• Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
Minggu, 30 Agustus 2026
Leader Nusantara
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
Leader Nusantara
No Result
View All Result

Pemrov Kepri Dapat Tugas Berat

Leadernusantara.com by Leadernusantara.com
24/01/2018 3:22 PM
in Nasional, News
0
Pemrov Kepri Dapat Tugas Berat
0
SHARES
31
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Kabut Asap Mengancam, Polres Bengkayang Turun Langsung Lindungi Warga

Rabana Bergema, Melingkar Carano Berhias, Semangat HUT RI ke-81 di Gunung Padang Alai Utara

Jakarta, Leader Nusantara.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kembali mendapat tugas berat dalam rangka untu mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional yang akhir-akhir ini cenderung melambat.
Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun mengakui hal ini usai menghadiri rapat percepatan pelaksanaan berusaha di daerah yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Selasa (23/01/2018).
Menurut Gubernur rapat yang dipimpin Presiden Jokowi ini adalah agar bagaimana seluruh Provinsi di Indonesia bisa memaksimalkan setiap potensi yang ada di daerah masing-masing, guna meningkatkan perekonomian nasional.
Khusus di Kepri, sebagai daerah yang sangat strategis karena berbatasan dengan beberapa negara tetangga dan memiliki jalur perdagangan laut yang strategis, yakni Selat Malaka. Maka Presiden meminta agar jalur perdagangan dunia tersebut bisa dimaksimalkan perannya.
Kita dan Malaysia sama-sama memiliki jalur Selat Malaka. Itu adalah jalur perdagangan dunia yang sangat strategis dan menguntungkan. Hanya saja kita belum memanfaatkannya dengan maksimal, sebagaimana Malaysia memanfaatkan jalut itu.
Dengan memanfaatkan jalur Selat Malaka, “Malaysia bisa mendongkrak perekonomiannya terutama di Johor dan Malaka hingga tumbuh sebesar 51 persen.” Sementara kita, Indonesia, hanya tumbuh 10 persen. Potensi keberadaan jalur Selat malaka itu lah yang perlu kita maksimalkan perannya, kata Nurdin.
Gubernur juga berharap agar beberapa kendala yang menghambat pembentukan kawasan Ekonomi Khusus bisa segera diselesaikan. Selanjutnya agar ada regulasi-regulasi yang mempermudah investasi di Kepri.
Sekarang ini beberapa investasi tetap jalan, dan kita berharap agar segala kendala pembentukkan kawasan ekonomi khusus bisa diselesaikan. Karena, seperti proyek di Galang Batang itu, atau PT.Bintan Alumina sampai sekarang sudah menyerap sekitar sekitar US$ 91 juta atau hampir mencpai Rp 36 triliun rupiah. Itu adalah potensi yang sangat besar.kata Nurdin.
Ada juga jalur Selat Durian yang dijadikan pusat investasi oleh pengusaha Timur Tengah yang bergerak di bidang suplay minyak mentah. Disamping itu juga ada Pulau Asam yang siap menampung investor,” kata Nurdin lagi.
Oleh sebab itu, kata Nurdin, agar segala potensi tersebut tidak lepas dia meminta kepada Kementerian Kehutanan agar proses kepengurusan masalah lahan bisa segera diselesaikan.
“Ini adalah moment untuk ekonomi kita bangkit. Tapi kalau masalah lahan ini tidak segera diselesaikan, takutnya nanti malah lepas lagi kesempatan potensi yang ada kita miliki ini,” kata Nurdin.
Nurdin juga menegaskan, sebagaimana yang ditegaskan juga oleh Presiden di dalam rapat, bahwa untuk perbaikan ekonomi Kepri, Pemprov Kepri tidak mau lambat-lambat. Gubernur berharap 2018 ini juga sudah mulai memulih.
“Kita tidak mau lambat. Presiden juga maunya cepat, dan 2018 ini harus sudah mulai pulih. Intinya ada komitment dan kemudahan regulasi dalam berinvestasi,” katanya.
Dalam rapat ini Presiden Joko Widodo terus berupaya mempermudah izin berusaha dan investasi di dalam negeri. Pada kesempatan rapat ini, Jokowi tidak hanya memanggil seluruh Gubernur, namun juga ketua DPRD se-Indonesia.
Sementara itu ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak mengatakan bahwa kepada para Gubernur dan Ketua DPRD, Jokowi meminta daerah mendukung upaya percepatan investasi dimulai dari memangkas birokrasi.
“Presiden minta kita di daerah jangan membuat Perda yang justru mempersulit investasi. Kalau ada, segera dicabut atau direvisi,” kata Jumaga. Bila perlu, sambung Jumaga, Pemerintah akan mencabut Undang-Undang, Keppres atau Permen yang berbelit-belit.
Di Kepri, Pemprov dan DPRD sepakat menghapus perda-perda penghambat investasi. Tujuannya agar pengembangan ekonomi lokal lewat investasi dapat mendukung kinerja pertumbuhan ekonomi nasional.
“Oleh sebab itu, kita akan berupaya mendorong Gubernur menggerakkan sektor produktif dengan membangun infrastruktur dan mendorong investasi, terutama di Kepri ini, ” kata Jumaga.
ditambahkannya, ekonomi lokal yang bergerak dan terus tumbuh juga akan menciptakan nilai tambah dan pendapatan terutama bagi masyarakat miskin. Sehingga kesenjangan pendapatan dapat dipersempit.
Sebelumnya, Presiden Jokowi dihadapan para Gubernur dan Ketua DPRD mengatakan bahwa Indonesia sudah tertinggal jauh dari segi kemudahan berinvestasi. Malaysia, Thailand, Vietnam bahkan melompat meninggalkan negara-negara Asean lain. Sekarang, tinggal Kamboja saja yang masih berada di belakang Indonesia.
Kondisi ini harus segera diatasi. Indonesia harus segera berbenah dan mengejar ketinggalan dari negara-negara tetangga tersebut. (H/red)
Tags: headline

Discussion about this post

Berita Terkini

Kabut Asap Mengancam, Polres Bengkayang Turun Langsung Lindungi Warga

Kabut Asap Mengancam, Polres Bengkayang Turun Langsung Lindungi Warga

30 Agustus 2026
Rabana Bergema, Melingkar Carano Berhias, Semangat HUT RI ke-81 di Gunung Padang Alai Utara

Rabana Bergema, Melingkar Carano Berhias, Semangat HUT RI ke-81 di Gunung Padang Alai Utara

29 Agustus 2026
BPK Sorot Pengelolaan Aset Pemprov Kepri: Puluhan Dinas Diminta Segera Berbenah

BPK  RI Ungkap Tata Kelola Keuangan dan Aset Pemprov Kepri Capai Rp1,5 Triliun Jadi  Sorotan

28 Agustus 2026
Peralatan dan Mesin Aset Milik  Daerah Di DPRD Lingga Tak Diketahui Keberadaannya, Jadi Sorotan BPK

Peralatan dan Mesin Aset Milik  Daerah Di DPRD Lingga Tak Diketahui Keberadaannya, Jadi Sorotan BPK

28 Agustus 2026
Setijab Kepemimpinan SMAN 1 Padang Sago Nursyamsi, Digantikan Rahmi, S.Pd

Setijab Kepemimpinan SMAN 1 Padang Sago Nursyamsi, Digantikan Rahmi, S.Pd

27 Agustus 2026
Pisah Sambut Kepala SMA Negeri 2 Lubuk Alung, Irwan Arnes Digantikan Tasrif Dengan Harapan Baru

Pisah Sambut Kepala SMA Negeri 2 Lubuk Alung, Irwan Arnes Digantikan Tasrif Dengan Harapan Baru

27 Agustus 2026
Estafet Kepemimpinan SMAN 1 Batang Anai Dari Zulbaidah Ke  Irwan Arnes Bawa Harapan Baru

Estafet Kepemimpinan SMAN 1 Batang Anai Dari Zulbaidah Ke  Irwan Arnes Bawa Harapan Baru

26 Agustus 2026
Pengabdian Berganti Edi Tyawarman Tinggalkan Jejak, Zubaidah Bawa Harapan Baru di SMAN 1 2XII Enam Lingkung

Pengabdian Berganti, Dari Edi Tyawarman Ke Zubaidah Harapan Baru di SMAN 1 2XII Enam Lingkung

26 Agustus 2026
Pengabdian Berganti Edi Tyawarman Tinggalkan Jejak, Zubaidah Bawa Harapan Baru di SMAN 1 2XII Enam Lingkung

Pengabdian Berganti Edi Tyawarman Tinggalkan Jejak, Zubaidah Bawa Harapan Baru di SMAN 1 2XII Enam Lingkung

26 Agustus 2026
Ribuan Warga Meriahkan Mauluid Nabi 2026, Tradisi  Syiarkan Islam di Masjid Raya IKK Ali Mukhni

Ribuan Warga Meriahkan Mauluid Nabi 2026, Tradisi  Syiarkan Islam di Masjid Raya IKK Ali Mukhni

26 Agustus 2026
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto

Pengunjung

3020033
Hari ini : 2620
Total Kunjungan : 3020033
Who's Online : 126

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Riau
  • Sumbar
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Advertorial
  • Redaksi
  • Pedoman

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.