
Bintan (Leadernusantara.com) – Sebagai putra daerah melayu Plt Bupati Bintan Roby Kurniawan dengan semangatnya untuk mengangkat kembali sejarah yang dikhawatirkan akan lekang oleh pergerusan zaman. Bintan sebagai daerah di jazirah Melayu mempunyai jejak sejarah yang cukup panjang.
Menurut Roby Kurniawan tak kurang dari 8 abad (1160 – 2022), Bintan mengukir beragam corak dan peradaban. Hal ini pula yang menjadi tolak awal semangat Roby memiliki gagasan besar untuk membangkitkan wisata sejarah dan budaya di Bintan.
Hal itu terlihat saat Roby Kurniawan berbincang dengan Datok Rida K. Liamsi selaku Tokoh Budayawan di Kepri dan Tokoh Budayawan Tambelan, serta Tokoh Budayawan Penyengat, Pakar Seni Rupa, Antropolog serta beberapa sejarawan Kepri lainnya, pada Selasa 24 Mei 2022, di Ruang Rapat II, Kantor Bupati Bintan.
Dalam kesempatan itu Roby sempat menyampaikan kalimat yang dikutipnya media, bahwa “Bintan Pemula dan Bintan pula Penyudah” hal itu dimaksudkannya sejarah bermula di Bintan maka kembali pula ke Bintan, kata Roby dalam pemaparan sejarah secara singkat.
Roby kemudian mengajak seluruh Budayawan dan Sejarawan yang hadir agar dapat bersama-sama menyatukan tekat demi untuk mewujudkan harapan ini kedepan, Bintan sebagai pelopor Nasional pertumbuhan ekonomi dibidang budayawan, perdagangan maupun pariwisata.
Ditambahkannya, Sebagai daerah agraris yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara luar, seperti Singapura, Malaisya, Thailan, Cina Selatan, Laos, Kemboja. Sejatinya Bintan sangat strategis posisi terdepan dari daerah lainya di Indonesia, Jelasnya.
“Bismillah kita mulai niat baik ini. Saya pribadi sangat takjub jika membaca sejarah-sejarah tentang Bintan. Ini yang harus dunia tahu, bahwa perabadan di Bintan sudah dimulai ratusan tahun lalu” ungkapnya.
Dikatakannya juga, bahwa progres ke depan adalah mempersiapkan beberapa langkah awal yang kemudian direalisasikan, demi terwujudnya Bintan terdepan, masyarakatnya sejahtera, berbudaya religi sebagai daerah melayu.
“Pelan-pelan kita coba di setiap pintu masuk wisata, kita tampilkan deskripsi singkat tentang sejarah Bintan. Khusus di titik-tirik sejarahnya, perlahan kita mulai angkat elemen-elemen fisiknya” kata Roby bersahaja.
Dalam diskusi ringan, pembahasan difokuskan pada sejarah yang sering didengar, hingga yang belum pernah didengar banyak orang. Mulai dari sakralnya kawasan Bukit Batu, Tapak sejarah Hang Tuah, makam Waliyullah di Timur Bintan, hingga gagahnya Tambelan di masa penjajahan Portugis, ungkap Roby singkat. sumber Kominfo Bintan. (Leader)







Hari ini : 1924
Total Kunjungan : 2860506
Who's Online : 126
Discussion about this post