Natuna, leadernusantara.com-PLH Bupati Natuna Hendra Kusuma mengatakan, “Pelarangan mudik lebaran oleh pemerintah pusat sampai daerah suatu keuntungan oleh pedagang pelaku usaha (UKM) di Ranai, Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).”Ujar Hendra, kepada Media ini Jum,at (21/05) di Bukit Arai.
Hal tersebut dikatakan Hendra Kusuma, disebabkan yang biasanya para perantau sebagian besar mudik pulang kampung, sekarang mereka terpaksa bertahan di Ranai.
Sehingga beberapa hari menjelang lebaran seluruh tokoh pakaian dan warung-warung kebutuhan bahan pokok terlihat padat pengunjung yang akan berbelanja persiapan lebaran 1442 H/2021 M.
“kita sangat senang melihat hampir semua warung, tokoh, bahkan pedagang tambul (kue) habis laku terjual di serbu pembeli, tambah lagi setelah pegawai pemda sudah terima TPP dan THR.”Ujar Hendra.
Beberapa pedagang kelontong dan pedagang pakaian yang berhasil dikonfirmasi media ini Jumat,(21/05) membenarkan selama satu minggu menjelang lebaran Idul Fitri 1442 H/2021 M, penjualannya meningkat tajam.
“Alhamdulillah kalau satu minggu menjelang lebaran ramai pembeli, tetapi sekarang sudah sepi.”Ujar Upik (37) penjual pakaian di jalan Pasar Ranai.
Beberapa Pedagang kaki Lima (PKL) lainya mengucapkan sukur Alhamdulillah kepada media ini.
“Alhamdulillah pak, dengan perantau tidak dibolehkan mudik pulang kampung lebaran, dagangan kami laku terjual.”Terang Ahmad (45) warga Ranai.
Ahmad juga berharap kepada Bupati Natuna terpilih Wan Siswandi, S.Sos, M.si, setelah dilantik nantinya untuk tetap tidak menutup PKL di Ranai yang menjadi sumber ekonomi kami.”Harap Ahmad. (Herman)


















Hari ini : 2808
Total Kunjungan : 2905677
Who's Online : 128
Discussion about this post