Tanjungpinang (leadernusantara.com) – Pekembangan situasi terbaru Covid 19, di Tanjungpinang yang disampaikan walikota Syahrul S.Pd, pada Rabu 8 April 2020.
Menurut Syahrul S.Pd, Kondisi pasien dalam pengawasan yang dinyatakan positif saat ini menurut informasi rumah sakit, baik dan stabil. Sedangkan kondisi orang tanpa gejala yang menjalani pembatasan kontak untuk sementara ini, dilaporkan dalam kondisi baik dan tidak ada gejala demam, batuk maupun sesak nafas, kata Walikota.
PDP yang meninggal 2 orang, seorang diantaranya telah dikonfirmasi bukan kasus Covid-19. Sedangkan jumlah rapi test antibodi yang telah dilakukan sebanyak 277 sampel, 8 diantaranya reaktif. Dari 8 sampel yang reaktif, 3 sampel berasal dari pasien dalam pengawasan sedangkan 5 sampel berasal dari orang tanpa gejala.
Pertama, situasi kasus positif covid-19 sampai dengan Rabu ini (8/4) adalah 4 kasus, 1 diantaranya telah sembuh dan 3 masih dalam perawatan. Sedangkan ODP sebanyak 154 orang, selesai pemantauan 98 orang, dalam proses pemantauan 56 orang. PDP 35 orang, 17 selesai pemantauan dan 18 masih dalam pemantauan.
Kedua, pada pukul 23.00 tadi malam, kita mendapatkan informasi bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan swab melalui metode Real Time PCR dikonfirmasikan, 6 kasus positif, terdiri dari 2 sampel yang berasal dari pasien dalam pengawasan di RSUD Raja Ahmad Tabib, 4 sampel berasal dari Orang Tanpa Gejala, saat ini menjalani pembatasan kontak di Rumah Singgah RSUD Raja Ahmad Tabib.
Maka dari itu Walikota meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang, tetapi tetap waspada dan mematuhi kebijakan dan himbauan pemerintah, diantaranya menghindari kerumunan orang banyak, lebih banyak berada di rumah, selalu memakai masker ketika keluar rumah, mengkonsumsi makanan bergizi seimbang, istirahat yang cukup, beraktifitas fisik yang cukup, menerapkan cuci tangan yang benar, menjaga kebersihan serta etika batuk, senantisa melaksanakan physical distancing dan social distancing.
Ketiga, terhadap pasien dalam pengawasan yang positif akan dilanjutkan proses pengobatannya sampai dinyatakan sembuh. Sedangkan terhadap OTG yang positif akan dilanjutkan pembatasan kontaknya sampai diperoleh hasil pemeriksaan swab negatif berdasarkan metode Real Time PCR.
Keempat, sebagai tindak lanjut atas adanya tambahan kasus positif Covid-19 ini, maka akan lebih diintensifkan kembali penelusuran terhadap seluruh kontak primer dan sekunder guna memastikan tidak adanya penularan lebih lanjut kepada yang lain. (Leader)







Hari ini : 3258
Total Kunjungan : 2892733
Who's Online : 127
Discussion about this post