PADANG PARIAMAN,(Leadernusantara.com) — Suasana haru dan penuh kekeluargaan mewarnai Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala SMAN 1 Padang Sago dari Nursyamsi kepada Rahmi, S.Pd., di Aula SMAN 1 Padang Sago, Kamis (27/8/2026).
Pergantian pimpinan ini bukan sekadar perpindahan jabatan, melainkan bagian dari estafet pengabdian untuk melanjutkan program, prestasi, dan nilai kebersamaan yang telah dibangun.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kacabdin Wilayah II Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Budi Hermawan, Camat Padang Sago Zarmiati, S.AP., Wali Nagari Batu Kalang Ismael Ali, A.Md., komite sekolah, Bhabinkamtibmas, Kepala Puskesmas Padang Sago, para kepala sekolah SMA se-Kabupaten Padang Pariaman, serta majelis guru dan tenaga kependidikan.
Dalam sambutannya, Budi Hermawan mengucapkan selamat kepada Rahmi atas amanah sebagai kepala sekolah baru. Ia berharap kepemimpinan tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat untuk memajukan sekolah.
Budi juga mengapresiasi pengabdian Nursyamsi selama memimpin SMAN 1 Padang Sago. Menurutnya, keberhasilan sekolah tidak hanya diukur dari prestasi, tetapi juga dari karakter, kedisiplinan, keteladanan, dan nilai-nilai positif yang diwariskan kepada peserta didik.
“Pemimpin yang baik tidak akan mampu bekerja sendiri. Kalau seluruh unsur bergerak bersama, insyaallah akan lahir prestasi dan hal-hal luar biasa,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh guru, tenaga kependidikan, siswa, komite, orang tua, pemerintah nagari, dan masyarakat untuk memberikan dukungan kepada kepala sekolah yang baru.
Sementara itu, Nursyamsi menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga besar SMAN 1 Padang Sago atas dukungan selama masa pengabdiannya. Ia berharap berbagai program yang telah berjalan baik dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan.
Rahmi, S.Pd., selaku kepala sekolah baru, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia mengajak seluruh warga sekolah menjaga kekompakan, meningkatkan mutu pendidikan, serta menghadirkan inovasi demi kemajuan sekolah.
Pergantian kepemimpinan tersebut menjadi penanda bahwa pengabdian boleh berganti, tetapi semangat memajukan pendidikan harus terus berlanjut. Jejak pengabdian Nursyamsi menjadi bagian dari sejarah sekolah, sementara Rahmi kini melanjutkan estafet dengan membawa harapan dan semangat baru.


















Hari ini : 2417
Total Kunjungan : 3016890
Who's Online : 127
Discussion about this post