
Sijunjung (Leadernusantara.com) – SMK Negeri 3 Sijunjung gelar Perpisahan sebagai rutinitas dilakukan para guru setiap kelulusan para peserta didik di Sekolah Menegah Kejuruan, bentuk hasil kerja keras para guru menempa peserta didiknya, untuk bekal melanjutkan kepeguruan yang lebih tinggi lagi.
Perpisahan sangat berarti banyak pesan dan kesan yang penuh haru para siswa-siswi dan para guru sebagai tenaga pendidik disekolahan, setiap hari bersama kecuali masa libur, selama tiga tahun, kini saatnya bagi para guru untuk mengembalikan para siswa-siswi kepada orang tuanya karena telah selesai di didik.
Pada perpisahan kali ini mengangkat tema “Pentas Seni” yang dilaksanakan pada Selasa 31 Mei 2022, di halaman Gedung sekolah SMKN 3 Sijunjung. Makna Pentas suatu wadah/tempat pertunjukan yang patut dipelihara, sedangkan seni merupakan gaya berkereaksi dan berinovasi bagi para siswa peserta didik.

Sebagai bentuk kebersamaan yang telah terbangun pada masa sekolah, saat ini tiba masanya akan berpisah karena bagi para siswa-siswi yang tetlah lulus, maka akan meninggalkan para adek-adek kelasnya, karena akan melajutkan jejang pendidikannya yang lebih tinggi ditempat perguruan lain.
Pada acara tersebut, dihadiri oleh kacabdin wilayah V dinas pendidikan provinsi Sumbar, diwakili Tri Wiyono Mpd. komite sekolah SMK-N 3. Wali Nagari Muaro Body. Camat IV Nagari diwakili sekcam. Danramil, majelis guru dan staf SMKN 3 Sijunjung. Juga dari BPR Muaro Body. Bank Nagari Cab Muaro Sijunjung. terlihat wali murid kelas 12, memenuhi lokasi acara.
Pada kesempatan itu, Kepala Sekolah SMKN 3 Sijunjung Ponidi menyampaikan, Kegiatan ini bertajuk Pentas Seni, merupakan kegiatan rutinitas mengakhiri tahun ajaran menyambut tahun ajaran baru 2022-2023, bertujuan untuk menampilkan kreativitas dan multi talenta minat dan bakat anak-anak kita dalam seni dan budaya, jelasnya.
Ponidi juga mengungkapkan, tujuan utama perpisahan ini untuk pengembalian anak kepada orang tuanya. Sebagai mana dulu diantar para orang tua sebagai peserta didik di sekolah SMKN 3, setelah ditempa selama tiga tahun hingga berhasil menamatkan pendidikan disini, kini saatnya dikembalikan lagi kepada orang tunya masing-masing, kata Ponodi.
“Dulu waktu diterima disekolah ini sama orangtuanya, Setelah tiga tahun mendapat pendidikan disini, kami pihak sekolah kembalikan lagi kepada orang tuanya disini, ” katanya.
Acara berjalan khidmat selama kegiatan sungkeman yang dipimpin kepala SMKN 3 Sijunjung, menyerahkan mantan siswa kepada orangtuanya masing-masing, diwakili oleh 4 orang siswi dari empat jurusan, kemudian dilanjutkan proses pelepasan bet sekolah secara simbolis bahwa kami telah resmi melepas siswa-siswi yang telah lulus, untuk menempuh kehidupan selanjutnya diluar lingkungan sekolah, kata Ponidi.
Ponidi menambahkan, 152 siswa yang mengikuti acara pelepasan siswa kelas XII, telah selesai mengikuti ujian sekolah, dilanjutkan ujian kompetensi keahlian UKK, khusus untuk ujian kompetensi keahlian(UKK) melakukan 2 kategori, yaitu, UKK mandiri dan UKK LSP,( lembaga sertifikasi profesi) terdiri dari 9 siswa yang mewakili SMKN 3 Sijunjung, mengikuti UKK LSP P1 Sekabupaten sijunjung, yang di dilaksanakan, di SMKN 2 Sijunjung, berhasil dengan predikat kompeten 2 klaster, jelas Ponidi.
Ponidi berharap agar Kegiatan UKK LSP (Lembaga sertifikasi profesi)ini, perlu ditingkatkan lagi, karena mereka bisa mendapatkan serifikat yang dikeluarkan BNSP, apabila siswa memiliki sertifikat ini, berlaku di tingkat Nasional, jika mereka membawa sertifikat tersebut, maka perusahaan sesuai levelnya di tingkat nasional, merka bisa diterima di perusahaan tersebut, terang Ponidi.
Selama acara perpisahan dan pelepasan siswa-siswi SMKN 3 Sijunjung, dimeriahkan dengan penampilan tari piring, yang ditampilkan siswa-siswi kelas XI dan X eskul dengan gaya Tari Cindai SMKN 3 Sijunjung, lenggoknya memukau para peserta yang hadir. (Jeff)








Hari ini : 2394
Total Kunjungan : 2865398
Who's Online : 127
Discussion about this post