PADANG PARIAMAN, LEADERNUSANTARA.COM — Menjaga kebersihan di MTsN 4 Padang Pariaman bukan sekadar kewajiban, melainkan bagian dari proses membentuk karakter siswa. Melalui Lomba Kebersihan, Keindahan dan Ketertiban (K3) yang digelar rutin setiap bulan, madrasah ini menanamkan kebiasaan hidup bersih, disiplin, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Pada penilaian September 2026, kelas 8.1 berhasil meraih juara pertama dengan perolehan 4.093 poin. Posisi kedua ditempati kelas 9.5 dengan 4.038 poin, sementara kelas 9.3 berada di peringkat ketiga dengan 4.021 poin.
Untuk kategori favorit, kelas 8.2 meraih Favorit 1 dengan 4.018 poin. Selanjutnya, kelas 9.1 menjadi Favorit 2 dengan 3.969 poin, disusul kelas 8.5 sebagai Favorit 3 dengan 3.665 poin.
Kepala MTsN 4 Padang Pariaman, Nuraini, S.Ag., mengatakan lomba K3 merupakan salah satu inovasi madrasah dalam membangun kebiasaan positif sekaligus menanamkan disiplin dan kepedulian siswa terhadap lingkungan.
“Tujuan dari kebersihan adalah membuat anak-anak terbiasa hidup bersih. Ini merupakan inovasi untuk membentuk kedisiplinan dan kepedulian mereka terhadap lingkungan,” ujar Nuraini.
Menurutnya, penilaian K3 dilaksanakan satu kali setiap bulan dengan melibatkan OSIM, guru dan kepala madrasah. Penilaian tidak hanya berfokus pada kebersihan, tetapi juga mencakup kerapian dan ketertiban kelas.
Bagi Nuraini, nilai terpenting dari kegiatan tersebut bukan sekadar siapa yang berhasil membawa pulang piala, melainkan kebiasaan baik yang terus tumbuh setelah perlombaan berakhir.
“Harapan kami, anak-anak tidak hanya mengejar juara. Yang paling penting adalah mereka terbiasa menjaga kebersihan, disiplin dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekolah,” katanya.
Untuk menjaga semangat kompetisi sekaligus mendorong konsistensi antarkelas, MTsN 4 Padang Pariaman memberikan tantangan tambahan. Kelas yang mampu meraih juara tiga kali berturut-turut berhak mendapatkan piala tetap.
Dengan raihan 4.093 poin, kelas 8.1 menjadi juara pada penilaian September 2026. Namun, kemenangan tersebut bukanlah tujuan akhir. Capaian itu menjadi bagian dari upaya yang lebih besar untuk membangun budaya bersih melalui kebiasaan, kedisiplinan dan kerja sama siswa.
Di MTsN 4 Padang Pariaman, piala hanyalah penghargaan. Yang benar-benar ingin ditanamkan adalah kebiasaan—bersih dalam perilaku, disiplin dalam keseharian, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan madrasah. (Jeff)

















Hari ini : 2252
Total Kunjungan : 3049135
Who's Online : 128
Discussion about this post