• Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
Selasa, 20 Oktober 2026
Leader Nusantara
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
Leader Nusantara
No Result
View All Result

Hasil studi banding ke Malang menjadi Inspirasi Untuk Diterapkan

Leadernusantara.com by Leadernusantara.com
28/07/2019 10:40 AM
in Sumbar
0
Hasil studi banding ke Malang menjadi Inspirasi Untuk Diterapkan
0
SHARES
51
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dharmasraya (Leadr) – Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur, memiliki langkah jitu untuk mengentaskan kemiskinan yang jumlahnya 10 persen dari total penduduk. Berupaya keras dalam mnciptakan lapangan kerja, hingga menjadi andalan bagi kabupaten terluas kedua di provinsi yang dipimpin mantan Mensos Kofifah Indarparawansa.

Bagaimana Kabupaten Malang diupayakannya untuk menciptakan lapangan kerja, Asisten Sekda Malang Bidang Ekbang Kesra dr. Abdul Rahman menjelaskan, pihaknya menjadikan sektor pariwisata dan lingkungan hidup sebagai panglima pembangunan.

Seluruh sektor terkait akan menarik pengembangan pariwisata, seperti sektor pertanian, sektor industri, sektor jasa dan sektor keuangan, kesemuanya itu akan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat luas dan termasuk orang miskin di dalamnya.

Demikian juga dengan lingkungan hidup dalam mengendalikan pengelolaan sampah saja, Kabupaten Malang bisa menghidupi ratusan bahkan ribuan warga miskin. Sampah sampah yang dihasilkan, diolah dan dipilah untuk dijadikan pupuk, kerajinan dan juga produk lain yang bernilai ekonomi.

Baca Juga

Lantik 53 Pejabat, JKA Tekankan Amanah Jabatan dan Kualitas Pelayanan Publik

Liga Wali Nagari Cup VIII Resmi Dibuka, Camat Apresiasi Kekompakan Nagari Ambuang Kapua

“Dengan produk sampah yang sangat besar, hidup ratusan orang disana, yaitu mulai dari tukang sapu, pemulung dan petugas pengolahan sampah, semuanya mendapat rezeki,” kata Abdul Rahman.

Khusus perkara sampah, seorang petugas dari BLH Kabupaten Malang bernama Renung menjelaskan, di Kabupaten Malang ada empat TPA (tempat pengelolaan akhir sampah). Ada 16 titik pengolahan sampah bahkan ada pengolah sampah mandiri.

“Banyak juga pengelolaan sampah yang kami lakukan yang diadopsi oleh daerah lain,” kata Renung.

Dari pengelolaan sampah dihasilkan produk produk dan energi, semuanya bisa ditukarkan dengan uang.

“Inilah suatu upaya yang dilakukan dengan cara pengentasan kemiskinan itu sesungguhnya,” kata Renung.

Suksesnya Kabupaten Malang mengolah sampah jadi uang, sekaligus menjadi media pengentasan kemiskinan, disaat seluruh wali nagari studi banding ke malang jawa timur, pada Tanggal 28 july 2019

Dalam studi banding Walinagari tersebut yang dapat mengadopsi dalam menerapkan pengelolaan sampah yaitu wali nagari sungai duo kecamatan sitiung.

” Ali Amran Wali Nagari Sungai Duo ingin merapkan pengelolaan sampah yang profesional di Taluak Sikai, Kecamatan Sitiung Dharmasraya,
Saya sudah siapkan lahan 1 hektar di Taluak Sikai, nanti seluruh sampah di Sungai Duo akan diolah di Taluak Sikai, ujar Ali Amran.(wahyudin/Leader).

Tags: headline

Discussion about this post

Berita Terkini

Lantik 53 Pejabat, JKA Tekankan Amanah Jabatan dan Kualitas Pelayanan Publik

Lantik 53 Pejabat, JKA Tekankan Amanah Jabatan dan Kualitas Pelayanan Publik

19 Oktober 2026
Liga Wali Nagari Cup VIII Resmi Dibuka, Camat Apresiasi Kekompakan Nagari Ambuang Kapua

Liga Wali Nagari Cup VIII Resmi Dibuka, Camat Apresiasi Kekompakan Nagari Ambuang Kapua

19 Oktober 2026
Menelusuri Jejak Sejarah dan Mendokumentasikan Warisan Melayu

Menelusuri Jejak Sejarah dan Mendokumentasikan Warisan Melayu

17 Oktober 2026
HUT ke-36 Perumda Tirta Anai, Aznil Mardin Perkuat Komitmen Transformasi dan Pelayanan Berkualitas

HUT ke-36 Perumda Tirta Anai, Aznil Mardin Perkuat Komitmen Transformasi dan Pelayanan Berkualitas

16 Oktober 2026
Harjo Waluyo Dilantik Pimpin PWI Bintan 2026–2029, Soliditas dan Profesionalisme Jadi Prioritas

Harjo Waluyo Dilantik Pimpin PWI Bintan 2026–2029, Soliditas dan Profesionalisme Jadi Prioritas

15 Oktober 2026
PWI Bintan Gelar Konferkab II, Saibansah Tekankan Integritas dan Independensi Wartawan

PWI Bintan Gelar Konferkab II, Saibansah Tekankan Integritas dan Independensi Wartawan

15 Oktober 2026
Rp 4,3 Miliar Barang Ilegal Dimusnahkan Bea Cukai Tanjungpinang, Potensi Kerugian Negara Rp2,6 Miliar

Rp 4,3 Miliar Barang Ilegal Dimusnahkan Bea Cukai Tanjungpinang, Potensi Kerugian Negara Rp2,6 Miliar

14 Oktober 2026
Peninjauan Ungkap Irigasi Sikayan Bersumber dari BWS, Pembangunan Diharapkan Tingkatkan Produktivitas Petani

Peninjauan Ungkap Irigasi Sikayan Bersumber dari BWS, Pembangunan Diharapkan Tingkatkan Produktivitas Petani

13 Oktober 2026
Diakhir Tarung Derajat Padang Pariaman Raih 5 Medali, 3 Emas Pertegas Prestasi Tuan Rumah

Diakhir Tarung Derajat Padang Pariaman Raih 5 Medali, 3 Emas Pertegas Prestasi Tuan Rumah

11 Oktober 2026
Asmadi Sambangi Posko Hapkido Padang Pariaman di Solok, Beri Motivasi Atlet

Asmadi Sambangi Posko Hapkido Padang Pariaman di Solok, Beri Motivasi Atlet

10 Oktober 2026
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto

Pengunjung

3065983
Hari ini : 2012
Total Kunjungan : 3065983
Who's Online : 129

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Riau
  • Sumbar
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Advertorial
  • Redaksi
  • Pedoman

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.