia pendidikan mengemuka dalam kegiatan Batagak Kudo-Kudo pembangunan mushola SMAN 2 Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman Joe Aplinanda, Kasi SMA Wilayah II, jajaran SMAN 2 Sungai Sariak, serta unsur masyarakat yang terdiri dari Ninik Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, dan tokoh masyarakat.
Pembangunan mushola ini diharapkan tidak sekadar menghadirkan fasilitas ibadah di lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan keagamaan, akhlak, dan karakter peserta didik.
Ratna Wilis, M.Pd., menyampaikan bahwa pembangunan mushola merupakan langkah penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung pembentukan karakter siswa.
Menurutnya, keberadaan sarana ibadah dapat dimanfaatkan peserta didik untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus membangun kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang turut bergotong royong dalam pembangunan mushola tersebut. Sinergi antara sekolah, pemerintah, tokoh masyarakat, dan warga dinilai menjadi kekuatan penting agar pembangunan dapat diselesaikan dengan baik.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman Joe Aplinanda memberikan apresiasi atas semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam pembangunan mushola SMAN 2 Sungai Sariak.
Ia menegaskan bahwa pembangunan sarana pendidikan, termasuk fasilitas keagamaan, merupakan investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi muda.
“Pembangunan mushola ini bukan hanya membangun sebuah bangunan, tetapi juga membangun tempat untuk membentuk generasi yang beriman, berakhlak, dan memiliki karakter yang baik,” ujarnya.
Joe menambahkan, kemajuan pendidikan tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah maupun pihak sekolah. Dukungan masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, hingga dunia usaha juga diperlukan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang semakin baik.
“Pendidikan bukan hanya tentang kecerdasan akademik. Kita juga harus membangun karakter, akhlak, dan nilai-nilai keagamaan anak-anak kita,” tegasnya.
Kegiatan Batagak Kudo-Kudo berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Kehadiran Ninik Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, pemerintah, pihak sekolah, dan masyarakat menunjukkan kuatnya semangat badunsanak serta budaya gotong royong dalam mendukung pembangunan pendidikan di Kabupaten Padang Pariaman.
Dengan dibangunnya mushola tersebut, peserta didik SMAN 2 Sungai Sariak diharapkan memiliki tempat ibadah yang layak sekaligus ruang untuk berbagai kegiatan pembinaan keagamaan.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, mushola tersebut diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam melahirkan generasi Padang Pariaman yang cerdas, beriman, berakhlak, dan memiliki karakter kuat. (Leader)














Hari ini : 2294
Total Kunjungan : 2995258
Who's Online : 127
Discussion about this post