• Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
Kamis, 19 Maret 2026
Leader Nusantara
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
Leader Nusantara
No Result
View All Result

Bupati Natuna Menghadiri Rakor Mendagri di Batam

sudirman leader by sudirman leader
19/05/2023 10:29 PM
in Batam
0
Rakor Mendagri, Bupati Natuna Berharap Dapat Menekan Inflasi di Kabupaten Natuna
0
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Pasokan Pasir Laut Diduga Ilegal Masuk Batam, Aktivis Desak Penindakan Tegas

Dukungan Kuat Dari DPD MKGR. Adies Kadir Jadi Ketum MKGR Kembali

Batam, leadernusantara.com-Bupati Natuna hadir dalam Rakor Menteri Dalam Negeri di Hotel Harborbay Batam, (Jum’at (19/05/2023). Rapat Koordinasi tentang Pengendalian Inflasi dan Evaluasi Pelaksanaan APBD TA. 2022 dan Evaluasi APBD Triwulan 1 TA 2023. Selain Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, hadir juga Gebernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, serta bupati dan wali kota Kepulauan Riau.

Dalam pelaksanaan rakor mendagri mengingatkan kepala daerah di Kepulauan Riau untuk mengatur program dan anggaran dalam pengendalian inflasi.
Tito menilai perkembangan ekonomi di Kepri sempat menurun pada tahun 2020 hingga tahun 2022, dan Tito berharap Kepri dapat mengendalikan inflasi sehingga tidak menggangu perkembangan ekonomi. tahun 2023 Kepri mampu mengendalikan inflasi hingga 4.09 persen di bawah Nasional yang menjapai 4.33 persen.
“Kami tekankan kepada kepala daerah agar lebih memperhatikan daerahnya, daerah harus pandai mengendalikan keuangan daerahnya” tegas Tito.
Tito memberikan apresiasi kepada Kota Batam Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam meningkat sampai 51,56 persen atau sekitar 1.668 miliar lebih tinggi dari tujuh kabupaten kota lainnya di Kepri dan lebih tinggi dari jumlah transfer pusat.
“Karena di Batam swastanya hidup. Kalau bisa daerah lain juga hidupkan swastanya jangan terlalu bergantung dengan transfer pemerintah pusat, habisnya hanya untuk belanja pegawai,” ujar Tito.
“Kita berharap kepada pemerintah daerah, jalin kerjasama dengan pihak swasta. Hidupkan perekonomian daerah dengan peningkatan PAD. Jadi daerah tidak terlalu tergantung dengan transfer dana dari pusat”. Ungkap Tito. (her)

Tags: HL

Discussion about this post

Berita Terkini

Ein Leitfaden für neue Spieler im Casino Lucky Vibe

17 Maret 2026

Tapasztald meg a hot slot games varázsát és nyerj nagyot

17 Maret 2026

Azur Slot Casino: Eine Welt voller Möglichkeiten und gewinnbringender Chancen

16 Maret 2026

Personaliza Tu Perfil Para Una Inmersión Óptima En El Juego · Reino de España Dragonia casino

12 Maret 2026

Wetten Natürliche Selektion Atomnummer 85 AceWin Glücksspiel Casino Jet casino österreichischer Markt Collect Bonus

12 Maret 2026

Was Ist TTJL Cassino – schweizerischer Markt Get Free Bonus Princess

9 Maret 2026

Realisieren Wirklich Belohnen ◦ europäische Region Claim Your Reward Vinyl casino

9 Maret 2026

Brett Einsatz Und Ertragen Verhandler Wahl Online-Casino Super europäische Region Unlock Offer

9 Maret 2026

Älypuhelinpelit casino excitewin — koko Suomi

9 Maret 2026

Harrys Kasino – Norden Maria casino

9 Maret 2026
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto

Pengunjung

2884104
Hari ini : 2525
Total Kunjungan : 2884104
Who's Online : 126

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Contact
  • Pedoman
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Riau
  • Sumbar
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Advertorial
  • Redaksi
  • Contact
  • Pedoman

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.