Tanjungpinang (Leadernusantara.com) Puluhan Insan Pers ditanjungpinang berkoordinasi untuk menyikapi atas sikap “Arogansi” Walikota Tanjungpinang Hj.Rahma S.IP yang selalu mengatakan, bahwa dirinya selalu disudutkan wartawan media online. Pada senin 21-hingga 22 Juni 2021 disalah satu Warkop di Jalan Garnet Tanjungpinang.
Bukan itu saja bahkan Walikota Tanjungpinang juga mengancam akan menghentikan kerjasama media dan tidak akan membayarkan kerjasama media, hal itu dikatakan Walikota yang dilansir salah satu media online di Tanjungpinang.
Terkait hal itu, puluhan awak media merasa bahwa walikota telah mencederai nama baik para Insan Pers, atas sikap walikota yang tidak komperatip dalam menyikapi para awak media, dalam melakukan tugas jurnalis di Kota Tanjungpinang.
Menurut hasil koordinasi para pewarta, Walikota Tanjungpinang selaku pablik pigur, mestinya tidak melontarkan kata-kata yang mengarah kepada ujaran kebencian terhadap para Insan Pers, jika mungkin ada berbuatan oknum wartawan yang dianggap tidak komperatip terhadap dirinya, maka walikota seharusnya menempuh jalur sesuai ketentuan yang ada.
Jika tulisan berbentuk pemberitaan yang dianggap tidak sesuai dengan data dan fakta dilapangan, maka dapat dilakukan, seperti Somasi kedewan Pers, kalau tulisan yang bukan pemberitaan Pers, maka dapat dilaporkan langsung kepada pihak kepolisian sesuai bidangnya, “tidak diuber dalam pidato atau ditempat kelayak ramai”, ungkap para awak media.
Dalam aksi koordinasi para pewarta di Tanjungpinang berkumpul tetap mematuhi prokes Covid 19, yang merupakan kewajiban bersama untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19 di daerah Kota Tanjungpinang.
Kemudian yang ditunjuk sebagai coordinator aliansi peduli Insan Pers Tanjungpinang Tengku Azhar meminta kepada rekan-rekan Pers yang ikut, harus mematuhi ketentuan yang sudah disepakati bersama, diantaranya, Menjunjung tinggi kemerdekaan Pesr, beretika, berwawasan, patuhi Prokes Gugugus tugas.
Para Insan Pers bekerja dengan niat yang tulus, harus bisa memberikan contoh suritauladan ditengah masyarakat, sebagai sumber informasi pablik yang mumpuni, terpercaya dan akurat, sehingga tidak menjadi pitnah dan menyesatkan ditengah masyarakat, sebutnya. (Leader)









Hari ini : 1553
Total Kunjungan : 2869371
Who's Online : 138
Discussion about this post