• Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
Senin, 6 Juli 2026
Leader Nusantara
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
Leader Nusantara
No Result
View All Result

DPRD, Bupati dan Nelayan Natuna Sepakat Tolak Nelayan Cantrang

Leadernusantara.com by Leadernusantara.com
27/02/2020 1:31 PM
in Natuna
0
DPRD, Bupati dan Nelayan Natuna Sepakat Tolak Nelayan Cantrang
0
SHARES
71
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Natuna, leadernusantara.com-Dewan Perwalian Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna dan Bupati Natuna Drs. Hamid Rizal, M. Si., bersama Nelayan Natuna, Kamis,(27/02) pagi ini setuju menolak pengunaan alat tangkap cantrang di perairan laut Natuna.

Menurut Hamid, pemerintah pusat harus meninjau kembali keputusan memperbolehkan alat tangkap cantrang di laut Natuna. Terbukti diberbagai daerah yang mengizinkan alat tangkap cantrang, ikannya habis. Sebab alat tangkap cantrang dapat merusak ekosistem laut. Karang-tempat berteduh ikan akan habis. Sementra di Natuna ada kearifan lokal. Nelayan kita menangkap ikan dengan alat-alat tradisional seperti pancing. “Jelas nelayan kita akan kalah saing,”Terang Hamid.

Bupati bersama DPRD dan Aliansi Nelayan Natuna juga sepakat bersama-sama untuk menyampaikan penolakan alat tangkap cantrang. Serta meminta kepada pemerintah pusat untuk dapat meninjau kembali kepuasan pengiriman nelayan cantrang ke Natuna.

“Saya sudah sipakan surat permintaan audiensi kepadanya pemerintah pusat. Muda-mudahan cepat dikabulkan.”Harap Hamid.

Baca Juga

Muhammad Rapi : PWI Natuna Tetap Tegak Lurus, Tunduk Pada Pusat Hukum

Dinas Kominfo Natuna Terima Kunjungan Guru dan Siswa SLB

Kesepakatan tersebut dibuktikan dengan penadatanganan sepucuk surat antara DPRD, Bupati dan DPRD Natuna, untuk menyampaikan penolakan alat tangkap cantrang yang digunakan oleh Nelayan Pantura di Perairan Laut Natuna.

Dalam orasi Sebelumnya beberapa perwakilan peserta aksi dari Aliansi Nelayan se-Kabupaten Natuna itu menyampaikan, “Alasan pemerintah pusat mengirim nelayan cantrang ke-Natuna untuk mengamankan perbatasan NKRI, adalah alasan yang tolol. Kami nilai pengiriman nelayan cantrang ke Natuna, suatu permainan politik para pejabat pusat saja.
“Tegas Panjang dari perwakilan nelayan pulau yang tiga.

Panjang menilai, mengizinkan alat tangkap cantrang ke-Natuna, sama saja pemerintah pusat mensengsarakan masyarakat natuna kedepan.”Terangnya.

Alasan untuk menjaga perbatasan NKRI mengirim nelayan cantrang ke-Natuna.”Kami tidak mau dibujuk lagi dengan alasan-alasan konyol pemerintah pusat itu. Itu bukan mengamankan tetapi untuk mengeruk hasil laut Natuna.

Peserta aksi juga mempertanyakan terkait diperbolehkannya alat tangkap cantrang. Dizaman ibu Susi Pudji Astuti, menjadi menteri KKP-RI alat tangkap cantrang dilarang. Karena penggunaan alat tangkap ini dinilai tidak ramah lingkungan.

Lelaki yang mengaku asal Buton itu juga menantang pemerintah pusat siapa yang bilang laut Zona Ekonomis Exlusif (ZEE) itu kosong. Saya siap menunjukkan bukti-bukti kalau laut ZEE itu tidak kosong. “Tegas Panjang.

Dibawah pengamanan Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, S.IK., dan Satpol PP Pemda Natuna, aksi berjalan lancar tanpa ada anarkis.

Menjelang Zuhur peserta aksi membubarkan diri untuk sholat berjamaah (Herman)

Tags: HL

Discussion about this post

Berita Terkini

HUT Bhayangkara ke-80 Makin, Kapolres Bengkayang Gelar Batminton Cup 2026  Upaya Lahirkan Atlet Berprestasi

HUT Bhayangkara ke-80 Makin, Kapolres Bengkayang Gelar Batminton Cup 2026  Upaya Lahirkan Atlet Berprestasi

22 Juni 2026
Ormas Gagak Hitam Galang Dana Bantu Korban Puting Beliung di Desa Tanjung Kelit

Ormas Gagak Hitam Galang Dana Bantu Korban Puting Beliung di Desa Tanjung Kelit

21 Juni 2026
Andi Cori Minta Agar Petugas  Menindak Dump Truck Pengangkut Pasir Lewat Jalan Umum & Jembatan

Andi Cori Minta Agar Petugas  Menindak Dump Truck Pengangkut Pasir Lewat Jalan Umum & Jembatan

19 Juni 2026
Dihadapan puluhan Media Andi Cori Peringatkan Aktivitas Tambang Pasir Diduga Ilegal di Bintan 

Dihadapan puluhan Media Andi Cori Peringatkan Aktivitas Tambang Pasir Diduga Ilegal di Bintan 

19 Juni 2026
Polresta Tanjungpinang Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Bentuk Komitmennya Perangi Peredaran Narkoba

Polresta Tanjungpinang Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Bentuk Komitmennya Perangi Peredaran Narkoba

17 Juni 2026
Polresta Tanjungpinang Komitmen Perangi Peredaran Narkoba

Polresta Tanjungpinang Komitmen Perangi Peredaran Narkoba

17 Juni 2026
Pemkab Lingga Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan dan Kebangsaan

Pemkab Lingga Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan dan Kebangsaan

2 Juni 2026
Pemkap Lingga Ucapan Selamat Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Pemkap Lingga Ucapan Selamat Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

1 Juni 2026
Ribuan Pengunjung Padati Ramin Bantang pada Malam Keempat Barape’ Sawa 2026

Ribuan Pengunjung Padati Ramin Bantang pada Malam Keempat Barape’ Sawa 2026

30 Mei 2026
Pria 28 Tahun, Cabuli Anak di Bawah Umur di Bengkayang, Tak Berkutik Diringkus Polisi.

Pria 28 Tahun, Cabuli Anak di Bawah Umur di Bengkayang, Tak Berkutik Diringkus Polisi.

1 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto

Pengunjung

2964133
Hari ini : 3093
Total Kunjungan : 2964133
Who's Online : 124

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Riau
  • Sumbar
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Advertorial
  • Redaksi
  • Pedoman

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.