• Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
Jumat, 2 Oktober 2026
Leader Nusantara
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
Leader Nusantara
No Result
View All Result

Tekan Inflasi Perlu Penguatan Pengawasan di Segala Sektor

Leadernusantara.com by Leadernusantara.com
31/01/2019 8:19 PM
in Batam
0
Tekan Inflasi Perlu Penguatan Pengawasan di Segala Sektor
0
SHARES
76
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Batam, Leader Nusantara – Untuk bisa menekan inflasi perlu penguatan pengawasan di segala sektor. Pengawasan ini juga bisa membuat harga di pasaran tetap terjaga dan perekonomian lancar.

Hal tersebut dikatakan Gubernur H Nurdin Basirun saat Rapat Koordinasi High Level Meeting bersama TPID Kab/Kota se Kepri di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Prov. Kepri, Batam Center Kota Batam, Rabu (30/1).

“Mari kita bersama-sama menekan inflasi sehingga nilai investasi meningkat dan para investor terus berdatangan ke Provinsi Kepri untuk membuka lapangan pekerjaan,” kata Nurdin

Menurut orang nomor saru Kepri ini, salah satu yang menjadi faktor dalam mendorong tingginya inflasi di Provinsi Kepri yakni faktor cuaca dan musim. Kondisi ini mempengaruhi pelayaran serta kurangnya ketersedian bahan pokok maupun sayuran.

Baca Juga

PWI Kepri Kejar Sisa 8 KTA Anggota yang Mundur, Tenggat Administrasi Disebut Terlewati

Gandeng PWI Kepri, Kemenag Batam Perkuat Kompetensi Jurnalistik Pemahaman Hukum, Guru Madrasah

Soal faktor penyebab inflasi, Bank Indonesia Perwakilan Kepri dan BPS Kepri juga membenarkan sayuran dan makanan jadi menjadi salah satu penyebabnya.

Kelapa BPS Provinsi Kepri Zulkipli mengatakan, akhir 2018 tepatnya bulan Desember, terjadi lonjakan harga tiket pesawat yang sangat signifikan sehingga mempengaruhi beberapa sektor. Tiga besar pendorong inflasi di Kepri adalah Beras, Makanan Jadi dan Sayuran, Transportasi. Komoditas yang mempengaruhi inflasi yaitu Beras, Daging, Telur, Bawang dan Bayam.

“Tiga hal penting yang menjadi perhatian di Tahun 2019 yakni Tahun Politik, Cuaca yang Esktrem dan Survey Biaya Hidup tahun 2018,” kata Zulkipli.

Sementara Kepala BI Perwakilan Kepri, Gusti Raizal Ekaputra mengatakan inflasi di Kepri merupakan yang tertinggi se Sumatera dan menjadi PR bersama untuk menekannya agar turun. Pendorong inflasi pada tahun 2018 yakni naiknya harga tiket pesawat, tarif listrik dan beras.

Menurut Gusti, evaluasi program kerja TPID Kepri 2018 yang sudah berjalan adalah pengembangan produksi lokal, pengembangan SDM, infrastruktur dan konektivitas, kerjasama antar daerah dan lintas instansi, serta kelembagaan. Roadmap pengendalian inflasi di Kepri yakni penguatan produksi lokal, tata niaga, dan menjaga ekspektasi masyarakat

“Empat kunci pengendalian inflasi adalah keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif,” kata Gusti.

Nurdin mengajak semua pihak untuk bersama-sama sesuai perannya menekan inflasi. Karena tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Semuanya membutuhkan silaturahmi, komunikasi dan saling bahu membahu. Hal itu pun kata Nurdin merupakan instruksi dari Presiden RI Bapak Joko Widodo.

“Semua yang kita kerjakan pada hari ini semata-mata untuk kepentingan masyarakat dan tidak perlu kita mempersulit agar semua berjalan dengan baik dan memberi kesejahteraan pada masyarakat,” kata Nurdin.

Dalam arahannya, Gubernur minta kepada TPID Kabupaten/Kota untuk menyusun roadmap pengendalian inflasi, menyusun pemetaan kebutuhan komoditi pangan, memantau pasokan dan harga ketika musim angin utara terjadi. Nurdin juga minta agar diawasi penetapan HET LPG 3 kg.

Soal dampak kenaikkan biaya kargo dan bagasi penerbangan juga menjadi perhatian Gubernur. Dia minta dampak dari kenaikan ini dipantau.

Dalam arahannya pada Rakornas Pengendalian Inflasi 2018, Presiden Jokowi menyampaikan beberapa hal. Antara lain tentang keterjangkauan harga. Di antaranya mendorong efektifitas pemanfaatan APBD melalui percepatan realisasi dan melakukan intervensi dalam rangka stabilitas harga.

Ketersediaan pasokan juga harus diperhatikan. Di antaranya memperhatikan sisi pasokan pangan, distribusi, ketersediaan infrasktruktur dan hal-hal yang bersifat struktural. Presiden juga menekan tentang pentingnya kelancaran distribusi dengan mendorong perdagangan antar daerah, membangun dan mensinkronkan pasar untuk efisiensi rantai distribusi.

Hal penting lainnya yang disampaikan Presiden adalah Komunikasi Efektif. Semua harus memantau pergerakan harga, mengintensifkan pemantauan dilapangan, dan menjaga mekanisme pasar untuk menghindari penimbunan.

Tampak hadir dalam Rakor itu Bupati Natuna Hamid Rizal, Sekda Kota Batam Jefridin, Sekdan Bintan Adi Prihantara. Hadir juga sejumlah Instansi Vertikal seperti Bea Cukai, Bulog, dan Pertamina. (r/red)

Sumber (Humkepri)

Tags: headline

Discussion about this post

Berita Terkini

How to Evaluate Information on the Internet

2 Oktober 2026
Api Obor PORPROV XVI Tiba di Padang Pariaman, Wabup Rahmat: Jangan Takut Kalah

Api Obor PORPROV XVI Tiba di Padang Pariaman, Wabup Rahmat: Jangan Takut Kalah

30 September 2026
700 Atlet Padang Pariaman Bidik Juara Umum PORPROV XVI

700 Atlet Padang Pariaman Bidik Juara Umum PORPROV XVI

30 September 2026
Bukan Sekadar Rebut Piala, MTsN 4 Padang Pariaman Tanamkan Disiplin Siswa Lewat Lomba K3

Bukan Sekadar Rebut Piala, MTsN 4 Padang Pariaman Tanamkan Disiplin Siswa Lewat Lomba K3

29 September 2026
Bupati Iskandarsyah Siap Hadiri Konferkab IV PWI Karimun

Bupati Iskandarsyah Siap Hadiri Konferkab IV PWI Karimun

28 September 2026
Rp5,24 Miliar Digelontorkan, Tujuh Ruas Jalan di Padang Pariaman Segera Ditingkatkan

Rp5,24 Miliar Digelontorkan, Tujuh Ruas Jalan di Padang Pariaman Segera Ditingkatkan

28 September 2026
56 Pejabat Dilantik, Bupati JKA Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

56 Pejabat Dilantik, Bupati JKA Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

28 September 2026
Belanja Modal Padang Pariaman Naik 85 Persen, Perubahan APBD 2026 Capai Rp1,538 Triliun

Belanja Modal Padang Pariaman Naik 85 Persen, Perubahan APBD 2026 Capai Rp1,538 Triliun

28 September 2026
PORPROV XVI Sumbar Tinggal Hitungan Hari, Padang Pariaman Gaspol Siapkan 4 Cabor

PORPROV XVI Sumbar Tinggal Hitungan Hari, Padang Pariaman Gaspol Siapkan 4 Cabor

28 September 2026
Perdana Digelar di Pantai Tiram, 67 Peselancar Adu Nyali di Padang

Perdana Digelar di Pantai Tiram, 67 Peselancar Adu Nyali di Padang

26 September 2026
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto

Pengunjung

3051822
Hari ini : 3244
Total Kunjungan : 3051822
Who's Online : 126

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Riau
  • Sumbar
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Advertorial
  • Redaksi
  • Pedoman

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.