Natuna, leadernusantara.com- Pemda Natuna Minta beberapa sarana dan prasarana dan alat kesehatan untuk penanganan pasien terpapar Covid-19.
Hal ini disampaikan Bupati Natuna, Wan Siswandi saat melakukan rapat koordinasi penanganan covid-19 bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad, dan bupati serta walikota melalui vicon, Kamis (27/5) di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna.
Rapat dipimpin langsung oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan di ikuti oleh seluruh Bupati/Wakil Bupati dan Walikota serta Satgas Covid-19 Provinsi maupun kabupaten-kota se-Kepri.
Sebelum rapat bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Bupati Wan Siswandi dan Rodhial Huda juga telah melakukan rapat koordinasi bersama Satgas Covid-19 Natuna di tempat yang sama.
Dalam kesempatan tersebut, Wan Siswandi mengajukan tenaga vaksinator sebanyak 30 orang, karena dirinya ingin secepatnya masyarakat Natuna telah di vaksin.
“Ini bentuk keseriusan kita dalam menekan angka penyebaran covid-19 di Natuna,” ungkap Wan Siswandi.
Selain itu, pemerintah Natuna meminta beberapa alkes seperti antigen 5000 karena ketersediaan pcr tinggal 9 hari lagi atau 1.500 pcr.
“Kami juga meminta pemerintah provinsi untuk memberikan 300 tempat tidur, ventilator 20, serta 3000 masker N 95,” terang Wan Siswandi.
Untuk menekan isu vaksin Astrazeneca membahayakan kesehatan bagi tubuh, Wan Siswandi juga menjelaskan bahwa dirinya telah lebih dahulu menerima vaksin ini dan tidak ada pengaruh buruk bagi dirinya.
“Untuk menyakinkan masyarakat, saya meminta kepada Satgas Gugus Tugas agar dalam seminggu kedepan seluruh OPD telah mendapatkan vaksin. Ini sebagai contoh untuk masyarakat bahwa vaksin tidak berbahaya bagi kesehatan tubuh.” terangnya.
Menanggapi apa yang disampaikan Bupati tersebut, dan banyaknya warga yang telah divaksin yang terpapar Covid-19 saat ini, beberapa warga masyarakat yang meminta namanya tidak ditulis kepada media ini Kamis,(27/05) di Ranai, juga bertanya kepada Bupati, “Apakah vaksin dapat dijamin dapat menangkal penyebaran Covid-19? Kalau ada warga yang meninggal usai di vaksin seperti yang banyak diberitakan saat ini siapa yang bertanggung jawab.”Ujarnya **(Herman)















Hari ini : 2591
Total Kunjungan : 2909292
Who's Online : 128
Discussion about this post