Natuna, leadernusantara.com-Bupati Natuna mendukung setiap program dari semua dinas, yang bersifat kepentingan masyarakat banyak.
“Kita siap mendukung setiap program dari semua dinas terkait, karena pada prinsipnya setiap program dari dinas-dinas itu, untuk kesejahteraan masyarakat,”terang Hamid Rizal.
Lanjut Hamid, apapun program yang telah dibuat oleh Dinas di lingkungan Pemda Natuna ialah guna mendukung visi dan misi Bupati Natuna, terang Hamid saat dihubungi Kamis, (22/04) hari ini.
Marwansyah Saputra, S.P. kepada media ini di saat dikonfirmasi melalui HP-nya Kamis,(22/04) pagi membenarkan bahwa Pemerintah Kabupaten Natuna, melalui Dinas Pertanian terus berusaha dalam mengenjot sektor pertanian. ditahun 2021.
“Dinas Pertanian Kabupaten Natuna telah menyiapkan lahan penanaman kelapa Hibrida sebanyak 2.070 pohon dengan menggunakan lahan petani di Natuna.”Ujarnya.
Lanjut Marwansyah Saputra,
2.070 pohon kelapa Hibrida ini merupakan masa percobaan dengan mengunakan akses lahan petani yang telah tersedia, penanaman kelapa Hibrida merupakan salah satu program dari Dinas Pertanian Kabupaten Natuna ditahun 2021.
program penanaman kelapa Hibrida yang menjadi program Dinas Pertanian Kabupaten Natuna pada tahun 2021 ini, adalah anjuran dari Pemerintah Provinsi Kepri, namun pada bulan berapa akan ditanam belum bisa dipastikan.
“Mari berdoa bersama muda-mudahan tidak terjadi pemangkasan anggaran, penanaman kelapa Hibrida akan di laksanakan pada tahun 2021 ini.”Kata Marwansyah.
Lanjut Marwansyah, “Saya yakin program ini akan berjalan, namun kapan waktunya belum bisa kita tentukan, akan tetapi dari Dinas Pertanian suduh membuat program itu berserta kebutuhan anggaran. Jika tidak terjadi defisit anggaran ditahun ini akan kita mulai. Bila terjadi devisit kita akan mencari solusi lain untuk merealisasikan program yang telah kita susun. Kalau kemauan kita, memang ingin secepatnya program ini direalisasikan.
Program penanaman sebanyak 2.070 (dua ribu jutuh puluh) batang bibit kelapa Hibrida, dengan pagu anggaran kurang lebih Rp 100 (seratus) juta ini nantinya bibit dibagikan kepada petani untuk mengelolanya dan sudah pasti ada dibimbingan oleh tenaga penyuluh dari dinas pertanian.
Ini masih tahap masa percobaan, penanaman sebanyak 2.070 batang pohon kelapa Hibrida, untuk arealnya kita akan gunakan lahan petani yang sudah tersedia, “Sekali lagi saya katakan jika tidak terjadi pemangkasan anggaran.
“Banyak program yang telah kita jadwalkan, namun atas keterbatasan anggaran program tersebut tidak dapat kita laksanakan.”Terang Marwansyah.(Herman)


















Hari ini : 2799
Total Kunjungan : 2905668
Who's Online : 129
Discussion about this post