Natuna, leadernusantara.com-Bupati Natuna Drs. H. Hamid Rizal, M.Si., mengingatkan anak agar tidak melawan kepada orang dan guru.
Hal tersebut disampaikan Hamid, saat melakukan kegiatan dialok integrasi dalam menyambut peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2020, bersama perwakilan anak siswa sekolah se- Kecamatan Bunguran, Kamis, (23/07) di Gedung Sri Serindit, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Batu Hitam, Ranai, Natuna pagi.
Disampaikan Hamid, “Jangan melawan kepada orang tua dan guru, dialah yang telah mengajarkan angka dan huruf, hingga kita bisa pintar. Orang tua dan guru boleh marah kepada anak, selagi dalam tahap kewajaran (mendidik) yang tidak boleh memukul sampai babak belur, yang dapat merusak anak, “Itu namanya keterlaluan.”Terang Hamid.
Kegiatan yang juga dihadiri oleh Forkopinda, pimpinan OPD, Puspa, P2TP2A, KPPAD dan beberapa tamu undangan itu, diberi tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”.
Kegiatan ini bertujuan mengurangi tingkat kekerasan terhadap anak dalam keluarga. “Kami akan terus memberikan pemahaman kepada anak-anak, supaya generasi penerus bangsa tumbuh dan bisa mencapai cita-citanya serta berakhlakulkarimah.”Terang Rika Azmi, Kadis KPPAD Natuna.
“Anak-anak Indonesia merupakan aset penerus bangsa. Maju mundurnya suatu bangsa tergantung generasi mudanya. Kalau generasi muda penerusnya pintar dan berakhlak mulia, maka makmurlah masa depan bangsa itu, namun sebaliknya kalau generasi mudanya rusak, maka hancurlah masa depan bangsanya.”Terang Azmi lagi.
Kegiatan yang akan diselenggarakan pada hari anak nasional Tahun 2020 nanti terang Azmi, antara lain, lomba video, seminar tentang usia perkawinan, penguatan sosialisasi dan monitoring, dialog bersama Bupati Natuna, dialog interaktif kopi pagi dan kegiatan memperingati hari anak di Desa Binjai.
Selama kegiatan berlangsung, nampak diikuti serius oleh tamu uandang dan dan perwakilan siswa yang hadir. (her)

















Hari ini : 4717
Total Kunjungan : 2908588
Who's Online : 128
Discussion about this post