• Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
Kamis, 7 Mei 2026
Leader Nusantara
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
Leader Nusantara
No Result
View All Result

Hendaknya Utamakan Sila Ketuhanan Yang Maha Esa.

Leadernusantara.com by Leadernusantara.com
01/10/2019 12:44 PM
in Natuna
0
Hendaknya Utamakan Sila Ketuhanan Yang Maha Esa.
0
SHARES
72
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Natuna, (Leadernusantara.com.com) – Sekda Kabupaten Natuna Wan Siswandi, S.Sos.M.Si, Selasa pagi 1 Oktober 2019 pimpin Apel Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada setiap tanggal 1 Oktober, merupakan hari yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia.

Wan Siswandi, berharap kepada seluruh lini agar dapat mengamalkan 5 sila yang terkandung di dalam Pancasila, jika belum dapat diamalkan semuanya yang paling penting kata SEKDA, harus kita amalkan sila ketuhanan yang maha esa.

Apabila kita sudah dapat mengamalkan sila ke- 1. Sila ketuhanan yang maha esa, sila-sila yang lain akan ikut bersamaan.

Seperti sila Kemanusiaan yang adil dan beradab. Persatuan Indonesia. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.

Baca Juga

Muhammad Rapi : PWI Natuna Tetap Tegak Lurus, Tunduk Pada Pusat Hukum

Dinas Kominfo Natuna Terima Kunjungan Guru dan Siswa SLB

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia akan dapat kita capai.”Terang Sekda.

Sebagai peserta apel yang di selenggarakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pada saat itu, dihadiri oleh seluruh ASN di lingkungan Pemda Natuna.

Usai apel sekda juga mengharapkan agar Natuna selalu aman dan damai, semua lini dapat menanamkan sila ke-3, sila persatuan Indonesia, diharapkan sesuai peran dan fungsi kita Pemerintah Daerah, Pers dan Masyarakat dapat bersama -sama bersatu, insya’allah Natuna akan jauh lebih baik kedepan.”Terang Sekda.

Di balik hari Kesaktian Pancasila, ada sejarah tragedi berdarah yang memakan korban jiwa enam jenderal TNI AD dan satu perwira pertama TNI AD.

Enam jenderal itu yakni Letnan Jenderal Anumerta, Ahmad Yani, Mayor Jenderal Raden Soeprapto, Mayor Jenderal Mas Tirtodarmo Haryono, Mayor Jenderal Siswondo Parman, Brigadir Jenderal Donald Isaac Panjaitan, Brigadir Jenderal Sutoyo Siswodiharjo, dan Lettu Pierre Andreas Tendean.

Mereka ‘diambil’ dan dibunuh pada 30 September 1965 atau yang dikenal sebagai G30S atau Gestapu atau Gestok. Hari Kesaktian Pancasila merupakan hari berkabung nasional. Berikut ulasannya:

Gerakan 30 September PKI atau G30S, PKI merupakan bagian dari sejarah kelam Indonesia. Pada peristiwa itu enam jenderal dan satu perwira pertama TNI AD menjadi korban.

Mereka ‘diambil’, dibunuh kemudian dimasukan ke dalam sumur Lubang Buaya di Jakarta Timur. PKI menuduh mereka akan bertindak makar terhadap Soekarno melalui Dewan Jenderal. Jasad mereka akhirnya ditemukan di dalam sumur Lubang Buaya.

Usai menculik dan membunuh enam jenderal dan satu perwira pertama TNI AD pada 30 September 1965, pasukan yang dipimpin Letkol Untung keesokan paginya merebut Radio Republik Indonesia (RRI) dan menyebarkan berbagai propaganda. Namun tak sampai sehari, stasiun radio pelat merah itu berhasil direbut kembali oleh Kostrad.

Dalam lima hari, pemberontakan berhasil diredam. Di bawah perintah Mayjen Soeharto, sisa-sisa pemberontak diburu ke seluruh penjuru, termasuk Aidit yang diduga otak Gerakan 30 September atau disingkat G30S. Jasad para jenderal dan satu perwira pertama itu pun akhirnya berhasil ditemukan di sumur Lubang Buaya, pada 3 Oktober 1965.

Mereka kemudian ditetapkan sebagai pahlawan revolusi, Pemerintah Orde Baru kemudian menetapkan 30 September sebagai Hari Peringatan Gerakan 30 September G30S dan tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila, hari dimana Pancasila memiliki kesaktian yang tidak dapat digantikan oleh paham apapun.

Ashadi Siregar, Peneliti Media dan Pengajar Jurnalisme mengatakan Hari Kesaktian Pancasila mengandung makna perkabungan nasional. Menurutnya, kekuatan anti Pancasila atau berbagai pemberontakan, perlu disikapi dengan pemahaman kesejarahan yang bersifat rasional, bukan dengan irasionalitas keyakinan saktinya Pancasila.

Setiap keberhasilan dan kegagalan pada hakikatnya berasal dari strategi dan operasi yang dijalankan secara rasional. Dengan rasionalitas ini pula 1 Oktober dapat disikapi sebagai hari perkabungan nasional, bukan untuk ritual Pancasila. (Herman)

Tags: Headline natuna

Discussion about this post

Berita Terkini

Ce Bineveniți Bonusuri Comportament La 22WIN Cazino Ofertă Cazinouri Online . Europa Centrală și de Est Enjoy the Game

6 Mei 2026
Pria 28 Tahun, Cabuli Anak di Bawah Umur di Bengkayang, Tak Berkutik Diringkus Polisi.

Pria 28 Tahun, Cabuli Anak di Bawah Umur di Bengkayang, Tak Berkutik Diringkus Polisi.

1 Mei 2026
Program Padat Karya Diduga Penyimpangan Anggaran Tahun 2025 di Kalbar:  “Modus PPK, Mulai Terkuak”

Penyimpangan Padat Karya Bodong 2025 di Kalbar: Alur Anggaran, Peran PPK, dan Pola Modus Mulai Terbuka

26 April 2026
Program Padat Karya Diduga Penyimpangan Anggaran Tahun 2025 di Kalbar:  “Modus PPK, Mulai Terkuak”

Program Padat Karya Diduga Penyimpangan Anggaran Tahun 2025 di Kalbar:  “Modus PPK, Mulai Terkuak”

24 April 2026
Silaturahmi Humanis, Kapolres Landak Perkuat Komunikasi dengan Serikat Buruh

Silaturahmi Humanis, Kapolres Landak Perkuat Komunikasi dengan Serikat Buruh

21 April 2026
Propam Polda Kalbar Gelar Gaktibplin di Polres

Propam Polda Kalbar Gelar Gaktibplin di Polres

20 April 2026
PLN ULP Dabo Singkep Tingkatkan Keandalan Listrik, Pasang Cover Bushing FCO

PLN ULP Dabo Singkep Tingkatkan Keandalan Listrik, Pasang Cover Bushing FCO

12 April 2026
Pemdes Rantau Panjang Gelar MTQ ke-V Tingkat Desa

Pemdes Rantau Panjang Gelar MTQ ke-V Tingkat Desa

9 April 2026
Polres Bengkayang Amankan Ibadah Misa Jumat Agung, Jemaat Beribadah Khusyuk

Polres Bengkayang Amankan Ibadah Misa Jumat Agung, Jemaat Beribadah Khusyuk

4 April 2026
Selamat Hari Raya Idulfitri Syatu Sawal 1447 2026.

Selamat Hari Raya Idulfitri Syatu Sawal 1447 2026.

19 Maret 2026
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto

Pengunjung

2926101
Hari ini : 2823
Total Kunjungan : 2926101
Who's Online : 125

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Riau
  • Sumbar
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Advertorial
  • Redaksi
  • Pedoman

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.