Padang pariaman (leader nusantara.com) – Wakil Padang Pariaman Suhatri Bur, SE, MM resmi buka acara Workshop Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) di Hotel Minang Jaya Lubuk Alung, Jumat 2 Agustus 2019.
Pada kesempat itu terlihat hadir Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs. H. Yernizen, MM, Kepala Bidang Kebudayaan Syamsimar, pengelola Gerakan Seniman Masuk Sekolah, Kepala Sekolah SD, SMP yang terlibat dalam GSMS, serta para seniman, Asisten seniman juga terlihat hadir.
Wakil Bupati mengatakan dalam kata sambutannya, merasa bahagia dan bangga, karena kegiatan ini merupakan kegiatan yang baru, di Kabupaten Padang Pariaman, akan dapat mrlahirkan indpirasi baru buat Daerah.
“Kegiatan ini sebenarnya sudah lama ada, namun kita baru sekarang mengipelementasikan informasi tentang kegiatan ini. Seperti di Aceh rata-rata GSMS sudah berjalan, hal ini tentunya kita terapkan didaerah kita, hingga melahirkna inspirasi baru yang dapat membangun faerah kita, ujarnya mengawali sambutannya.
” Diharapkan Jangan sampai program ini tidak dipahami oleh kepala sekolah, dianggap kegiatan ini akan mengganggu proses belajar mengajar, sebetulnya tidak deperti itu, bahkan kegiatan ini sangat membantu sekolah dalam memberikan efukasi seni dan budaya,” sambungnya lagi.
Suhatri Bur juga menghimbau kepada para seniman untuk menjaga sikap, cara berpakaian serta penampilan juga hendaknya dapat menyesuaikan dengan budaya kita, karena di lingkungan sekolah.
“Kegiatan workshop bukan seminar. Workshop ini membahas tentang sistem pembicaraan timbal balik, kegiatan ini bukan sekedar srimunial saja, namun auputnya bermanfaat bagi peserta, maka diharapkan peserta dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya
,” Tuturnya.
Wabup berharap agar seluruh seniman bisa memberikan ilmu kesenian dan budaya, kepada anak-anak-anak didik, nantinya akan timbul tasa cinta dengan budaya, apa yang dipelajarinya dapat dipraktekan, kemudian ditularkan pula ke sekolah lainnya, yang belum berkesempatan mengikuti kegiatan ini.
Terakhir Wabup berpesan agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk memprogramkan pembangunan panggung seniman, sehingga dapat menampilkan bakat peserta maka akan muncul talenta-talenta baru.
Ketua OPSI Pariaman juga mengatakan, bahwa kontrak anggota GSMS hanya 4 bulan, pertemuan dapat dilakukan 27 kali, auputnya diharapkan para seniman dapat menjadi tauladan bagi anak-anak di sekolah.
Hal sednada disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, sangat mendukung dalam kegiatan kebudayaan, salah satunya kesenian yang harus diutamakan tentu kesenian daerah.
Peserta kegiatan tersebut, terdiri dari 10 Kepala Sekolah Dasar, 11 Kepala Sekolah Menengah Pertama, 21 orang seniman yang direkrut dari sistem online, 21 seniman lagi direkrut langsung oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, 15 orang panitia penyelenggara.
Kegiatan tersebut merupakan yang kedua kalinya, pada tahun pertama di Kabupaten Padang Pariaman, jelas Yernizen.
“Tujuan dari kegiatan ini, yakni membangun konektivitas antara pengelola Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan sekolah, serta para seniman sehingga dapat menghasilkan siswa yang bertalenta dan berjiwa seni tinggi,” jelasnya. (jeff)









Hari ini : 4122
Total Kunjungan : 2869514
Who's Online : 131
Discussion about this post