• Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
Kamis, 3 September 2026
Leader Nusantara
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
Leader Nusantara
No Result
View All Result

Gubernur Kepri Buka Festival 2019 di Pulau Penyengat

Leadernusantara.com by Leadernusantara.com
16/02/2019 7:54 PM
in Tanjungpinang
0
Gubernur Kepri Buka Festival 2019 di Pulau Penyengat
0
SHARES
57
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tanjungpinang, Leader Nusantara – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun membuka Festival Pulau Penyengat Kota Tanjungpinang, Kamis (14/2).

Dalam kesempatan Gubernur mengatakan, keberadaan Pulau Penyengat dengan budaya melayu yang kental serta regiliusitasnya tidak hanya menjadi potensi pariwisata.

Ia juga menjadi identitas kebanggaan daerah yang harus terus dijaga dan lestarikan hingga mendunia.

“Potensi Pulau Penyengat ini sangat besar, yang harus terus kita tumbuhkembangkan sehingga menjadi kebanggaan Kepri di mata nasional hingga mendunia,” ujar Nurdin.

Baca Juga

BPK  RI Ungkap Tata Kelola Keuangan dan Aset Pemprov Kepri Capai Rp1,5 Triliun Jadi  Sorotan

Jadi Temuan BPK Kelebihan Bayar Gaji dan Tunjangan ASN Pemko Tanjungpinang Rp14 Juta.

Untuk itu, Nurdin mengatakan bahwa pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan beragam sarana dan prasarana. Nurdin minta kerjasama semua pihak untuk bersama-sama membangun potensi budaya melayu di Kepri ini.

“Potensi sudah ada sejak lama maka kita harus terus berinovasi membuat Penyengat semakin berwarna sehingga berdampak positif di berbagai sektor,” lanjut Nurdin.

Kedepan, Nurdin berharap Festival Pulau Penyengat dapat terus dikembangkan untuk mengangkat potensi alam dan budaya lokal dengan kemasan yang lebih menarik lagi.

“Agar hidup ekonomi kerakyatannya, agar makin banyak wisatawannya,” tambah Nurdin lagi.

Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang H Syahrul mengatakan perhelatan Festival sejatinya merupakan bentuk upaya untuk melestarikan tradisi yang telah melekat dan menjadi bagian yang tak terpisahkan yang mengakar pada masyarakat Tanjungpinang dari masa ke masa.

“Penyengat juga telah ditetapkan menjadi potensi unggulan daerah dibidang Pariwisata juga menjadi wisata Budaya dan Religi,” kata Syahrul.

Untuk itu lanjut Syahrul, Pemko Tanjungpinang menjadikan Pulau Penyengat salah satu fokus untuk terus dikembangkan dengan beragam inivasi dan kreasi. Selain itu juga akan mengusulkan ke Pusat agar menjadikan Penyengat sebagai Warisan Budaya Dunia.

“Kedepan kita akan terus dan harus dikemas lebih menarik guna meningkatkan kunjungan wisatawan,” lanjut Syahrul.

Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal Kementerian Pariwisata RI, Roseno Arya mengatakan bahwa Festival Pulau Penyengat sendiri telah masuk ke Kalender Pariwisata Nasional dan merupakan 100 Event terbaik di Indonesia.

“Kita harap bukan hanya dapat meningkatkan pendapatan daerah dan menarik wisatawan datang namun juga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat,” ujar Arya.

Festival Pulau Penyengat 2019 sendiri diselenggarakan pada 14-18 Februari 2019 yang dipusatkan di Balai Adat Melayu Pulau Penyengat. Banyak kegembiraan yang dapat ditemukan di Festival kali ini. Wisatawan yang datang dapat menikmati lebih dari 20 kegiatan seni budaya di sana baik didarat maupun dilaut.

Adapun beragam perlombaan yang disajikan seperti Lomba Dayung, Lomba Dayung Bantal di Laut, Lomba Tangkap Bebek di Laut, Ada juga Lomba Pawai Budaya, Kuliner, Berzanji, Pangkak Gasing, Kompak Kreasi Remaja,  Berbalas Pantun, Lagu Melayu, Gurindam dan  Kompetisi Becak Motor Dekoratif.

Festival juga menyajikan Pameran Cagar Budaya dengan mengambil tema “Tinggalan Budaya Bawah Air dan Cagar Budaya Di Pulau Penyengat dan Manuskrip Melayu”.

Hadir pada kesempatan tersebut Konjen RI Johor Bahru Haris Nugroho, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Hj Rahma, Perwakilan FKPD, Sejumlah Kepala OPD, Ketua LAM Kepri H Abdul Razak, Perwakilan Balai Pelestarian Budaya Wilayah Kerja Sumbar Riau Kepri Agus Tri Mulyono beserta tamu undangan lainnya. (*)

Suber (Humkepri)

Tags: headline

Discussion about this post

Berita Terkini

Erste Schritte im Online-Casino: Tipps für neue Spieler

2 September 2026

Mejores Casinos Online Chile: promociones que no te puedes perder este año

2 September 2026

Come gestire il bankroll nel gioco d’azzardo virtuale

2 September 2026

Why PayID Pokies Australia stands out: a comprehensive look at real money gaming

2 September 2026

Discover the benefits of 24/7 support at Fair Go Casino Australia: always here for

2 September 2026

Beginner’s roadmap to Online Pokies NZ: Step-by-step tips for real money gaming

2 September 2026

Kazino mədəniyyəti: Tarix və inkişafı

2 September 2026

The ultimate guide to understanding casino odds

2 September 2026

Dive into PayID Pokies Australia: the top online pokies for 2026 and beyond

2 September 2026

Secure your funds at Best Online Pokies Australia: fast withdrawals and trusted payments

2 September 2026
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto

Pengunjung

3022564
Hari ini : 1246
Total Kunjungan : 3022564
Who's Online : 125

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Riau
  • Sumbar
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Advertorial
  • Redaksi
  • Pedoman

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.