• Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
Minggu, 25 Oktober 2026
Leader Nusantara
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
Leader Nusantara
No Result
View All Result

Peluncuran Buku ICMI Bertajuk “Mulia Karena Tulisan”

Leadernusantara.com by Leadernusantara.com
30/10/2021 2:09 PM
in Tanjungpinang
0
Peluncuran Buku ICMI Bertajuk “Mulia Karena Tulisan”
0
SHARES
177
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tanjungpinang (Leadernusantara.com) – Bedah dan peluncuran Buku ICMI merupakan karya tulis penuh ilmu yang kaya dengan nasehat serta pantun sebagai bentuk budaya melayu sesuai pilosofinya tak lakang kena panas tak lapuk kena hujan, yang sudah melegenda dari zaman ke zaman hingga saat ini.

Pada kesempatan peluncuran Buku ICMI yang bertajuk “ Mulia Karena Tulisan” tema ini bermaknakan  hasil pemikiran para ilmuan yang dilahirkan dalam sebuah buku, dapat dijadikan tuntunan dalam kehidupan bagi generasi sebagai anak negeri, bila rajin membaca maka akan kaya dengan ilmu.

Buku yang berisikan tulisan para ilmuan, merupakan bentuk gudang ilmu, bagi siapa yang rajin membaca maka mereka akan kaya dengan limu pengetahuan, maka sedari dulu semua umat dianjurkan untuk membaca, sesuai ayat “dalam Surah Al–’Alaq (Iqra) dengan  Arti (bacalah). Dala artian bahwa kita semua dianjurkan untuk membaca.

Pantun telah menjadi Warisan Budaya Tak Benda atau WBTB yang di tetapkan UNESCO pada tanggal 17 Desember 2020. Pantun yang diusulkan untuk Indonesia berasal dari Kepulauan Riau dan Riau Daratan. Hal itu terungkap dalam bedah buku ICMI berpantun dengan tema “Mulia Karena Karya”.

Baca Juga

Pengurus PKSS Tanjungpinang-Bintan Periode 2026–2031 Resmi Dilantik Perkuat Keberagaman

Menelusuri Jejak Sejarah dan Mendokumentasikan Warisan Melayu

Kegiatan bedah buku yang disejalankan dengan peluncuran buku ICMI berpantun yang digelar di Aula SMA Negeri 4 Tanjungpinang, sebelumnya dihadiri oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad secara daring, yang dimoderatori langsung oleh Sekretaris ICMI Orda Tanjungpinang, Ridarman Bay, SE, MM.

Dalam bedah buku tersebut, dihadiri pemantun se Kota Tanjungpinang itu, Profesor, Dr Abdul Malik bertindak sebagai penanggap dalam bedah buku, menjelaskan bahwa orang pertama yang menyusun buku pantun ternyata berasal dari Kepulauan Riau, yaitu Haji Raja Ibrahim pada tahun 1877 silam. Haji Raja Ibrahim merupakan teman dari Raja Ali Haji, namun beliau lebih mengkhususkan pada pantun.

Lebih lanjut, Budayawan periah jembia emas 2018 itu menambahkan, bahwa Pantun menggunakan bahasa melayu yang tinggi karena pantun dihargai sebagai karya yang bernilai tinggi. Oleh karena itu kemahiran berpantun ini memerlukan kecerdasan yang tinggi.

“Pantun merupakan jenis sastra yang memberi keindahan perbagai rupa dalam bertuturkata. Pantun merupakan jenis sastra melayu yang sangat disukai, dari dahulu hingga sekarang.” Kata Abdul Malik.

Mantan Dekan FKIP Umrah Tanjungpinang ini pun mengapresiasi, Buku ICMI berpantun karena merupakan kepedulian terhadap warisan budaya bangsa. Buku ini merupakan sumbangan tulisan yang terdiri dari 29 penulis dengan profesi yang beragam.

Buku ICMI Berpantun berkontribusi dalam bebebarapa hal, diantaranya Kepedulian terhadap pantun sebagai WBTB bangsa Indoensia, Pengekalan karya (tertulis) sehingga dapat dinikmati oleh kalangan luas.

Dalam bedah buku bersempena hari sumpah pemuda 28 oktober itu juga terungkap, beragamnya Tema Pantun dalam buku dimana ada sebanyak 36 tema, mulai dari nasihat, kasih sayang, karakter, peduli lingkungan, pembangunan, kerja keras dan lain sebagainya. Usai penangggap menyampaikan materinya.

Bedah buku ICMI berpantun juga diisi sesi diskusi Tanya jawab, antara lain Afitri Susanti, S Psi, MM yang menyarankan agar gencarnya dilakukan sosialiasi terhadap penggunaan kosakata dalam bahasa Melayu. “Tidak semua kosakata dalam Bahasa Melayu diakhiri dengan huruf “e”. Contohnya Lagu Segantang Lada selalu di sebutkan dengan “Seganteng Lade” seharusnya “Segantang Lada”. Ungkap Fitri.

Sementara salah seorang peserta lainnya, dari kalangan akademisi Poltekes Tanjungpinang menyampaikan bahwa Buku Karya ICMI berpantun ini sangat menarik, mulai dari tampilannya serta penulis dan editornya tidak perlu diragukan lagii.

Namun terkait substansinya, dalam upaya ICMI melestarikan pantun yang benar, sarannya pada revisi selanjutnya untuk dimasukkan latar belakang pantun dan tata cara membuat pantun yang baik. (Leader)

Tags: headline

Discussion about this post

Berita Terkini

Pengurus PKSS Tanjungpinang-Bintan Periode 2026–2031 Resmi Dilantik Perkuat Keberagaman

Pengurus PKSS Tanjungpinang-Bintan Periode 2026–2031 Resmi Dilantik Perkuat Keberagaman

25 Oktober 2026
Retreat Wali Nagari Padang Pariaman Rp5,5 Juta per Orang, Peran Universitas Dipertanyakan, DPMD Belum Merespons

Retreat Wali Nagari Padang Pariaman Rp5,5 Juta per Orang, Peran Universitas Dipertanyakan, DPMD Belum Merespons

24 Oktober 2026
ADA APA DI BINTAN? Dugaan Tambang Pasir Ilegal Terus Beroperasi, Dua Nama Disebut Dalangnya

ADA APA DI BINTAN? Dugaan Tambang Pasir Ilegal Terus Beroperasi, Dua Nama Disebut Dalangnya

24 Oktober 2026
3 Tahun 7 Bulan Mengabdi, Heri Sugianto Tinggalkan Kenangan di IKP Diskominfo Padang Pariaman

3 Tahun 7 Bulan Mengabdi, Heri Sugianto Tinggalkan Kenangan di IKP Diskominfo Padang Pariaman

22 Oktober 2026
Santer Nama Elvis & Helen Dimedia “Aktifitas Tambang Pasir Diduga Ilegal Tak Tersentuh Hukum”.

Santer Nama Elvis & Helen Dimedia “Aktifitas Tambang Pasir Diduga Ilegal Tak Tersentuh Hukum”.

22 Oktober 2026
Tambang Pasir Diduga Ilegal di Bintan Terus Beroperasi, “Sopir Sebut Nama Helen dan Elvis”

Tambang Pasir Diduga Ilegal di Bintan Terus Beroperasi, “Sopir Sebut Nama Helen dan Elvis”

22 Oktober 2026
Jack: Bupati JKA Milik Seluruh Masyarakat Padang Pariaman, Bukan Golongan Tertentu

Jack: Bupati JKA Milik Seluruh Masyarakat Padang Pariaman, Bukan Golongan Tertentu

21 Oktober 2026
Wagub Kepri Nyanyang Salurkan 750 Paket Sembako dan Perlengkapan Sekolah Siswa di Lingga

Wagub Kepri Nyanyang Salurkan 750 Paket Sembako dan Perlengkapan Sekolah Siswa di Lingga

21 Oktober 2026
Kunjungi Graha PWI Kepri, Dr Aqua Dwipayana Tekankan Pentingnya Komunikasi dalam Organisasi

Kunjungi Graha PWI Kepri, Dr Aqua Dwipayana Tekankan Pentingnya Komunikasi dalam Organisasi

21 Oktober 2026
HUT ke-75 Humas Polri, Polres Bengkayang Gelar Donor Darah untuk Bantu Sesama

HUT ke-75 Humas Polri, Polres Bengkayang Gelar Donor Darah untuk Bantu Sesama

20 Oktober 2026
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto

Pengunjung

3069384
Hari ini : 1360
Total Kunjungan : 3069384
Who's Online : 126

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Riau
  • Sumbar
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Advertorial
  • Redaksi
  • Pedoman

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.