• Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
Kamis, 8 Januari 2026
Leader Nusantara
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Galeri Foto
  • Advertorial
No Result
View All Result
Leader Nusantara
No Result
View All Result

Rokok Ellegal H-mind Beredar Pesat Di Ibukota Provinsi Kepri & Sekitarnya

sudirman leader by sudirman leader
09/08/2025 12:39 PM
in Kepri, News, Tanjungpinang
0
Rokok Ellegal H-mind Beredar Pesat Di Ibukota Provinsi Kepri & Sekitarnya

Foto Rokok H-mind

0
SHARES
60
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tanjungpinang (Leadernusantara.com) Selain Batam Rokok ilegal merek H-Mind juga beredar bebas di Ibu kota Provinsi Kepulauan Riau, Tanjungpinang, di wilayah non-FTZ 02. Hal itu terlihat jelas dipajang di warung-warung tak obahnya seperti Rokok legal yang sudah ada pita Cukainya. Pada sabtu 9 Agustus 2025.

Adanya peredaran rokok illegal tersebut diduga negara dirugikan ratusan miliar rupiah perbulanya, maka Aparat Penegak Hukum (APH) sudah semestinya menindak tegas para pelaku yang terlibat, mulai dari perusahaannya hingga pengedar.

Lakunya rokok illegal dipasaran karena harga perbungkusnya jauh lebih murah jika dibandingkan dengan rokok legal yang sudah bayar pajak, 1 berbanding 3.

Hal itu salah seorang waga pecandu rokok yang enggan namanya di dulis di berita ini mengatakan, bahwa dirinya biasa merokok Sampurna, kini harga rokok Sampurna jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan Rokok illegal seperti H-mind, karena ekonomi juga menurun maka terpaksa merokok H-mind, sebutnya.

Baca Juga

Strategie gry w wyns casino: Jak zwiększyć swoje szanse na wygraną?

Pasokan Pasir Laut Diduga Ilegal Masuk Batam, Aktivis Desak Penindakan Tegas

Namun sayangnya peredaran rokok illegal tersebut sangat merugikan negara, mengancam perkembangan perusahaan rokok legal yang sangat banyak menyumbang devisa kepada negara, selain itu juga mampu menampung tenaga kerja ribuan karyawan.

Jika Rokok aillegal terus dibiarkan, maka produsen resmi berisiko gulung tikar. Meskipun ada program Operasi Gempur Rokok Ilegal yang digadang-gadangkan Bea Cukai, namun hasilnya terlihat belum maksimal, karena masih saja peredaran rokok illegal, khususnya di Tanjungpinang dan wilayah sekitarnya masih merajalela. (Sdr)

Tags: Headeline

Discussion about this post

Berita Terkini

Strategie gry w wyns casino: Jak zwiększyć swoje szanse na wygraną?

7 Januari 2026
Pasokan Pasir Laut Diduga Ilegal Masuk Batam, Aktivis Desak Penindakan Tegas

Pasokan Pasir Laut Diduga Ilegal Masuk Batam, Aktivis Desak Penindakan Tegas

6 Januari 2026

Jumba-Veto Ilmaiseksi 100 Dollaria Vuonna 2025 _ koko Suomi Grab Your Bonus

4 Januari 2026

Získať Prihlasovacie Údaje Do Kasína Slotov SK Claim Free Spins

4 Januari 2026

How To Lay Claim Vitamin A Wild Gambling Casino Incentive _ Otago Sign Up Today

4 Januari 2026

Personalizable Límites De Apuesta Para Todos Los Presupuestos – Argentina Join the Action

4 Januari 2026

Spelafina3 — SE Win Big Today

4 Januari 2026

Câștigă Mare Cu Noi . europäische Region Claim Free Spins

2 Januari 2026

Joacă În Browser — România Claim Free Spins

2 Januari 2026

Η Πλατφόρμα Σας Καλωσορίζει 24 Ώρες Την Ημέρα ◦ GR Join Now

2 Januari 2026
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Riau
  • Sumbar
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto

Pengunjung

2837938
Hari ini : 2152
Total Kunjungan : 2837938
Who's Online : 130

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Contact
  • Pedoman
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Kepri
  • Tanjungpinang
  • Bintan
  • Batam
  • Karimun
  • Lingga
  • Natuna
  • Anambas
  • Riau
  • Sumbar
  • Pendidikan
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Advertorial
  • Redaksi
  • Contact
  • Pedoman

© 2018 Leader Nusantara. All Rights Reserved.