Natuna, leadernusantara.com-Melihat para tokoh politik Natuna ngopi pagi bersama disalah satu warung kopi di Ranai, Selasa,(6/7) pagi harapan masyarakat dapat memberikan sinyal kemajuan Kabupaten Natuna sebagaimana yang dicita-citakan bersama.
Entah secara kebetulan atau memang sudah direncakan ngopi bersama itu berlangsung di warung Kopi Ayong, Jalan Hang Tuah, Kelurahan Ranai Kota, Kecamatan Bunguran Timur, Natuna, 30( tiga puluh) menit sebelum kegiatan penyambutan kedatangan rombongan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad di Bandara Raden Sadjad, Ranai.
Meskipun nampak pada pertemuan ngopi pagi bersama yang berlangsung tidak ada pembahasan yang serius, namun momen itu tidak disia-siakan oleh para tokoh-tokoh panutan masyarakat Natuna itu untuk menjalin silaturahmi antara satu dan yang lainya.
Meskipun sebelumnya pada pilkada 2020 para tokoh ini sempat terkotak-kotak akibat berbeda pilihan, namun hal tersebut ternyata tidak memutuskan tali silaturahmi diantara mereka.
Dari pantauan lansung media ini di Warung Kapi Ayong, alhamdulillah masing-masing diantaranya sama-sama menebar senyum saat bersalaman. Suasana yang berlangsung kurang lebih setengah jam itu nampak cair dan penuh kekeluargaan.
Bupati Natuna Wan Siswandi,S.Sos., M.SI., terlihat sangat menghormati kedatangan Mantan Bupati Natuna Drs. H. Ilyas Sably, M.Si., dan Mantan Ketua DPRD Natuna Hadi Candra, serta Ketua DPRD Natuna Daeng Amhar, Wakil Ketua Daeng Ganda dan Jarmin Sidik, serta beberapa Anggota DPRD Kabupaten Natuna lainya yang datang belakangan.
“Ini suasana yang sangat kita harapkan “celoteh Muhammad Rapi, PLT Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang juga ikut ngopi pagi itu.
Lanjut Pimpinan Redaksi Media Ranai Pos itu selaku putra daerah berharap, sudah waktunya para tokoh-tokoh politik kita ini bersatu membangun Natuna ke-depan. Tidak ada lagi bahasa yang keluar dari kedua pihak, itu orang nomor 1 dan ini orang nomor 2. Berbeda pilihan boleh-boleh saja, namun setelah pemenang sudah di tetapkan oleh KPU dan Bupati terpilih sudah di lantik, tidak ada lagi bahasa sifulan orang nomor 1 dan sifulan orang nomor 2 (dua).
“Menyatukan pemikiran mendukung program sesuai visi dan misi bupati dan wakil bupati baru dilantik, itu lebih bermanfaat.”harap Rapi. (Herman)


















Hari ini : 2544
Total Kunjungan : 2917886
Who's Online : 131
Discussion about this post