
Tanjungpinang (leadernusantara.com) – Berbagai perlombaan yang digelar RW 8 kelurahan Tanjung Unggat Kecamatan Bukit Bestari Kota Tanjungpinang, dalam rangkaian kegiatan untuk memperingati HUT Kemerdekaan bangsa Indonesia ke 74. 17 Agustus Tahun 2019.
Pesertanya terdiri dari warga mayarakat RT. I. Hingga RT IV ikut berkompetisi unjuk kebolehan mengikuti perlombaan memasak kocak yang diggelar di RW 8 tersebut, pada 24 gustus 2019 di Lapangan Permai Masjid AL Ikhlas Km 3 Jalan MT.Haryono Tanjungpinang.
Ketua panitia pelaksana RT 3 Ismadi. Masri Efendi sekretaris. Diketahui ketua RW 8 Endang Riowati. Endi Mohlidi selaku penanggungjawab mengatakan, Kegitan pelombaan ini dilaksanakan semlama 2 Hari, hari Sabtu (24/8) lomba memasak. Hari Minggunya (25/8) dilaksanakan pacu lari Goni, khusus untuk anak-anak, panjat Batang Pinang, makan kerupuk digantung pakai tali rapia.
Adapun lomba memasak, yaitu masak Nasi Tumpeng, bagi kaum Ibu-ibu, sedangkan Bapak-bapak memasak Nasi Goreng, untuk mengetahui siapa juaranya, berdasarkan hasil penilaian dari Juri yang kita datankan, yaitu Ibu Hj Syamsinar yang sudah biasa jadi juri loma memasak tingkat Kota Tanjungpinang. Sebut Endi.
Ditambahkan Endi, “Acara ini dilaksanakan dalam rangka semarak rangkaian memperingati hari kemerdekaan bangsa kita Indonesia, bagaimana untuk mempererat hubungan silaturahmi kita sebangsa dan setanah Air, kita boleh berbeda pendapat, tetapi tidak harus berseteru, yang benar kita harus bersatu, NKRI harga mati”. Kata Endi.
Masih Endi, “bagi pemenang peserta lomba memasak maupun lmba pacu lari Goni dan Panjat Batang Pinang, kita berikan Dorpres, yang sudah disiapkan oleh panitia Acara, mudah-mudahan pada hari Minggu malam, Walikota bisa hadir bersama kita, sekaigus menyerahkan Dorprise kepada pemenang lomba,” sebut Endi.
Pada kesempatan itu, diwaktu juri memberikan penilaian Hj. Syamsinar mengatakan, dalam lomba memasak mulai dari rasa masakannya, keterampilan, kekompakan serta kesiapan tim juga dinilai, agar peserta benar-benar siap dalam berkompetisi, meskipun tingkat RT, sebut Jj. Syamsinar.
Hal itu bertujuan para peserta agar jika mengikuti Iven yang lebih besar nanti, sudah tahu sintem bagaimana berkompetisi, jadi tidak cangung menhadapi perlombaan dimanapun kita bertarung. Jelas Hj Syamsinar. (sdr)

















Hari ini : 3198
Total Kunjungan : 2906067
Who's Online : 127
Discussion about this post