Dharmasraya (leader nusantara.com) – Puluhan warga siguntur di duga keracunan setalah mekosumsi Lontong Sayur dirumah Soti Amar melaksakan acara wirid Yasinan mingguan, Dua orang diantaranya meninggal dunia, yaitu Jati Aswarti 53 Th, Rahimah 52 Th, setelah di rawat intensif di RSUD Sungai Dareh, Kenagarian Siguntur. Pada Sabtu 10 Agustus 2019.
Korban lainnya masih dirawat di RSUD dan di Puskesmas Gunung Medan karena mengalami mual dan muntah, di Kenagarian Siguntur, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya
Jati Aswarti (53) yang merupakan Warga Jorong Koto Tuo Tangah.
Korban sebelum meninggal, sekira pukul 13.00 Wib, Aswarti terbaring lemah di RSUD tersebut sempat dijenguk Bupati Dharmasraya Sutan Riska, di Bagian salahsatu ruangan RSUD.
Pada saat itu, Bupati sempat menanyakan keluhan yang dirasakan korban, namun yang menjawab keluarga korban, mengatakan kepalanya pusing, perut mual dan badannya panas.
Mujur tak tapat diraih malang Tidak dapat ditolak akhirnya Aswarti meninggal dunia setelah beberapa waktu Bupati Sutan Riska meninggalkan ruangan tempatnya korban dirawat.
Adanya keracunan massal yang dirawat di RSUD Sungai Dareh tersebut, dibenarkan oleh Direktur RSUD Sungai Dareh dr Chusnul Chotimah Subekti, Kadis Kesehatan dr Rahmadian, dan Walinagari Siguntur Aswat. Bahkan
Aswat menambahkan ada dua Orang lagi sedang kritis di RSUD Sungai Dareh, sebut Aswat.
“Ada dua yang meninggal dunia, yang kedua buk Jati Aswarti dan telah dibawa keluarga untuk disemayamkan dirumah duka. Sekarang 11 orang pasien yang dirawat di RSUD, 4 orang sedang mendapatkan perawatan di IGD dan sisanya di Interne,” ungkap Danramil Pulau Punjung Kapten Caj (K) Tuti Andayani kepada awak media ini.
Informasi terbaru tambahnya, ada sekitar 30 orang pasien lagi yang di rujuk dari Puskesmas Gunung Medan ke RSUD Sungai Dareh.
”Barusan saya dapat kabar dari anggota, bahwa ada 30 pasien lagi yang akan di rujuk ke RSUD Sungai Dareh dari Puskesmas Gunung Medan,” kata Tuti Andayani.
Saat ini Enam orang korban Keracunan massal dirujuk ke RSUD Sungai Dareh. keenam orang tersebut debelumnya dirawat di Puskesmas Gunung Medan. Namun lantaran diperlukan perawatan lebih intensif, maka kelima orang tersebut dirujuk ke RSUD Sungai Dareh.
“Baru saja kita merujuk enam orang lagi korban ke RSUD Sungai Dareh,” Kata Yosta Defina, selaku Sekretaris Dinas Kesehatan Dharmasraya.
Sementara Bupati Sutan Riska minta agar jajaran kesehatan mengerahkan segala sumberdaya untuk mengantisipasi agar keracunan massal dapat ditanganni secara baik. “Pokoknya lakukan apa saja agar bisa mengantisipasi tidak menjadi lebih parah,” kata Bupati.
Awalnya, Puluhan anggota wirid yasinan mingguan di Jorong Koto Tuo, Kenagarian Siguntur, Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya, muntah-muntah dan pusing di duga keracunan setelah menyantap makanan lontong sayur.
Salah seorang warga setempat, Herman Ali, Sabtu (10/8), menerangkan, warga menggelar acara wirid pada Kamis (8/8) setelah magrib, sekitar 30 orang bapak-bapak dan Ibu-ibu di rumah Soti Amar Jorong Balai Janggo Nagari Siguntur, Kecamatan Sitiung. Setelah usai yasinan mereka di situ disuguhi makanan lontong sayur.
Sementara warga yang meninggal atas nama Rahmima (52), warga Jorong Koto Tuo Barat, Nagari Siguntur. Hingga berita ini diturunkan kasus dugaan keracunan ini sudah ditangani pihak aparat Polres Dharmasraya guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut. (humas,wahyudin)








Hari ini : 1926
Total Kunjungan : 2867964
Who's Online : 129
Discussion about this post