Parik Malintang (leadernusantara.com) – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus memperkuat upaya peningkatan kualitas pendidikan.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menggelar Evaluasi Presentasi 100 Hari Kerja 12 Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berlangsung di Ruang Dillo Dinas Komunikasi dan Informatika, Rabu (29/7/2026).
Evaluasi tersebut tidak sekadar menjadi ajang penilaian kinerja. Para kepala sekolah juga mendapat kesempatan memaparkan berbagai program unggulan, inovasi, serta terobosan yang telah diterapkan di sekolah masing-masing.
Ke-12 kepala sekolah yang mengikuti evaluasi tersebut yakni Amni Harti, S.Pd. dari SMPN 3 Nan Sabaris, Elya Saffianis, S.Pd. dari SMPN 1 Padang Sago, Gesti Weni, M.Pd. dari SMPN 2 Batang Anai, Hazairin, S.Pd. dari SMPN 1 Sungai Geringging, Khairani, S.Pd. dari SMPN 2 Nan Sabaris, dan Lismawati, S.Pd. dari SMPN 2 Batang Gasan.
Selanjutnya Mailesni, S.Pd. dari SMPN 1 V Koto Kampung Dalam, Ridwan, S.Pd. dari SMPN 2 Padang Sago, Thamrin, S.Pd. dari SMPN 1 2×11 Enam Lingkung, Yasmirwati, S.Pd. dari SMPN 2 Lubuk Alung, Yulnarita, S.Pd. dari SMPN 2 VII Koto Sungai Sarik, serta Zulyatri, S.Pd. dari SMPN 3 Sungai Geringging.
Setelah menyampaikan pemaparan, masing-masing kepala sekolah mengikuti sesi pendalaman dan tanya jawab bersama tim evaluator. Tahapan ini digunakan untuk menggali lebih jauh efektivitas kepemimpinan, pelaksanaan program, serta inovasi yang dikembangkan di masing-masing sekolah.
Kepala Bidang Pembinaan SMP, Afrinaldi Yunas, menegaskan evaluasi tersebut tidak semata-mata diarahkan untuk memberikan penilaian terhadap kepala sekolah.
“Setiap kepala sekolah dapat saling belajar, bertukar pengalaman, dan mengadopsi inovasi yang terbukti berhasil diterapkan di sekolah lain. Semangatnya adalah berkolaborasi untuk meningkatkan mutu pendidikan secara bersama-sama,” ujarnya.
Menurut Afrinaldi, pertukaran praktik baik menjadi bagian penting dalam membangun budaya inovasi di lingkungan sekolah. Dengan demikian, berbagai program yang telah terbukti memberikan dampak positif tidak berhenti di satu sekolah, tetapi dapat dikembangkan dan disesuaikan di sekolah lainnya.
Melalui evaluasi berbasis kinerja ini, kepemimpinan kepala sekolah diharapkan semakin profesional dan inovatif, sekaligus mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan.
Upaya tersebut pada akhirnya diarahkan untuk memperkuat kualitas sekolah di Padang Pariaman dalam membentuk generasi yang unggul, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan pendidikan ke depan. (Jeff)

















Hari ini : 2470
Total Kunjungan : 3059558
Who's Online : 127
Discussion about this post