
Tanjungpinang (leadernusantara.com) – Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang dibawah kepemimpinan Drs.HZ.Dadang AG kemali raih penghargaan dan dinobatkan sebagai Public Service of The Year Provinsi Kepulauauan Riau 2018 dari Lembaga Mark Plus.
Atas penghargaan dan penobatan itu, Dadang mengucapkan apresiasi kepada stafnya beserta pegawai dilingkungan Disdik Kota Tanjungpinang dan seluruh Guru sekolah mulai dari TK, SD dan SMP se Kota Tanjungpinang.
Hal itu disampaikan Dadang pada Kamis 8 Maret 2018 diwaktu Apel bersama dihalaman kantor Disdik Kota Tanjungpinang, JL Sukarno Hata Kota Tanjungpinang.
Menurut Dadang, penghargaan ini merupakan sebagai motivasi untuk memberikan edukasi serta pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya wali murid dalam bidang pendidikan, terus beinovasi sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), ujarnya.
Dadang mengatakan, Apel bersama-sama kepala sekolah dan pengawas tingkat TK, SD dan SMP akan dilaksanakan secara rutin, sekali dalam sebulan, setiap hari Kamis, di minggu kedua, kata Dadang.
Ketika media ini kofirmasi Dadang diruangan kerjanya pada Senin 12 Maret 2018, terkait persiapan untuk pelaksanaan Ujian Nasional (UN) bagi Siswa tingkat Sekolah dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Tanjungpinang.
Kata Dadang, Untuk persiapan UN para siswa tidak ada kendala, karena UN rutin kita hadapi setiap tahun, utuk menghadapi UN siswa dibekali dengan berbagai program pelajaran tambahan disekolah,
Khusus kelas VI SD dan kelas IX SMP tingkat kelulusan, Program Pengayaan, Trobosan, pelatihan pelajaran tambahan, tetap dilaksanakan di sekolah masing-masing sekolah.
Program tersebut jika ada biaya eksra tambahan, pihak sekolah harus mengkompromikan dengan para orang tua siswa,tentunya orang lah yang harus bernasiatif untuk membantu guru, karena itu diluar jam belajar sekolah, ujar Dadang.
Bagi orang tua siswa yang tidak mampu tidak dipaksakan, namun anaknya tetap diikutkan dalam program-program tersebut, disitulah pungsinya subsidi silang, bagi orang tua yang mampu menyumbangkan rezekinya untuk biaya program siswa belajar tambahhan.
Untuk SD kelas VI dalam minggu ini diadakan Triout untuk ujicoba melaksanakan ujian pada Tanggal 14 sampai 16 Maret, dibiayai oleh Dana BOS sekolah masing-masing. pada awal Mei akan melaksanakan UN, sedangkan untuk SMP pertengahan bulan April, jelas Dadang.
Berbagai upaya sudah dilakukan untuk persiapan siswa dalam mengadapi UN, tinggal bermunajad kepada Allah SWT agar para siswa tetap dalam keadaan sehat ceria dan tidak momok dalam mengikuti UN sehingga berjalan dengan abaik.
Khusus untuk para siswa SMP dalam waktu dekat akan diadakan Do’a bersama di Mesjid Raya Alhikmah Tanjungpinang, bertujuan apa yang telah dilaksanakan mendapat ridho dari ALLah SWT semoga siswa lulus seratus persen yang berprestasi, sesuai harapan kita bersama, ungkap Dadang.
Ditambahkan Dadang, bagi guru pengawas silang, juga dikumpulkan suatu tempat untuk diberikan pengarahan pembekalan dalam melaksanakan pengawasan sewaktu siswa melaksanakan UN disekolah masing-masing sekolah.
Menurut Dadang, Adanya program pemerintah Kota Tanjungpinang dalam 5 Tahun belakangan ini, siswa Tanjungpinang Wajib Mengaji bagi yang muslim, non muslim juga ada gurunya, diserahkan ke tempat ibadahnya masing-masing, semua diperlakukan sama, supaya untuk membentuk krakter para siswa yang berahklah mulia.
Dadang juga menjelaskan, dulu sebelum program sistim pendidikan di Pemko Tanjungpinang, ada namanya sekolah paporit, sekarang tidak ada lagi, semua sekoalah SMP di Tanjungpinang harus merata, sehingga semua siswa mampu bersaing dalam mengejar prestasi.
Tingkat kesadaran para siswa dalam belajar sudah jauh lebih maju dari sebelumnya, ditambah dengan adanya kurikulum 13, 60% pembinaan krakter, 40% untuk pengetahuan, sesuai motonya “ jagoan siswa Tanjungpinang Wangi” dengan arti jagonya siswa Tanjungpinang wajib mengaji.
Ditengah kesibukannya Dadang juga masih menyempatkan diri untuk menerbit sebuah buku yang sedang digarapnya ya itu berjudul, “Siswa Cerdas Bertaqua,” hal itu menurut Dadang menhubungan antara Cerdas dan Taquwa, dalam arti siswa tidak saja cerdas tetapi juga bertaquwa, tutup Dadang. (red)








Hari ini : 3527
Total Kunjungan : 2867369
Who's Online : 128
Discussion about this post