• Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
Rabu, 4 November 2026
Leader Nusantara
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
Leader Nusantara
No Result
View All Result

Direktur Cerdas Demokrasi Ajak Masyarakat Tak Pilih Kotak Kosong Pada Pilkada Bengkayang

sudirman leader by sudirman leader
10/09/2024 7:08 PM
in Kalbar, Nasional
0
Direktur Cerdas Demokrasi Ajak Masyarakat Tak Pilih Kotak Kosong Pada Pilkada Bengkayang

Direktur Cerdas Demokrasi Indonesia, Crisantus Heru Siswanto di Pontianak

0
SHARES
79
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bengkayang Kalbar (leadernusantara.com)- Direktur Cerdas Demokrasi Indonesia, Crisantus Heru Siswanto mendorong pentingnya kesadaran politik masyarakat dalam Pilkada 2024.

Diharapkannya masyarakat dapat mengunakan hak politiknya dengan bijak dan tidak memilih kotak kosong pada Pilkada Kabupaten Bengkayang, sebut Crisantus Heru Siswanto, di  Pontianak, pada 10 September 2024.

“Kita mengimbau masyarakat untuk mengunakan hak pilihnya dengan bijak dan tidak memilih kotak kosong,” kata Crisantus Heru Siswanto.

Direktur Cerdas Demokrasi Indonesia itu, mengemukakan beberapa alasan masyarakat, sebaiknya tak memilih opsi ini. Walaupun sejatinya memilih kotak kosong juga bagian dari proses demokrasi dan sah secara hukum.

Baca Juga

PWI Pusat All Out Dukung Half Marathon 2026, Lampung Panaskan Persiapan HPN 2027

HUT ke-75 Humas Polri, Polres Bengkayang Gelar Donor Darah untuk Bantu Sesama

“Tapi dalam konteks demokrasi yang ideal, bisa diartikan sebagai apatisme politik, karena setiap suara punya peran penting memberikan legitimasi kepada pemimpin daerah,”

Menurutnya, Pilkada merupakan wujud dari kedaulatan rakyat. Esensi dari pesta demokrasi itu, adalah memilih pemimpin di daerah yang diyakini, mampu membawa perubahan dan kemajuan daerahnya.

“Tapi memilih kotak kosong, bisa dikatakan tidak memiliki kontribusi dalam Pilkada tersebut,” katanya.

Hanya dengan memilih pasangan calon yang ada memungkinkan masyarakat memberikan dukungan terhadap visi dan misi yang dirasa sesuai kebutuhan. Sekaligus, pemimpin terpilih punya legitimasi yang kuat.

Disamping itu, jika kotak kosong menjadi pemenang, akan memperpanjang ketidakpastian politik suatu daerah, karena Pilkada mesti diulang. Dampaknya, memperlambat pengambilan kebijakan, dan biaya makin besar, ujarnya.

Seharusnya anggaran yang ada dapat digunakan untuk pembangunan infrastruktur, tapi karena Pilkada kembali diulang, pemerintah harus menganggarkan lagi, tentunya yang dirugikan masyarakat, paparnya.

“Maka dari itu, masyarakat harus bijak melihat lebih banyak manfaat atau mudarat,” ungkapnya.

Disamping itu, Ruang demokrasi sudah sangat terbuka dengan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 60, esensi dari putusan ini mencegah kotak kosong. Hanya saja tak dimanfaatkan partai dan kandidat yang lain untuk memajukan calon. (Maria)

Discussion about this post

Berita Terkini

DUGAAN SKANDAL LIMS: KEKUASAAN TAK BOLEH MENGINTAI PENGAWASNYA, SAATNYA JURNALIS DAN LSM GUGAT NEGARA

DUGAAN SKANDAL LIMS: KEKUASAAN TAK BOLEH MENGINTAI PENGAWASNYA, SAATNYA JURNALIS DAN LSM GUGAT NEGARA

4 November 2026
132 Siswa Ikuti TKA-AN 2026, Akmal Dorong Peserta SMKN 1 Enam Lingkung Siapkan Masa Depan

132 Siswa Ikuti TKA-AN 2026, Akmal Dorong Peserta SMKN 1 Enam Lingkung Siapkan Masa Depan

3 November 2026
Tingkatkan Keterampilan dan Ekonomi Masyarakat, Camat VII Koto Buka Pelatihan Kecantikan di Lurah Ampalu

Tingkatkan Keterampilan dan Ekonomi Masyarakat, Camat VII Koto Buka Pelatihan Kecantikan di Lurah Ampalu

2 November 2026
PWI Pusat All Out Dukung Half Marathon 2026, Lampung Panaskan Persiapan HPN 2027

PWI Pusat All Out Dukung Half Marathon 2026, Lampung Panaskan Persiapan HPN 2027

2 November 2026
Predikat Role Model SMAN 1 Kayutanam Dipertanyakan, Kepsek Belum Jawab Substansi Klarifikasi

Predikat Role Model SMAN 1 Kayutanam Dipertanyakan, Kepsek Belum Jawab Substansi Klarifikasi

31 Oktober 2026
Rahmi Motivasi Siswa SMAN 1 Padang Sago Hadapi TKA 2026, Tekankan Disiplin dan Kepercayaan Diri

Rahmi Motivasi Siswa SMAN 1 Padang Sago Hadapi TKA 2026, Tekankan Disiplin dan Kepercayaan Diri

31 Oktober 2026
Se Abad Kayu Tanam: Menghidupkan Pemikiran M. Syafei, Menjawab Tantangan Pendidikan Masa Kini

Se Abad Kayu Tanam: Menghidupkan Pemikiran M. Syafei, Menjawab Tantangan Pendidikan Masa Kini

31 Oktober 2026
Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani Segera Terbitkan Buku Ilmu Jurnalistik dalam Al-Qur’an

Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani Segera Terbitkan Buku Ilmu Jurnalistik dalam Al-Qur’an

30 Oktober 2026
Musrenbang Ambuang Kapua Sungai Sariak Himpun Aspirasi, Wali Nagari Prioritaskan Perjuangan Pembangunan

Musrenbang Ambuang Kapua Sungai Sariak Himpun Aspirasi, Wali Nagari Prioritaskan Perjuangan Pembangunan

30 Oktober 2026
TKA-AN 2026 Jadi Tolak Ukur Mutu Pendidikan, SMKN 3 Pariaman Perkuat Daya Saing Siswa

TKA-AN 2026 Jadi Tolak Ukur Mutu Pendidikan, SMKN 3 Pariaman Perkuat Daya Saing Siswa

30 Oktober 2026
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto

Pengunjung

3083301
Hari ini : 3134
Total Kunjungan : 3083301
Who's Online : 128

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Riau
  • Sumbar
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Advertorial
  • Redaksi
  • Pedoman

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.