• Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
Kamis, 17 September 2026
Leader Nusantara
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
Leader Nusantara
No Result
View All Result

Geger Vidio Beredar, Karni Ilyas: Buat Apa Kita Divksin?

Leadernusantara.com by Leadernusantara.com
28/06/2021 11:04 AM
in Natuna, News
0
Geger Vidio Beredar, Karni Ilyas: Buat Apa Kita Divksin?
0
SHARES
159
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Natuna, leadernuaabtara.com-Adanya sebuah Vidio diskusi Pimpinan Redaksi TVONE Karni Ilyas bersama Mantan Menteri Kesehatan RI, dr. Siti Fadilah, yang beredar di medsos yang menanyakan untuk apa kita di Vaksin? bahkan kedua tokoh itu terlihat bingung terkait vaksinasi Covid-19 yang lagi gencar diberikan pemerintah kepada masyarakat Indonesia saat ini, yang ternyata tidak ada jaminan untuk tidak terpapar Covid-19.

Sebab menurut tokoh pers dan dokter senior itu vaksinasi yang diberikan pemerintah secara gratis kepada masyarakat tidak ada jaminan dapat terhindar dari penularan Covid-19.

“Selalu banyak kedengaran tetapi entah kenapa sudah di vaksin masih banyak terkena Covid-19. dokter spesialis yang tiap bulan mengontrol kesehatan saya sudah divaksin, sekarang dirawat di ICU sudah tiga minggu lagi, beratkan,”sebut Karni dalam Vidio itu.

Lanjut Karni, Hari ini mantan Menteri Perindustrian kita Pak Saleh Husin, yang mengumumkan dirinya positif Covid-19 sudah vaksin dua kali lagi. “Jadi kalau begitu halnya buat apa kita divaksin.”Tanya Karni Ilyas.

Baca Juga

Exploring the Boundaries of Science: Unraveling the Mysteries of the Universe

Exploring the Boundaries of Science: Unraveling the Mysteries of the Universe

Bahkan dalam Vidio berdurasi pendek tersebut Karni Ilyas mengaku membatalkan dirinya untuk divaksin dengan vaksin Cinovac.

Begitu juga dr Siti Fadilah, mengaku ada dokter teman sejawatnya yang sudah divaksin dua kali masih terpapar Covid-19 dan meninggal dunia.

Disebutnya pula dalam sejarah belum ada vaksin yang dapat mengatasi penularan Pandemi. Kalau virus asli dari yang kuasa secara berlahan akan hilang dengan sendirinya, namun bedahalnya dengan virus buatan manusia.”Ujar Siti Fadilah.

Lanjutnya, informasi media luar negeri beberapa negara di Eropa sudah menarik dan menghentikan proses pemberian vaksin AstraZeneca kepada masyarakatnya,
begitu juga dengan vaksin Cinovac, dikatakan dr Siti Fadillah, pemerintah Republik Cina (RC) sendiri tidak dapat menjamin vaksin cinovac dapat menghentikan penularan virus Corona.

Sehingga beredarnya video diskusi berdurasi pendek itu membuat keresahan ditengah rakyat Indonesia termasuk masyarakat Kabupaten Natuna, baik yang sudah di vaksin maupun yang belum divaksin.

Menanggapi vidio tersebut PLH Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna Hikmad, saat diminta tanggapannya melalui pesan singkat HPnya pada (27/6/21) malam mengatakan, “Pemerintah tentunya tidak mungkin akan menyengsarakan masyarakatnya, jadi pemberian vaksin adalah salah satu solusi untuk memutuskan rantai penularan Covid-19, setelah vaksinasi ada saja kemungkinan seseorang terkena covid karena kekebalan tubuh yang terbentuk belum sempurna, ini dapat terjadi karena evikasi vaksin 65 – 80 persen, artinya dalam 100 org yg divaksinasi akan ada 20-35 orang yang kemungkinan bisa terinfeksi tergantung anti bodi di dalam tubuhnya.Kalapun sakit umumnya tidak berat.”ujarnya.

Adanya informasi masyarakat yang sudah dua kali divaksin yang terpapar covid sampai meninggal dunia hanya sebagian kecil.

“ya, itu tadi kejadiannya kan kecil jika dibandingkan dengan yang sudah divaksinasi dan tidak meninggal.”terang juru bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Pemda Natuna itu.

Menanggapi hasil survei media ini di masyarakat natuna yang mengaku mau divaksin karena terpaksa adanya berbagai ancaman dari pemerintah dikatakan Hikmad, “Ya, memang dari pusat yang mengeluarkan sangsi itu, mungkin pemerintah sedikit tegas karena masyarakat lebih banyak percaya degan hoax yang tersebar di medsos dibandingkan upaya penyuluhan yang dilakukan pemerintah, sehingga dengan memberikan sangsi ini diharapkan partisipasi masyarakat untuk divaksin meningkat.”terangnya.

Saat ditanya apakah vido diskusi Redaksi TVONE (Karni Ilyas) bersama mantan Menkes itu sebagai berita hoax?

“Itu yang berhak mengklarifikasinya adalah kemenkes.”sebut hikmad. (Herman)

Tags: HL

Discussion about this post

Berita Terkini

Exploring the Boundaries of Science: Unraveling the Mysteries of the Universe

17 September 2026

Exploring the Boundaries of Science: Unraveling the Mysteries of the Universe

17 September 2026

Exploring the Boundaries of Science: Unraveling the Mysteries of the Universe

17 September 2026
Dua Siswa MTsN 4 Padang Pariaman Ukir Prestasi OMI 2026, Siap Bawa Nama Madrasah ke Tingkat Provinsi

Dua Siswa MTsN 4 Padang Pariaman Ukir Prestasi OMI 2026, Siap Bawa Nama Madrasah ke Tingkat Provinsi

16 September 2026
Rp786 Juta Revitalisasi SDN 01 Padang Sago Dipertanyakan, Besi Rangka Baja Lama Disorot

Rp786 Juta Revitalisasi SDN 01 Padang Sago Dipertanyakan, Besi Rangka Baja Lama Disorot

15 September 2026
Kapolsek Pimpin Upacara di SMPN 4 Sungai Sariak, Siswa Diingatkan Jaga Masa Depan

Kapolsek Pimpin Upacara di SMPN 4 Sungai Sariak, Siswa Diingatkan Jaga Masa Depan

15 September 2026
SMAN 2 Sungai Geringging Masih Kekurangan Guru Sebagai Tenaga Pendidik

SMAN 2 Sungai Geringging Masih Kekurangan Guru Sebagai Tenaga Pendidik

15 September 2026
PC PMII Tanjungpinang-Bintan Luncurkan Ruang Nalar, Gandeng PWI Perkuat Literasi Mahasiswa

PC PMII Tanjungpinang-Bintan Luncurkan Ruang Nalar, Gandeng PWI Perkuat Literasi Mahasiswa

13 September 2026
Naufal Bintang Raih Juara 2 Tarung Derajat Sumbar, Tingkat SMP

Naufal Bintang Raih Juara 2 Tarung Derajat Sumbar, Tingkat SMP

10 September 2026
76 Siswa SMPN 4 VII Koto Sungai Sariak Terima Seragam Gratis

76 Siswa SMPN 4 VII Koto Sungai Sariak Terima Seragam Gratis

10 September 2026
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto

Pengunjung

3039046
Hari ini : 1914
Total Kunjungan : 3039046
Who's Online : 125

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Riau
  • Sumbar
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Advertorial
  • Redaksi
  • Pedoman

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.