• Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
Jumat, 16 Oktober 2026
Leader Nusantara
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
Leader Nusantara
No Result
View All Result

Bintan Kepri wacanakan pengungsi jadi guru ngaji

Leadernusantara.com by Leadernusantara.com
25/06/2019 10:21 AM
in Kepri
0
Bintan Kepri wacanakan pengungsi jadi guru ngaji
0
SHARES
30
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tanjungpinang (leader) – Pemerintah Kabupaten, Provinsi Kepulauan Riau mewacanakan para pengungsi yang memiliki kemampuan mengaji direkrut untuk menjadi guru ngaji bagi anak-anak di sekitar Kecamatan Toapaya.

“Pengungsi yang memiliki kemampuan mengaji, dan memiliki keinginan untuk menjadi guru ngaji akan direkrut,” kata Camat Toapaya, Riang Anggraini, di Tanjungpinang, Rabu 25 Juni 2019.

Riang menambahkan kegiatan itu untuk mengisi waktu para pengungsi, yang tidak diketahui sampai kapan tinggal di Hotel Badra, Kabupaten Bintan, kegiatan positif itu pula sebagai upaya pemerintah untuk mencegah para pengungsi melakukan hal-hal negatif.

“Kami yakin masih banyak pengungsi yang bersikap baik,” katanya.

Baca Juga

Kabareskrim Polri Komjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menyerahkan Pataka Polda Kepri

HUT ke-81 TNI di Kepri, Dlaksanakan di Tugu Sirih Tanjungpinang 

Wacana menjadikan sejumlah pengungsi sebagai guru ngaji itu juga disampaikan Riang dalam diskusi kelompok terpumpun bertema “Mencari Solusi Permasalahan Pengungsi di Bintan”, yang diselenggarakan Forum Masyarakat Peduli Kepri di aula Asrama Haji Tanjungpinang, kemarin.

Dalam diskusi yang dihadiri berbagai pihak terkait, terkuak negara dihadapkan dengan isu hak asasi manusia dan sikap asusila sejumlah pengungsi.

Riang mengatakan tidak semua pengungsi memiliki sikap negatif, terutama terhadap warganya, memang ada sejumlah sikap asusila, maka msyarakat menggap bahwa pengungsi itu memiliki sikap yang sama, sebenarnya tidak seperti itu.

Padahal cukup banyak para pengungsi yang bersosialisasi positif dengan warga sekitarnya, ada juga mereka ingin membangun komunikasi dengan baik, dan ikut membantu kegiatan yang diselenggarakan pihak kecamatan maupun warga.

“Sejak ada kasus asusila, memang terbangun opini, ada pro dan kontra di antara warga, menurut kami, hanya beberapa saja pengungsi yang tidak baik,” ucapnya.

Kasat Intelkam Polres Tanjungpinang AKP Yudiarta Rustam mengatakan warga harus dibentengi dengan iman dan taqwa agar tidak tergoda dengan rayuan oknum pengungsi.

“Para pengungsi memang sebaiknya harus diberi kegiatan positif, dan aktivitasnya selama 12 jam sehari diawasi,” katanya.

Yudiarta mengemukakan jumlah kasus yang dilakukan para pengungsi sebanyak 11 kasus, sebagian besar terkait asusila.

“Ada istri orang yang berselingkuh dengan pengungsi, bahkan ketika pengungsi itu dimasukkan ruang isolasi, perempuan tersebut yang berstatus dengan istri orang, membesuk dan memberi makanan kepada pengungsi tersebut. Ini ‘kan sudah kacau,” ucapnya. Sumber Disominfo Kepri. (leader)

Tags: headline Kepri

Discussion about this post

Berita Terkini

Pin Up KZ мобильді қосымша: Онлайн казино ойындарына толықтай кіру!

15 Oktober 2026

Pinco казино с живыми дилерами: реалистичный опыт игры онлайн

15 Oktober 2026
Harjo Waluyo Dilantik Pimpin PWI Bintan 2026–2029, Soliditas dan Profesionalisme Jadi Prioritas

Harjo Waluyo Dilantik Pimpin PWI Bintan 2026–2029, Soliditas dan Profesionalisme Jadi Prioritas

15 Oktober 2026
PWI Bintan Gelar Konferkab II, Saibansah Tekankan Integritas dan Independensi Wartawan

PWI Bintan Gelar Konferkab II, Saibansah Tekankan Integritas dan Independensi Wartawan

15 Oktober 2026

Pin Up Bet : Le meilleur casino en ligne pour les joueurs de la République Démocratique du Congo

15 Oktober 2026

Casino mítoszok Amit soha ne higgy el a szerencsejátékban

15 Oktober 2026
Rp 4,3 Miliar Barang Ilegal Dimusnahkan Bea Cukai Tanjungpinang, Potensi Kerugian Negara Rp2,6 Miliar

Rp 4,3 Miliar Barang Ilegal Dimusnahkan Bea Cukai Tanjungpinang, Potensi Kerugian Negara Rp2,6 Miliar

14 Oktober 2026
Peninjauan Ungkap Irigasi Sikayan Bersumber dari BWS, Pembangunan Diharapkan Tingkatkan Produktivitas Petani

Peninjauan Ungkap Irigasi Sikayan Bersumber dari BWS, Pembangunan Diharapkan Tingkatkan Produktivitas Petani

13 Oktober 2026
Diakhir Tarung Derajat Padang Pariaman Raih 5 Medali, 3 Emas Pertegas Prestasi Tuan Rumah

Diakhir Tarung Derajat Padang Pariaman Raih 5 Medali, 3 Emas Pertegas Prestasi Tuan Rumah

11 Oktober 2026
Asmadi Sambangi Posko Hapkido Padang Pariaman di Solok, Beri Motivasi Atlet

Asmadi Sambangi Posko Hapkido Padang Pariaman di Solok, Beri Motivasi Atlet

10 Oktober 2026
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto

Pengunjung

3062763
Hari ini : 1719
Total Kunjungan : 3062763
Who's Online : 126

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Riau
  • Sumbar
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Advertorial
  • Redaksi
  • Pedoman

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.