• Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
Selasa, 25 Agustus 2026
Leader Nusantara
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
Leader Nusantara
No Result
View All Result

Rencana Pemasangan Kabel Bawah Laut Kepri, Pemkab Lingga Berharap Perlu Kajian Serius

Leadernusantara.com by Leadernusantara.com
21/10/2021 9:56 AM
in Kepri, Lingga
0
Rencana Pemasangan Kabel Bawah Laut Kepri, Pemkab Lingga Berharap Perlu Kajian Serius
0
SHARES
48
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Lingga (Leadernusantara.com) – Pemerintah Daerah Kabupaten Lingga menggelar acara Konsultasi Publik Rencana Kegiatan Instalasi dan Pengoperasian Kabel Bawah Laut oleh PT. Sun Cable yang rencananya melewati perairan Kabupaten Lingga, pada Kamin 21 Oktober 2021, di aula Hotel Lingga Pesona, Daik Lingga.

Bupati Lingga Muhammad Nizar pada acara konsoltasi public menjelaskan, terkait rencana strategis ini pemerintah daerah Kabupaten Lingga, belum dapat memastikan mendukung atau tidaknya, jalannya proyek tersebut, karena perlu kajian yang matang, jelasnya.

Menurut Nizar, banyak hal yang harus dipertimbangkan sebelum rencana kegiatan instalasi dan pengoperasian kabel bawah laut HVDC tersebut, karena perlu kajian dan analisis dampak lingkungan yang harus diperhatikan, menyangkut sosial ekonomi masyarakat  pesisir, sebutnya.

Sementara proyek yang bakal berjalan ini bukan sepenuhnya untuk kepentingan nasional, hanya saja proyek pemasangan kabel bawah laut Australia-Singapura, kebetulan melewati kepulauan Riau, khususnya Kabupaten Lingga, tegasnya.

Baca Juga

Temuan BPK di Pemkab Lingga: Perjalanan Dinas Bermasalah, Ratusan Juta Rupiah Belum Dikembalikan

Penyimpangan Perjalanan Dinas Pemkab Lingga Tembus Rp350 Juta, Ratusan Juta Belum Dikembalikan ke Kasda

“Pemerintah Daerah Kabupaten Lingga, dalam hal ini menerima tidak, menolakpun juga tidak. Karena memang izin sudah ada dari pusat. Yang kebetulan proyek ini melalui perairan Kepulauan Riau,” kata M.Nizar menjelaskan di hadapan pihak PT. Sun Cable dan tamu undangan yang hadir.

Pemerintah daerah Kabupaten Lingga, tidak ingin menghambat adanya investasi di daerah, apalagi sudah mendapatkan dispensasi izin-izin dari pusat.

Namun kata Nizar, perlu menjadi pertimbangan pihak PT. Sun Cable, sebelum beroperasi, sebab pemerintah daerah tidak ingin hal ini menjadi ancaman serius bagi semua pihak serta menimbulkan permasalahan-permasalahan baru ditengah masyarakat.

“Saya menyampaikan kepada pihak PT. Sun Cable untuk dirapatkan kepada tim, kita kuwatir menjadi ancaman serius terhadap dampak lingkungan dan ekonomi masyarakat pesisir di Kabupaten Lingga khususnya. Nanti akan menjadi persoalan baru bagi kami di daerah,” kata Nizar.

Rencana tersebut memang perlu komitmen dan penjelasan yang jelas resiko terburuknya, jika dampaknya kecil, menguntungkan bagi masyarakat di Kabupaten Lingga, pemerintah daerah pasti mendukung rencana tersebut, jika dampaknya kurang baik, maka pemkab Lingga perlu pertimbangan, jelas Nizar.

Jika dilihat dari dampak pada tahap kontruksi saja, potensi dampak lingkungannya cukup mengkhawatirkan, seperti timbulnya kekeruhan Air Laut, atau peningkatan padatan tersupensi Air,  akibat kegiatan peletakan kabel bawah laut yang bersifat sementara, mesti waktu singkat akan jernih kembali.

Yang menjadi kekewatiaran daerah Lingga, akan ada kemungkinan timbul gangguan terhadap biota laut yang bersifat sementara, tentu akan ada gangguan terhadap aktivitas nelayan di perairan laut dangkal dengan kedalaman kurang dari 100 meter.

“Terimakasih kepada undangan yang hadir dan mendengar studi analisis dampak lingkungan dari proyek strategis peletakan kabel Australia Singapura yang melewati kepulauan Riau ini,” papar Nizar

Untuk diketahui, kegiatan ini dilaksanakan dalam menindaklanjuti surat edaran dari Presibent Direktur PT. ESC Enviromment Indonesia Nomor : 164/ESC-GE/X/2021 tanggal 11 Oktober 2021, prihal undangan konsultasi publik atas rencana kegiatan instalasi dan pengoperasian kabel bawah laut HVDC melalui kepulauan perairan di Indonesia dan Perairan di Provinsi NTT, NTB, Babel dan Kepri. (Leader)

 

Tags: headline

Discussion about this post

Berita Terkini

Los juegos más emocionantes en casinos online: descubre qué te espera

25 Agustus 2026

Elabet Casino: Αξιολόγηση των μπόνους και προσφορών του 2026

25 Agustus 2026

Pinup casino: acceso seguro y fácil para apostadores en Chile

25 Agustus 2026

Wie Sie die besten Boni bei Wettanbieter Österreich 2026 optimal nutzen können

25 Agustus 2026

Best Online Pokies Australia: Discover top casino promotions and real money opportunities in

25 Agustus 2026

PayID Pokies Australia: Your essential guide to secure payments and speedy withdrawals

25 Agustus 2026

Exploring the mobile gaming revolution at Online Pokies NZ 2026: What to know

25 Agustus 2026

Experience the thrill of online gaming: Best features at Online Casino Australia 2026

25 Agustus 2026

NRL Betting Australia 2026: Top casino games and features to elevate your experience

24 Agustus 2026

Tips for ansvarlig spilling i casino

24 Agustus 2026
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto

Pengunjung

3015003
Hari ini : 2953
Total Kunjungan : 3015003
Who's Online : 125

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Riau
  • Sumbar
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Advertorial
  • Redaksi
  • Pedoman

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.