• Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
Sabtu, 14 Februari 2026
Leader Nusantara
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
Leader Nusantara
No Result
View All Result

Kurun Waktu 2 Bulan 13 Kasus Kekerasan Seksual di Padang Pariaman: Alarm Bagi Perlindungan Anak

sudirman leader by sudirman leader
14/03/2025 4:39 PM
in News, Opini, Sumbar
0
Kurun Waktu 2 Bulan 13 Kasus Kekerasan Seksual di Padang Pariaman: Alarm Bagi Perlindungan Anak
0
SHARES
83
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Padang Pariaman,  Leadernusantara.com – Dalam dua bulan terakhir, Kabupaten Padang Pariaman diguncang maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak. Sebanyak 13 kasus telah dilaporkan di 11 kecamatan, angka yang mengejutkan sekaligus mengkhawatirkan. Jumlah ini belum mencakup kasus yang ditangani Polres Pariaman, menandakan potensi jumlah kasus sebenarnya bisa lebih tinggi.

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA), menyampaikan keprihatinannya terhadap situasi ini. Yang lebih memilukan, korban dari kejahatan ini adalah anak-anak berusia sekitar 10 tahun, sementara pelaku justru berasal dari lingkungan terdekat mereka—bahkan ada di antaranya yang sudah berusia 60 tahun. Fakta ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat untuk lebih waspada dan melindungi anak-anak mereka dari ancaman yang sering kali tidak terlihat.

“Ini bukan hanya angka di atas kertas, ini adalah anak-anak kita, generasi penerus bangsa yang sedang menghadapi ancaman nyata di sekitar mereka. Kita semua bertanggung jawab untuk melindungi mereka,” ujar JKA dengan nada penuh keprihatinan.

Ancaman Nyata dari Orang-Orang Terdekat

Baca Juga

Hogyan maximalizálja nyerési esélyeit a betmatch fogadóirodánál

Sincérité Curriculum Et Dignitaire Bien-Être _ FR Register Free

Fenomena ini mencerminkan kenyataan pahit: dalam banyak kasus kekerasan seksual terhadap anak, pelaku bukanlah orang asing, melainkan individu yang dikenal korban—anggota keluarga, tetangga, atau orang-orang yang dipercaya. Kepercayaan yang disalahgunakan inilah yang membuat banyak kasus sulit terungkap karena korban merasa takut atau bingung untuk melaporkan kejadian yang mereka alami.

“Kekerasan ini bukan hanya tindakan keji, tetapi juga menghancurkan mental dan psikologis anak-anak kita. Luka yang ditimbulkan dirasakan seumur hidupnya,” tambah JKA.

Menurutnya, anak-anak yang menjadi korban kekerasan seksual sering mengalami trauma mendalam yang dapat berdampak pada tumbuh kembang mereka. Tak hanya mengalami luka fisik, tetapi juga luka emosional yang berpotensi menghancurkan masa depan mereka.

Peran Penting Orang Tua dan Masyarakat dalam Pencegahan

Bupati menegaskan bahwa perlindungan terhadap anak bukan hanya tugas pemerintah atau aparat penegak hukum, tetapi juga tanggung jawab bersama. Orang tua, guru, tokoh masyarakat, ninik mamak, alim ulama, serta berbagai organisasi harus bersatu dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak.

JKA menyoroti beberapa faktor yang meningkatkan risiko anak menjadi korban, salah satunya adalah penggunaan gadget dan media sosial tanpa pengawasan.

“Anak-anak kita semakin akrab dengan dunia digital, tapi sayangnya, ini juga membuka peluang bagi predator untuk mendekati mereka. Jika tidak diawasi, dampaknya bisa sangat merugikan,” tegasnya.

Bupati menyarankan beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan, antara lain:
✅ Meningkatkan pengawasan orang tua terhadap anak-anaknya, baik dalam aktivitas sehari-hari maupun penggunaan internet.
✅ Memperkuat pendidikan agama di rumah dan sekolah agar anak-anak memiliki nilai moral yang kuat.
✅ Membatasi penggunaan gawai bagi anak-anak dan mengarahkan mereka pada kegiatan positif seperti olahraga atau permainan tradisional.
✅ Membatasi jam keluar malam, terutama bagi anak-anak yang masih di bawah umur.
✅ Menghidupkan kembali budaya gotong royong, di mana masyarakat saling menjaga dan mengawasi anak-anak di lingkungan mereka.

Selain itu, orang tua juga diimbau untuk lebih memperhatikan cara berpakaian anak, agar tetap sopan dan tidak menarik perhatian pelaku kejahatan.

Menghidupkan Kembali Budaya Positif untuk Melindungi Anak

Sebagai bagian dari upaya pencegahan, JKA mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya yang telah lama menjadi benteng moral bagi generasi muda.

“Mari kita kembalikan tradisi magrib mengaji, didikan subuh, serta kegiatan keagamaan di masjid atau mushola. Selain membentuk karakter anak, ini juga membantu mereka terhindar dari pengaruh negatif,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara orang tua dan anak. (Jef)

Tags: headline

Discussion about this post

Berita Terkini

Hogyan maximalizálja nyerési esélyeit a betmatch fogadóirodánál

12 Februari 2026

Tabular Array Secret Plan And Live Dealer Pick _ Oceania Collect Bonus

10 Februari 2026

Primește Recompensele Zilei Actualizat _ regiunea românească Play Now

10 Februari 2026

Palacio De Tragamonedas De Australia — zona euro Start Playing

10 Februari 2026

Sincérité Curriculum Et Dignitaire Bien-Être _ FR Register Free

10 Februari 2026

Recenzie Retrageri La Cazinoul Ozwin . Austria Get Started

10 Februari 2026

Complet Instrucțiuni Pentru Înscriere Internet Jocuri De Noroc ◦ Romania Play Now

6 Februari 2026

Quels Payment Methods Behave Pera57 Gambling Casino Supposme – République française Claim Your Reward

6 Februari 2026

Bonus Fără Depunere La Cristal Poker • Austria Join the Action

6 Februari 2026

Comment Behave Ace Postulation My Win — République française Join the Action

6 Februari 2026
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto

Pengunjung

2875283
Hari ini : 13629
Total Kunjungan : 2875283
Who's Online : 128

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Contact
  • Pedoman
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Riau
  • Sumbar
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Advertorial
  • Redaksi
  • Contact
  • Pedoman

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.