TANJUNGPINANG — Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Tanjungpinang-Bintan meluncurkan program Ruang Nalar, sebuah forum diskusi yang ditujukan untuk memperkuat daya kritis dan literasi pemuda serta mahasiswa.
Peluncuran program tersebut dirangkaikan dengan Pelatihan Esensi Narasi dan Aksara (PENA) yang digelar di Kantor Bawaslu Kota Tanjungpinang, Minggu (13/9/2026).
Mengangkat tema “Membaca Persoalan, Merawat Gagasan, Mengawal Perubahan”, kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa dan pemuda untuk membahas berbagai persoalan strategis sekaligus mengembangkan kemampuan dalam mengolah informasi dan menyampaikan gagasan secara konstruktif.
Ketua PC PMII Tanjungpinang-Bintan, Muhammad Al Mujrin, mengatakan Ruang Nalar akan dilaksanakan secara rutin dua kali dalam sebulan.
Dalam pelaksanaannya, program tersebut dirancang berlangsung dalam 10 kali pertemuan dengan mengangkat 10 tema strategis yang berkaitan dengan pembangunan daerah.
“Kami berkomitmen membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, baik instansi pemerintah maupun swasta,” kata Al Mujrin dalam sambutannya.
Ia menilai perkembangan media sosial saat ini menghadirkan tantangan tersendiri, terutama ketika narasi konstruktif harus berhadapan dengan berbagai isu yang berkembang secara cepat tanpa selalu disertai informasi yang berimbang.
Karena itu, menurutnya, ruang diskusi menjadi penting untuk mendorong mahasiswa agar mampu berpikir kritis, menyaring informasi, serta ikut mengawal penyebaran informasi yang baik dan berimbang di tengah masyarakat.
Peluncuran Ruang Nalar tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tanjungpinang, Suhardi.
Dalam kesempatan itu, Suhardi menyampaikan sejumlah poin penting terkait peran mahasiswa dan organisasi kepemudaan. Salah satunya adalah pentingnya menjaga konsistensi fungsi kontrol sosial terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Setelah sesi diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan PENA bertema “Menyalakan Pena, Menghidupkan Gagasan, Menggerakkan Perubahan” yang menghadirkan Aji Nugraha sebagai pemateri.
Peserta mendapatkan materi mengenai dasar-dasar profesi kewartawanan, proses kerja jurnalistik, serta teknik dasar pengambilan foto dan video untuk mendukung publikasi.
Melalui Ruang Nalar dan PENA, PC PMII Tanjungpinang-Bintan berharap lahir gagasan-gagasan kritis dari kalangan pemuda dan mahasiswa yang tidak berhenti pada forum diskusi, tetapi dapat diterjemahkan menjadi aksi nyata dan informasi yang sehat bagi masyarakat.
Program tersebut sekaligus menjadi langkah PC PMII Tanjungpinang-Bintan membangun budaya literasi, memperluas ruang dialog, dan mendorong keterlibatan pemuda dalam mengawal berbagai persoalan serta perkembangan pembangunan daerah.

















Hari ini : 3083
Total Kunjungan : 3035496
Who's Online : 130
Discussion about this post