• Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
Sabtu, 15 Agustus 2026
Leader Nusantara
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
Leader Nusantara
No Result
View All Result

Direktur Cerdas Demokrasi Ajak Masyarakat Tak Pilih Kotak Kosong Pada Pilkada Bengkayang

sudirman leader by sudirman leader
10/09/2024 7:08 PM
in Kalbar, Nasional
0
Direktur Cerdas Demokrasi Ajak Masyarakat Tak Pilih Kotak Kosong Pada Pilkada Bengkayang

Direktur Cerdas Demokrasi Indonesia, Crisantus Heru Siswanto di Pontianak

0
SHARES
78
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bengkayang Kalbar (leadernusantara.com)- Direktur Cerdas Demokrasi Indonesia, Crisantus Heru Siswanto mendorong pentingnya kesadaran politik masyarakat dalam Pilkada 2024.

Diharapkannya masyarakat dapat mengunakan hak politiknya dengan bijak dan tidak memilih kotak kosong pada Pilkada Kabupaten Bengkayang, sebut Crisantus Heru Siswanto, di  Pontianak, pada 10 September 2024.

“Kita mengimbau masyarakat untuk mengunakan hak pilihnya dengan bijak dan tidak memilih kotak kosong,” kata Crisantus Heru Siswanto.

Direktur Cerdas Demokrasi Indonesia itu, mengemukakan beberapa alasan masyarakat, sebaiknya tak memilih opsi ini. Walaupun sejatinya memilih kotak kosong juga bagian dari proses demokrasi dan sah secara hukum.

Baca Juga

Respons Cepat Laporan 110, Pamapta Polres Bengkayang Evakuasi Korban Tabrak Lari

Kapolres Bengkayang Turun ke SPBU, Pastikan Stok BBM Aman, Antrean Kendaraan Mengular

“Tapi dalam konteks demokrasi yang ideal, bisa diartikan sebagai apatisme politik, karena setiap suara punya peran penting memberikan legitimasi kepada pemimpin daerah,”

Menurutnya, Pilkada merupakan wujud dari kedaulatan rakyat. Esensi dari pesta demokrasi itu, adalah memilih pemimpin di daerah yang diyakini, mampu membawa perubahan dan kemajuan daerahnya.

“Tapi memilih kotak kosong, bisa dikatakan tidak memiliki kontribusi dalam Pilkada tersebut,” katanya.

Hanya dengan memilih pasangan calon yang ada memungkinkan masyarakat memberikan dukungan terhadap visi dan misi yang dirasa sesuai kebutuhan. Sekaligus, pemimpin terpilih punya legitimasi yang kuat.

Disamping itu, jika kotak kosong menjadi pemenang, akan memperpanjang ketidakpastian politik suatu daerah, karena Pilkada mesti diulang. Dampaknya, memperlambat pengambilan kebijakan, dan biaya makin besar, ujarnya.

Seharusnya anggaran yang ada dapat digunakan untuk pembangunan infrastruktur, tapi karena Pilkada kembali diulang, pemerintah harus menganggarkan lagi, tentunya yang dirugikan masyarakat, paparnya.

“Maka dari itu, masyarakat harus bijak melihat lebih banyak manfaat atau mudarat,” ungkapnya.

Disamping itu, Ruang demokrasi sudah sangat terbuka dengan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 60, esensi dari putusan ini mencegah kotak kosong. Hanya saja tak dimanfaatkan partai dan kandidat yang lain untuk memajukan calon. (Maria)

Discussion about this post

Berita Terkini

RRp2.97 M Lebih Belanja Internet Di Dinaskominfo Tanjungpinang Patut Dipertanyakan

Belanja Makan dan Minum Rapat Diskominfo Tanjungpinang Jadi Sorotan BPK

15 Agustus 2026
Semarak HUT RI ke-81, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak Gelar Tabligh Akbar

Semarak HUT RI ke-81, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak Gelar Tabligh Akbar

14 Agustus 2026
Polresta Tanjungpinang Ungkap Enam Kasus Pencurian Diwilayah Hukumnya

Polresta Tanjungpinang Ungkap Enam Kasus Pencurian Diwilayah Hukumnya

14 Agustus 2026
Polresta Tanjungpinang Ungkap Lima Kasus Pencurian, Amankan Sembilan Pelaku 

Polresta Tanjungpinang Ungkap Lima Kasus Pencurian, Amankan Sembilan Pelaku 

14 Agustus 2026
Joe Aplinanda  Bangun Musala Upaya Bentuk Generasi Berkarakter

Joe Aplinanda  Bangun Musala Upaya Bentuk Generasi Berkarakter

13 Agustus 2026
Jalan Serentak Pacu Jantung Sehat, Semarak HUT Kemerdekaan RI ke-81

Jalan Serentak Pacu Jantung Sehat, Semarak HUT Kemerdekaan RI ke-81

13 Agustus 2026
Temuan BPK di Pemkab Lingga: Perjalanan Dinas Bermasalah, Ratusan Juta Rupiah Belum Dikembalikan

Temuan BPK di Pemkab Lingga: Perjalanan Dinas Bermasalah, Ratusan Juta Rupiah Belum Dikembalikan

13 Agustus 2026
Penyimpangan Perjalanan Dinas Pemkab Lingga Tembus Rp350 Juta, Ratusan Juta Belum Dikembalikan ke Kasda

Penyimpangan Perjalanan Dinas Pemkab Lingga Tembus Rp350 Juta, Ratusan Juta Belum Dikembalikan ke Kasda

12 Agustus 2026
BPK Sorot Pengelolaan Aset Pemprov Kepri: Puluhan Dinas Diminta Segera Berbenah

BPK Sorot Pengelolaan Aset Pemprov Kepri: Puluhan Dinas Diminta Segera Berbenah

12 Agustus 2026
BPK Bongkar Kas Tunai Diskominfo Kepri Rp303 Juta: 15 Kali Lipat dari Batas, Administrasi Panjar Jadi Sorotan

BPK Bongkar Kas Tunai Diskominfo Kepri Rp303 Juta: 15 Kali Lipat dari Batas, Administrasi Panjar Jadi Sorotan

11 Agustus 2026
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto

Pengunjung

2999531
Hari ini : 5460
Total Kunjungan : 2999531
Who's Online : 135

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Riau
  • Sumbar
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Advertorial
  • Redaksi
  • Pedoman

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.