Bintan (leadernusantara.com) – Pekerja Tambang naas dikawasan PT Bukit Panglong, kijang, kecamatan Bintan Timur, akibat tertimpa reruntuhan batu granit dan tanah, pada Sabtu Sore 30 Mei 2020.
Korban tersebut diketahui bernama Ahwat, menghembuskan nafas terakhirnya dilokasi kejadian meskipun sempat dibawa ke RSUD Bintan pada sore itu.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, korban mengalami sejumlah luka serius disekujur tubuhnya. Beberapa jahitan dilakukan tenaga medis untuk menutup luka yang menganga pada bagian dagu wajahnya yang mengarah kekanan bawah.
Seorang warga menuturkan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Korban tertimpa reruntuhan batu yang jatuh dari atas bukit yang cukup terjal dilokasi kejadian.
“Jenazah korban dibawa pihak keluarga sekitar pukul 21.15 WIB malam, untuk dibawa kerumah duka di Kampung Budi Mulya Rt 02 Rw 04 Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur,” sebut Anton, warga sekitar.
Sementara itu, Kapolsek Bintan Timur Kompol Krisna Ramadhani Yowa menyampaikan, kalau pihaknya sudah memeriksa beberapa orang saksi dilokasi kejadian untuk menggali informasi soal kecelakaan kerja tambang ilegal dikawasan PT Bukit Panglong.
Selain itu, Polsek tegasnya, sudah menutup lokasi tambang eks PT Bukit Panglong untuk menghentikan seluruh aktifitas dilokasi tambang. “Kita sudah police line dilokasi,” katanya. (Leader)







Hari ini : 2703
Total Kunjungan : 2861285
Who's Online : 127
Discussion about this post