Tanjungpinang (leadernusantara.com) – Persatuan Guru Repoblik Indonesia (PGRI) Kota Tanjungpinang dibawah komando Encek Abdul Hajar, adakan lomba gerak jalan beregu, Resmi dilepas Walikota Tanjungpinang Syahrul S.Pd, Pada Sabtu sekira pukul 6.30 WIB 24 Nopember 2018, didepan gerbang jembatan Dompak Kota Tanjungpinang.
Dalam kata Sambutan Walikota Kota Tanjungpinang Syahrul S.Pd, Memberikan apresiasi kepada PGRI Kota Tanjungpnang yang telah mengadakan kegiatan gerak jalan, dalam rangka memperingati hari jadi PGRI ke 73, 2018, para guru terlihat semangat barisannya cukup panjang.
Dapat dikatakatakan kegiatan pada hari ini yang diadakan PGRI Kota Tanjungpinang, “Adalah pengobat luka masyrakat Kota Tanjungpinang, karena pada Tahun 2018 ini, Absen mengadakan perayaan hari kemerdekaan”, kata Syahrul.
Syahrul juga mengatakan, Mungkin ditahun sebelumnya PGRI dan para guru, kurang mendapat perhatian dari pemerintah, maka Lima Tahun kedepan Insaallah pemerintah Kota Tanjungpinang akan memberi perhatian lebih, sebutnya.
Disela kesempatan itu, Wawancara Media Leadernusantara.com dengan Ketua PGRI Provinsi Kepri, Drs. Huzaipa Dadang Abdul Gani M.si, juga merupkan kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang. apa yang dilakukan di hari bersejarah Hut PGRI ke 73.
Dadang mengatakan, Hut ke 73 PGRI dan hari Guru Nasional 2018, tingkat Provinsi Kepri, mengadakan kegiatan di Tanjung balai Karimun, mulai dari Tanggal 19/11, hingga 23 Nopember 2018, kegiatan itu diadakan porseni mempertandingkan 7 Cabag olah raga.
Diantaranya, Cabang seni tari tunggal, Seni lagu Solo, Seni Baca Alqur’an, Lomba Inovasi pembelajaran, di Cabag Olaraga Batminton, Tenis Meja, Senam PGRI, diadakan di Kabupaten Karimun, diikuti PGRI antar Kabupaten/Kota se kepri, kata Dadang.
Acara puncak diadakan seminar nasional diikuti 4000 Guru se Kepri, mengangkat Tema 3 isu sentral selama ini yang dipejuangkan oleh PGRI, pertama kesejahteraan, kedua, peningkatan mutu dan ketiga perlindungan hukum, jelasnya.
Ketua umum PB PGRI Dr. Unipa Rosidi, M.Pd, panel Provinsi Kepri Dr.H. Nuoerdin Basirun, M.Si, dari LK BH PB PGRI Provinsi Kepri, Dr. Andi Asrun SH.MH. berkenaan Hut PGRI semua Kabupaten/kota di Provinsi Kepri, mengadakan acara, tutur Dadang.
Secara Nasional pengurus PGRI pusat, akan mengadakan acara pada tanggal 1 desember nanti 2018, di Stadion Pakan Sari Bogor, diikuti 40 Ribu Guru se Indonesia, akan dihadiri oleh Presiden, insaallah kata Dadang.
masih Dadang, Perlu kita banggakan pengurus PGRI Pusat akan memberikan 2 penghargaan untuk Provinsi Kepri, pertama Dwija Praja Nugraha, kategori kepala daerah peduli dengan pendidikan serta guru, dalam hal itu Noerdin Basirun salah satu selaku kepala daerah yang terpilih.
Penghargaan kedua ketegori guru berdedikasi yang tinggi, kategori itu seorang Guru di salah satu pulau daerah Tanjung Balai Karimun, terpilih mendapat penghargaan yang akan diserahkan nanti dihadapan Presiden diacara PGRI Nasional, Jelas Dadang.
Sebelumnya dalam laporan panitia ketua PGRI Kota Tanjungpinang Ncek Abdul Hajar mengatakan, Lomba gerak jalan ini diadakan dalam rangka memperingati Hari Jadi PGRI ke 73, untuk para pemenang 1-3 memperoleh piala juga hadiah lainnya, bukan 1-3 saja tetapi sampai 10 pemenang,
Lebih lanjut dijelaskannya, pada hari senin kita bersama-sama akan melaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hut PGRI ke 73. dalam kesempatan itu juga kita akan mengadakan seminar sekaligus pengukuhan pengurus baru PGRI, tutupnya Ncek Abdul Hajar.
Ketika diwawancarai media ini Ncek Abdul Hajar mengatakan, Peserta Lomba Gerak Jalan Beregu ini, yang terdaftar 147 peserta, mewakili guru dari tingkat TK, SD, SMP, SMA, SMK, dan Madrasah se Kota Tanjungpinang.
Auput dari acara ini untuk mempererat tali silaturahmi, tanpa memandang jenjang pendidikan dan latar belakang diman tempat mengajar, karena 2 tahun belakangan ini sama-sama kita ketahui bahwa ada jenjang pemisah dalam aturan sesuai UU N0 23 tahun 2014.
Setingkat SMA penguasaannya berada di Provinsi, sedangkan tingkat SMP kebawah yang masih berada pengaturannya di Kabupaten/Kota. ketika disinggung Ncek Abdul Hajar dalam waktu dekat akan mengajar di SMA Sekolah Indonesia yang berada di Malaisya.
Abdul hajar menjelaskan, bahwa dirinya mengikuti open Biding yang diakan Menteri dalam Negeri beberapa waktu lalu, untuk menjadi Guru SMA di malaisya, Insyaallah saya lulus, kata Abdul hajar. (sdr)








Hari ini : 2250
Total Kunjungan : 2867098
Who's Online : 127
Discussion about this post