Tanjungpinang (leadernusantara.com) – “Kecil Tapak Tangan, Nyiru Ditadahkan”, pepatah ini menggambarkan betapa senang dan gembiranya ratusan mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji ketika menyambut kedatangan Pendiri Kampus UMRAH Ismeth Abdullah, pada Jum’at 13 Desember 2019.
Belum hilang di benak mahasiswa maupun masyarakat dalam kepemimpinan Ismeth Abdulah sebagai Gubernur pertama di Kepri disambut hangat, tidak saja mahasiswa, namun juga staf, karyawan dan dosen pun berebut ingin berfoto dengan Ismet Abdulah, seperti merindukan kepeminpinan Gubernur pertama ini di Kepri.
Kedatangan Ismeth ke Kampus UMRAH dalam rangka memberikan Kuliah Umum serta motivasi kepada para Mahasiswa sebagai Generasi Penerus pembangunan bangsa, meskipun diguyur hujan lebat, ratusan mahasiswa tatap antusias menghadiri dan mengikuti kuliah umum tersebut.
Ismeth mengingatkan agar mahasiswa membekali diri dengan tambahan skill non akademik, sehingga ketika gelar sarjana diraih, dapat langsung membuka usaha sebagai pengusaha muda.
“Konsep berpikir mahasiswa saat ini harus berubah, tamat kuliah bukan lagi mencari kerja, tapi berpikir untuk membuka usaha dan lapangan kerja”, ungkap Ismeth.
Dukungan teknologi informasi seperti sosmed sangat mendukung mahasiswa menjadi pengusaha, cukup posting barang atau jasa, maka semua orang sudah bisa bertransaksi layaknya dunia usaha.
Ismeth juga akan mendorong pemerintah untuk fokus membangun SDM dengan mengucurkan anggaran pendidikan semaksimal mungkin untuk beasiswa dan pembangunan fisik Kampus Umrah.
“Anggaran Pendidikan sangat besar yaitu 20% dari APBD, maka sangat mungkin untuk memberikan beasiswa yang sebesar besarnya, memberikan dukungan pembangunan fisik kampus kampus di Kepri serta mengganggarkan dana khusus untuk para dosen yang melakukan penelitian”, ungkap mantan Gubernur pertama yang murah senyum ini.
Usai memberikan kuliah umum Ismeth kembali dikejar dan dikerumuni mahasiswa untuk berfoto berselfi dan bersalaman.(Redaksi)







Hari ini : 1810
Total Kunjungan : 2868461
Who's Online : 131
Discussion about this post