
Natuna, Leadernusantara.com- Meskipun saat ini harga cengkeh dan karet masih tergolong rendah Wakil Bupati Natuna Dra.Hj. Ngesti Yuni Suprapri, MA, tetap menghimbau masyarakat petani cengkeh dan karet untuk tetap merawat kebun cengkeh dan karetnya yang sudah ada.
“Kita selalu mensosialisasikan kepada masyarakat petani dimana hasil karet dan cengkeh di Natuna akan meningkat dan jangan disia-siakan kebun-kebun yang sudah ada.”Ujar Wabup saat dihubungi melalui HP-nya Kamis,(22/04) pagi
Lanjut Wabup mengatakan, saat ini harga mulai naik, tentunya dengan harnya yang sudah mulai naik ini tidak ada lagi keraguan bagi masyarakat untuk tidak merawat kebun-kebun cengkeh dan karetnya.
hasil survei saat ini masyarakat petani cengkeh dan karet sudah mulai kembali serius mengurus dan mengembangkan kebun-kebunya kembali.
“Kita berharap harga cengkeh dan karet ini naik secara nasional sehingga dapat mendongrak ekonomi masyarakat dimasa Pandemi Covid-19 ini.”terang Wabup.
Hal tersebut di benarkan oleh Kadis Pertanian Natuna Marwansyah Saputra, S.P.
“Ia sejak harga cengkeh dan karet agak naik masyarakat petani cengkeh dan karet sudah mulai antusias untuk pengembangan karet dan cengkeh di Natuna”Terang Marwansyah, Kamis,( 22/04) siang tadi.
Marwan, juga mengatakan akan mengadakan peremajaan tanaman karet dan cengkeh di Natuna, karena komoditi tersebut ia nilai sudah banyak yang tua dan tidak produksi lagi.
“Dinas Pertanian akan meningkatkan mutu serta kulitas cengkeh dan karet di Natuna.
Selain pembinaan cengkeh dan karet sebut Marwansyah, pihaknya Dinas Pertanian Natuna juga akan melakukan pengembangan petani Kelapa Hibrida di Natuna. Bagi masyarakat yang berminat untuk mendapatkan bibit, boleh mengajukan proposal ke- Dinas Pertanian Natuna.”Ujarnya.
Pengadaan Bibit kelapa Hibrida tersebut nantinya semua masyarakat yang berminat boleh mengusulkannya ke Dinas Pertanian.
“Kalau seandainya banyak masyarakat yang berminat, dan bibit kelapa Hibrida tersebut tidak mencukupi, dinas Pertanian Kabupaten akan berupaya untuk mengadakan kembali di APBD-P atau di tahun berikutnya. Karena ini baru pertama kali untuk mencoba pengadaan bibit kelapa Hibrida di Natuna,” Terang Marwansyah. (Herman)







Hari ini : 2703
Total Kunjungan : 2860128
Who's Online : 126
Discussion about this post