PARIAMAN, LeaderNusantara.com — Tes Kemampuan Akademik Nasional (TKA-AN) 2026 menjadi momentum bagi SMKN 3 Pariaman untuk mengukur kemampuan akademik siswa sekaligus memperkuat kualitas pendidikan vokasi. Asesmen ini diharapkan membuktikan bahwa lulusan SMK tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki kemampuan akademik yang kompetitif.
Kepala SMKN 3 Pariaman, Alza Syofyan Andri B., S.Pd., M.M., menegaskan pentingnya kesiapan siswa dalam menghadapi pelaksanaan TKA-AN. Ia mendorong seluruh peserta didik mengikuti asesmen dengan percaya diri, disiplin, dan persiapan yang optimal.
“Selamat mengikuti TKA-AN Tahun 2026 untuk seluruh siswa SMKN 3 Pariaman. Jadikan momentum ini untuk membuktikan bahwa lulusan SMK tidak hanya unggul dalam keterampilan vokasi, tetapi juga memiliki kemampuan akademik yang mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.
Menurut Alza, kesiapan menghadapi asesmen tidak cukup hanya mengandalkan penguasaan materi. Kesiapan mental, kedisiplinan, serta dukungan sarana dan prasarana juga menjadi faktor penting dalam menunjang kelancaran pelaksanaan ujian.
Karena itu, penguatan materi pembelajaran, latihan soal, dan simulasi ujian berbasis komputer menjadi bagian dari upaya mempersiapkan siswa.
Dukungan guru dan orang tua juga diperlukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.
Bukan Sekadar Nilai, tetapi Evaluasi Kualitas Pembelajaran
Alza menilai TKA-AN tidak semestinya dipandang hanya sebagai ajang mengejar nilai. Hasil asesmen dapat menjadi bahan evaluasi untuk memetakan kemampuan akademik siswa sekaligus mengidentifikasi aspek pembelajaran yang perlu ditingkatkan.
Bagi sekolah vokasi, penguasaan keterampilan sesuai bidang keahlian tetap menjadi prioritas. Namun, kemampuan tersebut perlu ditopang oleh literasi, numerasi, pola pikir kritis, dan karakter yang kuat agar lulusan mampu menghadapi tantangan dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan.
“Kita ingin siswa SMKN 3 Pariaman memiliki kepercayaan diri dan daya saing. Keterampilan vokasi harus berjalan seiring dengan kemampuan akademik. Dengan usaha, disiplin, dan doa, saya optimistis anak-anak mampu memberikan hasil terbaik,” tegasnya.
Semangat dan kesiapan seluruh warga sekolah diharapkan menjadi modal untuk menghadapi TKA-AN 2026 secara optimal.
Keberhasilan asesmen tidak hanya dilihat dari hasil yang diperoleh siswa, tetapi juga dari sejauh mana proses tersebut menjadi bahan perbaikan mutu pendidikan.
Bagi SMKN 3 Pariaman, TKA-AN menjadi salah satu tolok ukur untuk terus berbenah dalam menyiapkan lulusan yang kompeten, berkarakter, dan memiliki daya saing di tengah tuntutan dunia kerja yang terus berkembang.

















Hari ini : 1968
Total Kunjungan : 3079711
Who's Online : 131
Discussion about this post