PADANG PARIAMAN, LEADERNUSANTARA.COM — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mendorong agar hasil Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Kesehatan Masyarakat 2026 segera diwujudkan dalam aksi nyata yang terukur dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Dorongan itu mengemuka dalam Rakor yang digelar Dinas Kesehatan di Hotel Grand Buana Lestari, Senin–Selasa (3–4 Agustus 2026).
Rakor yang diikuti 74 peserta tersebut dibuka oleh Pj. Sekretaris Daerah Padang Pariaman Hendra Aswara dan dihadiri jajaran perangkat daerah terkait serta Dinas Kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Padang Pariaman Engga Lift Irwanto mengatakan bahwa Rakor menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian indikator kesehatan hingga triwulan II, memetakan kendala di lapangan, sekaligus menyusun strategi percepatan target triwulan III dan IV.
Menurutnya, koordinasi juga diarahkan untuk memperkuat implementasi Transformasi Layanan Primer melalui pendekatan klaster serta menyelaraskan program kesehatan daerah dengan kebijakan Kementerian Kesehatan.
Sementara itu, Hendra Aswara menegaskan bahwa Rakor tidak boleh berhenti pada tataran diskusi dan rekomendasi.
“Hasil pertemuan ini tidak berhenti pada rekomendasi semata, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata yang terukur, terintegrasi, dan berkelanjutan.”
Ia menyebut penguatan layanan kesehatan harus dibarengi dengan peningkatan tata kelola, kapasitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, serta koordinasi lintas sektor hingga tingkat nagari.
Mengusung tema “Penguatan Layanan Lintas Program dan Lintas Sektor dalam Implementasi Pelayanan Kesehatan Primer dan Komunitas di Kabupaten Padang Pariaman”,
Rakor diharapkan menjadi titik penguatan bersama agar layanan kesehatan primer semakin mudah diakses dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. (Jeff)
















Hari ini : 1921
Total Kunjungan : 3059009
Who's Online : 129
Discussion about this post