
Jika Terpilih Jadi Gubernur Kepri, Ansar Marlin Akan Bangun Jembatan Penghubung, Bintan, Batam dan Karimun dalam Kampanye Dialogisnya.
Tanjungpinang (leadernusantara.com) – Calon Gubernur kepri No urut 3, Ansar Ahmad berpasangan dengan Marlin untuk priode 2020-2024, melakukan kampanye dilogis dengan warga masyarakat didua tempat di Teluk Keriting Kota Tanjungpinang, pertama dirumah warga No 30 warna Kuning sesuai dengan warna Partai pengusung “Golkar” pada Kamis sekira pukul 13.00 WIB, 29 Oktober 2020.
Begitu juga ditempat kedua dihari yang sama di daerah Teluk keriting, tepatnya di Kedai Kopi “Uncle Muthu” juga terlihat ramai dihadiri warga pendukung di RT III RW XI kelurahan Tanjungpinang Barat Kota Tanjungpinang.
Dalam penyampaian Ansar Ahmad mengatakan kepada sekitar seratuasan orang lebih, warga masyarakat yang hadir pada saat itu, bahwa pencalonan dirinya sebagai Gubernur Kepulauan Riau, priode 2020 -2024 ini, merasa terpanggil untuk membangun daerah Provinsi Kepri, sebagai anak daerah.
Ansar juga mengakui sebelum ini bahwa dirinya dipercayai Oleh masyarakat Kepri, sebagai Anggota DPR RI, di komisi V, membidangi pembangunan UMKM dan perhubungan, namun DPR RI tugasnya, hanya sekedar mengusulkan anggaran, setelah anggarannya ada, maka pelaksaan secara teknisnya kepala daerah, seperti di Kabupaten Kota, iyalah Bupati/Walikota. Kalau Provinsi tentunya, Gubernur, sebut Ansar.
Ansar juga menguraikan sedikit masa kepemimpinannya sebagai Bupati Bintan 2 Priode, selama 10 Tahun, berupaya membangun Bintan, seperti jalan Lintas Barat, serta Sejumlah Jembatan dan lain sebagainya. anggaran pembangunan jalan Lintas barat dan jembatan cukup lumayan besar, ratusan Miliyar. Kita hanya mengeluarkan modal untuk pembebasan lahan warga saja, kata Ansar.
Menurut Ansar, jika Bintan itu dibangun dengan APBD Bintan, maka tidak akan tercapai pembangunan yang telah dilakukan seperti yang ada sekarang ini, namun berkat kerja keras menjolok anggaran ke pemerintah pusat, alhamdulilah bangunan yang ada sekarang sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Bintan dan Provinsi Kepri pada umumnya, sebut Ansar.
Ansar juga mengkeritik terkait pembangunan lahan parkir yang dibangun PT Pelindo, dikota Tanjungpinang “lamban sekali, Pemda sepertinya diam saja, mestinya harus digesa, agar cepat selesai”, kata Ansar.
Ansar menyerukan, jika dirinya dipilih dan dipercaya oleh masyarakat Kepri menjadi Gubernur, maka dirinya akan mewujudkan pembangunan sesuai keinginan masrakat Kepri, dengan sepenuh hati, sebut Ansar.
Visi-misi dalam kampanye Ansar, jika dirinya dipilih menjadi Gubernur Kepri, yang menjadi program proritas membangun jembatan sebagai penghubung Bintan dengan Batam dan Karimun, dengan cara akan menggunakan lingnya di DPR RI untuk mendapat anggaran dari kementerian pemerintah Pusat, sehingga APBD daerah tidak terbebani dengan pembangunan infrastruktur daerah Kepri, sehingga yang ada dapat digumakan untuk pembangunan lainya, seperti untuk kesehatan, pendidikan dan lain sebagainya untuk kesejahteraan masyarakat Kepri, jelasnya.
Kemudian kata Ansar, akan menarik infestor sebanyak-banyaknya, jika perlu digeratiskan dalam pengurusan izin tempat usahaanya, untuk berinfestasi di Kepri, agar nantinya dapat menyerap tenaga kerja yang banyak, sehingga anak-anak kepri tidak ada lagi yang menganggur, kata Ansar.
Dipenghujung acara Kampanye dialogis Tim Ansar Marlin, menayangkan cuplikan ketika Ansar Ahmad penyampaikan pendapatnya saat Hering di DPR RI di Komisi V, dalam memperjuangkan anggaran untuk pembangunan daerah Kepri.
Menurut AD Angga mengatakan kepada media ini, Kampanye Dialogis yang dilaksanakan Calon Gubernur Kepri No urut 3 Ansar Marlin yang disingkat, (Aman) priode 2020-2024 pada hari ini, di Teluk Keriting, Ansar didampingi oleh sejumlah Tim Relawannya, sebut AD Angga. (Leader)








Hari ini : 2117
Total Kunjungan : 2869935
Who's Online : 129
Discussion about this post